Hanya dari Alat Sederhana, Terciptalah Bolu Gulung Motif Batik

Bisnis

Hanya dari Alat Sederhana, Terciptalah Bolu Gulung Motif Batik

Bisnis kuliner kian banyak muncul dan bersaing satu dengan yang lainnya. Pelaku bisnis terus berinovasi dalam mengembangkan produknya agar tetap bertahan di tengah kerasnya persaingan bisnis kuliner. Seorang warga Tangerang bernama Apriani termasuk pelaku bisnis kuliner yang berinovasi menjalankan bisnisnya dengan menciptakan sebuah bolu gulung dengan motif yang mencuri banyak perhatian konsumen, yakni motif batik. Bolu gulung buatannya terbukti mampu menarik konsumen untuk membeli bolu gulung dengan tampilannya yang nyentrik ini.

Perempuan yang tinggal di Paninggilan, Ciledug ini menceritakan awalnya ia memulai bisnis, lantaran hobinya dalam membuat kue hantaran yang dibuatnya untuk keluarga pada 2014. Respon keluarga yang cukup baik, membuat dirinya serius dalam menjalankan bisnisnya ini dengan nama merek, Dapurnya Salwa. Seperti melansir laman tangerangkota.go.id (16/09/2019).

[Baca Juga: Bolu Pisang Ini Raup Omzet Belasan Juta Dalam Sebulan]

Bolu gulung batik dibuatnya dengan menggunakan alat-alat yang sederhana, seperti kantong plastik segitiga. Selebihnya, dengan modal ketelitian dan kesabaran yang ia salurkan untuk membuat bolu gulung bermotif batik. Sekitar satu jam, kue buatan Apriani dapat diselesaikannya dengan baik. Hasil penjualannya pun cukup baik, harga yang dibanderol sekitar Rp65.000 per gulung ini bisa mengantongi jutaan rupiah per bulan.

“Alhamdulillah, setiap harinya ada saja pesanan. Sebulan bisa sekitar puluhan bolu batik diproduksi. Bisa lebih, jika ada pesanan untuk hantaran atau suvenir-suvenir. Pernah terima pesanan hingga 100 bulu gulung batik untuk keperluan suvenir,” katanya.

[Baca Juga: Mengenal Jenis Dan Proses Pembuatan Batik]

Dengan keahlian yang dimiliki Apriani, dirinya dapat membuat bolu gulung dengan beraneka motif batik, seperti motif parang, batik Cirebon, bahkan motif batik Kota Tangerang yang diukir dengan motif perahu naga. Tidak hanya menjual bolu gulung, Apriani juga membuka kelas untuk membuat bolu gulung batik. Sekitar 50 muridnya telah belajar membuat bolu di rumahnya yang beralamat di Perumahan Taman Mutiara Blok E 29, Jalan H. Mencong, Paninggilan Utara, Ciledug, Kota Tangerang.

“Sekali pertemuan Rp200 ribu. Murid bisa menggunakan semua alat yang ada di Dapurnya Salwa lengkap dengan semua bahan-bahan. Hasil kue yang dibuat para peserta akan dibawa pulang lengkap dengan ilmu-ilmunya,” seru Apriani. Tertarik dan penasaran dengan bolu gulung batik Dapurnya Salwa khas Kota Tangerang? bisa langsung memesan di nomor telepon 0821-9748-5838 atau lewat Instagram di @dapurnyasalwa.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.