Hari Ini Pemprov DKI Terapkan Sistem Pembelajaran Tatap Muka dan Daring di Sekolah.jpg

Pendidikan

Hari Ini Pemprov DKI Terapkan Sistem Pembelajaran Tatap Muka dan Daring di Sekolah

Sudah lebih dari setahun para pelajar di Ibu Kota tak merasakan lagi suasana belajar di kelas akibat pandemi COVID-19 yang membuat mereka terpaksa menerima pelajaran secara daring. Walau ditujukan untuk mengantisipasi paparan penyakit akibat virus Corona itu, tak ayal banyak orangtua yang mengeluhkan kelas online tidak sama efektifnya dengan pembelajan tatap muka. Berkat upaya pemerintah pusat dalam program vaksinasi serta memastikan protokol kesehatan yang tegas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun akhirnya mulai menggelar uji coba sistem pembelajaran tatap muka mulai hari ini 7 April 2021 di sejumlah sekolah di wilayahnya.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan DKI Jakarta tak murni menerapkan sistem pembelajaran tatap muka pada hari ini. Pasalnya, metode yang digunakan adalah sistem pembelajaran campuran atau blended learning agar sesuai dengan kapasitas 50 persen pelajar yang datang ke sekolah. Dengan ini maka 50 persen siswa-siswi lainnya tetap belajar di rumah secara daring. Keputusan ini diambil guna memastikan kesehatanserta keamanan para pelajar di DKI Jakarta tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan tersebut.

Hari Ini Pemprov DKI Terapkan Sistem Pembelajaran Tatap Muka dan Daring di Seko lah.jpg

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil kebijakan terkait pelaksanaan satuan pendidikan di semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Prioritas kita semua adalah kesehatan dan keamanan peserta didik. Tentunya seluruh persiapan akan didiskusikan terlebih dahulu dan dimatangkan sebelum dilaksanakan,” jelas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, sebagaimana dikutip dari rilis yang diunggah di laman ppid.jakarta.go.id (6/4/2021).

Sebelum akhirnya mengizinkan sekolah-sekolah di Ibu Kota menerapkan blended learning di institusi pendidikannya, Dinas Pendidikan memanfaatkan kanal Siap belajar dalam rangka asesmen kesiapan dari sekolah. Tujuan utamanya adalah mengukur kepastian setiap sekolah untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka sepenuhnya di Juli 2021 nanti. Di mana bila sejauh ini asemennya menunjukkan hasil yang positif maka sekolah tersebut akan diberikan lampu hijau untuk mencoba sistem blended learning.

[Baca Juga: Siswa di Klaten Lebih Suka Pembelajaran Tatap Muka]

Dalam tahap awal ada sekitar 100 satuan pendidikan yang dimulai dari tahap dasar seperti SD/MI sampai menengah, yakni SMP/MTS serta SMA/SMK/MA, dan PKBM/LKP. Setelah melalui proses pelatihan lanjutan dan penilaian, akhirnya diputuskan 85 sekolah diperbolehkan untuk memulai sistem pembelajaran tatap muka dan daring. Sebagaimana dilansir dari news.detik.com (6/4/2021), 85 sekolah ini terdiri dari:

  • Jakarta Utara:

SDN Pademangan Barat 11
SDN Sukapura 01
SDN Rorotan 02
SDN Pejagalan 03
SMAK Pebnabur Kelapa Gading
SMKS Walang Jaya

  • Jakarta Timur:

SDN Tengah 07
SDN Baru 08
SDN Cipinang Melayu 08
SDN Penggilingan 05
SDN Pondok Kelapa 05
SDN Jati 01
SDN Bambu Apus 01
SD Panca Bhakti
SDN Pulogadung 07
SDN Tengah 06
SDN Ciracas 07
SDN Kelapa Dua Wetan 02
SMPN 217 Jakarta
SMP ST. Fransiskus II Jakarta
SMPN 236
SMA Cikal Amri
SMA Diponegoro 1
SMKS Islam PB Soedirman 2 Jakarta
SMKS Budi Warman 2 Jakarta
SMKS Malaka Jakarta
SMKN 51 Jakarta
SMKN 22 Jakarta
SMKN 66 Jakarta
SMKS Insan Mulia Informatika
MIS At Taqwa Pedurenan

