Hanya 100.000 Bisa Ikut Workshop Membatik

Berita Kawasan

Hanya Rp100.000 Bisa Ikut Workshop Membatik

Batik sebagai identitas kebudayaan milik Indonesia harus dilestarikan. Melestarikan batik bisa dengan berbagai cara, salah satu perwujudannya yakni dengan memakai pakaian batik. Tidak pada saat hari-hari besar atau acara formal saja, batik bisa juga digunakan pada waktu-waktu di luar itu. Selain itu, dalam bentuk mengembangkan pelestarian batik, seorang warga Kota Tangerang bernama Rina Noviani yang patut dibanggakan dengan hasil usahanya yang memproduksi kain batik dengan membuat motif-motif batik kontemporer, membuat produk-produk fashion hingga craft.

Hanya 100.000 Bisa Ikut Workshop Membatik

Produksi batik yang ia hasilkan bisa dilihat di Kampung Sawah Dalam, Jalan Tripraja No 67, RW 04, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Di tempat tersebut, Rina juga membuka workshop membatik yang dapat diikuti untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Melansir laman tangerangkota.go.id (27/09/2019). Rina Noviani yang memproduksi kain batik bernama Batik Tulis by Reenah Malkia, sudah berdiri sejak Agustus 2018. Sebagai pendiri Batik Tulis by Reenah Malkia, Rina menawarkan siapa pun yang ingin mengunjungi rumah batiknya untuk belajar membatik, cukup membayar Rp100 ribu untuk satu kali pertemuan.

[Baca Juga: Mengenal Jenis Dan Proses Pembuatan Batik]

"Semua fasilitas dan perlengkapan tersedia bagi mereka yang ingin belajar. Mulai dari kain, pewarnaan hingga produksi pengolahan kain batik. Satu kali belajar mereka mendapat pendidikan selama lima jam," ungkap Rina.

Untuk datang ke rumah batik tulis miliknya, dibuka tiap hari dari pukul 12.00 hingga 16.30. Pada hari Sabtu dan Minggu tutup. Dalam situs miliknya sendiri, batikreenahmalkia.business.site terdapat berbagai testimoni yang mengakui kualitas batik tulisnya memang bagus.

[Baca Juga: Pusat Batik & Seni Budaya Bekasi De'Bhagasasi Akan Segera Dibuka]

Rina menjelaskan, untuk satu kali pertemuan peserta akan dilatih menjiplak motif, mencanting, fiksasi hingga lorod. Sedangkan produksi olahan kain batik, mulai dari syal, pouch, totebag, dompet hingga busana. "Peserta yang belajar ke sini banyak dari pekerja dan mahasiswa. Kalau hari libur kebanyakan pelajar yang belajar membatik," katanya.

Tak sekadar membuka kelas membatik, Rina juga rutin memasarkan produk-produk batiknya melalui media sosial. Tak jarang, Rina pun mengikuti berbagai pameran di Kota Tangerang hingga ke luar daerah.


Read More

Artikel Lainnya

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unai r.jpg

Kesehatan

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unair

27 June 2022, 16:46

Saat ini pemerintah mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 jenis Omicron varian BA.4 dan BA.5 telah menginfeksi ratusan orang di Tanah Air dan situasi ini mendorong epidemiolog dari Unair angkat suara.

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda.jpg

Berita Kawasan

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda

27 June 2022, 14:43

Demi terhindar dari potensi terjadinya kejahatan klitih, Yogyakarta secara resmi memberlakukan kebijakan aturan jam malam.

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang

27 June 2022, 10:44

Pada akhir pekan lalu, para anggota Banksasuci Foundation memutuskan turun ke lapangan demi mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga Alun-Alun Tangerang dari sampah.

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.


Comments


Please Login to leave a comment.