  • Jakarta Selatan:

SDN Cipete Utara 15
SDN Gandaria Utara 11
SDN Kebagusan 04
SD Cikal
SDN Pondok Labu 14
SDN Mangarai 03
SD Lycee Francais De Jakarta
SD Jakarta Intercultural School Pattimura
SD Jakarta Intercultural School P. Indah
SD ACG School Jakarta
SMP Jakarta Intercultural School Cilandak
SMP Highscope Indonesia
SMP Lycee Francais De Jakarta
SMA Pelita Harapan Kemang Village
SMA Jakarta Intercultural School
SMA Lycee Francais De Jakarta
SMKS YPK Kesatuan Jakarta
SMKS Dharma Karya
SMKN 15 Jakarta
SMKN 6 Jakarta
SMKN 32 Jakarta
SMKN 30 Jakarta
SMKN 28 Jakarta
SMKS Wisata Indonesia
MTSN 32 Jakarta

  • Jakarta Pusat:

SDN Cideng 07
SDN Kenari 08
SDN Petojo Utara 05
SDN Rawasari 05
SMP Mahatma Gandhi School
SMKN 44 Jakarta
SMKN 16 Jakarta
SMKN 2 Jakarta
SMKS Muhammadiyah 2 Jakarta
Puspita Martha

  • Jakarta Barat:

SDN Kapuk 01
SDN Kedoya Selatan 01
SDN Tegal Alur 17
SDN Kalideres 01
SD Negeri Palmerah 03
SDN Jembatan Lima 02
SDN Cengkareng Timur 04
SD Negeri Angke 03
SMP Biba Insan Mandiri
SMP Yadika 5
SMKS Cindera Mata Indah Jakarta
SMKN 60 Jakarta
SMKN 9 Jakarta
SMKS Muhammadiyah 4 Jakarta
MIS Nurul Yaqin
MAN 10 Jakarta
MAS Annida Al Islamy
MTSS Annida Al Islamy

  • Kepulauan Seribu:

SDN Pulau Tidung 01

Namun sebagai catatan, walau 85 sekolah tersebut sudah diberikan izin untuk menerapkan sistem pembelajaran tatap muka dan daring dari Pemprov DKI Jakarta tapi orangtua disebut tetap memegang hak sepenuhnya terkait pemberian izin. Bila orangtua peserta didik yang merasa enggan mengizinkan anaknya masuk sekolah karena khawatir paparan COVID-19, maka putra-putrinya tetap akan belajar dari rumah.


Read More

Artikel Lainnya

UTBK di ITB Capai 23.705 Orang 3.jpg

Pendidikan

Sebanyak 23.705 Orang Ikuti UTBK di Institut Teknologi Bandung

15 April 2021, 09:00

Pelaksanaan UTBK di ITB terdapat di beberapa lokasi, yakni di Kampus ITB dan di sejumlah sekolah menengah

pusdai3.jpg

Berita Kawasan

Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Menurun, Masjid Pusdai Bandung Gelar Salat Tarawih Berjamaah

15 April 2021, 08:30

Kota Bandung menunjukan grafik menurun, sehingga beberapa Masjid besar di Kota Bandung sudah diizinkan untuk melakukan salat tarawih berjamaah.

Vaksinasi UPi 3.jpg

Kesehatan

Universitas Pendidikan Indonesia Lakukan Vaksinasi untuk Ribuan Dosen dan Tenaga Kependidikan

15 April 2021, 08:00

Sebanyak 2.000 Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan vaksinasi di Gymnasium UPI pada 5-7 April kemarin. Vaksinasi kali ini mayoritas diperuntukan bagi dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun.

Dekan Psikologi Undip

Pendidikan

Prof. Dian Ratna Sawitri, Sosok di Balik Prodi Terfavorit UNDIP

14 April 2021, 06:30

Prodi paling Favorit yang banyak diminati calon mahasiswa pada SBMPTN tahun 2021 di Universitas Diponegoro adalah Prodi Psikologi. Prodi ini memiliki peminat mencapai 3.538 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.