Lupakan Rutinitas Perawatan Kulit Saat dalam Isolasi

Kecantikan dan Fashion

Haruskah Melupakan Rutinitas Perawatan Kulit Saat dalam Isolasi?

Pandemi global saat ini membuat banyak orang terisolasi. Tidak bisa bepergian dan memberikan kesempatan yang sempurna untuk rutinitas perawatan kulit dengan waktu yang tersedia. Banyak orang mulai berbicara tentang krim retinol. Retinol sering ditemukan pada produk perawatan kulit, dan biasanya terdapat di beberapa produk krim anti-aging.

Penulis dan Editor Kecantikan Jessica DeFino dalam vogue.com (6/4/2020) menulis, membaca tentang retinol ini membuatnya menangis. Menurutnya penambahan rutinitas baru dengan krim retinol akan menggerogoti sel-sel berharga dari stratum korneum Anda. Kulit akan mengelupas dan meninggalkan bercak merah. Namun, menurut banyak orang, hal itu tidak akan menjadi masalah karena dalam masa pandemi dengan aturan menjaga jarak fisik, tidak akan ada yang melihat.

Lupakan Rutinitas Perawatan Kulit Saat dalam Isolasi

"Rasanya sangat sedih. Isolasi telah mengguncang kesehatan mental saya. Haruskah kulit saya juga menderita?" tulis Jessica.

Menurutnya, ketika menjalani isolasi adalah waktu yang tepat untuk membiarkan wajah apa adanya. "Ironisnya, perbaikan paling dalam pada kulit saya terjadi selama dua minggu pada tahun 2018, ketika saya berhenti perawatan kulit — kecuali percikan air pagi dan malam — dalam upaya untuk 'menyembuhkan' dermatitis kronis saya," lanjut Jessica.

Saat itu dia telah mencoba segalanya. Lalu, Jessica tidak mencoba apa pun, dan ternyata “tidak mencoba” berhasil, "Kulit saya, luar biasa, paling cerah, dan paling sehat tanpa produk sama sekali."

[Baca Juga: Kulit Tetap Akan Menua, Lalu Mengapa Dibutuhkan Perawatan?]

Itulah yang mengilhami Jessica untuk menjadi editor kecantikan. Dan, setiap kali ada yang bertanya apa tip perawatan kulit nomor satu? Orang-orang selalu terkejut dengan jawabannya: Berhenti menggunakan perawatan kulit.

Jennnifer Vickers, seorang ahli dermatologi bersertifikat dengan Sanova Dermatology, pernah mengatakan hal yang paling sehat bagi kulit adalah, "Memungkinkan kulit Anda pulih dan 'melanjutkan' fungsi-fungsi bawaannya."

Kulit membersihkan sendiri, melalui keringat dan sebum dan drainase limfatik? Ada pula proses melembapkan diri sendiri, juga mengelupas setiap malam atau deskuamasi. Kulit bahkan sembuh sendiri dengan adanya molekul asam hialuronat tubuh.

[Baca Juga: 4 Produk Perawatan Wajah untuk Remaja yang Memiliki Kulit Kusam]

"Mekanisme ini seperti otot; mereka melemah ketika diganti dengan produk. Kulit kemudian "membutuhkan" lebih banyak produk untuk memperbaiki masalah yang disebabkan oleh produk-produk itu, dan siklus perawatan kulit yang tak berujung dimulai lagi. Seiring waktu, saya belajar bagaimana menjaga kulit saya dari dalam," jelas Jessica.

Dia menambahkan, ketiadaan ini lebih dari sekadar estetika. "Dalam menggunakan lebih sedikit, saya mengenali kekuatan penyembuhan dari tubuh manusia. Saya menyadari pentingnya menjadi mandiri. Saya mempelajari kembali pelajaran tentang keberlanjutan," ujarnya.

Konsumerisme membantu menciptakan krisis kembar perubahan iklim dan virus corona baru, karena cara industri kecantikan secara tradisional beroperasi dari dorongan konstan untuk yang baru, lebih, lebih baik, lebih muda. Ini harus berubah. Dunia terlihat berbeda, bahkan jika kita belum (atau belum mau). Mungkin pandemi bukanlah "solusi sempurna" untuk pengelupasan kimia, tetapi saat yang tepat untuk menekan jeda.

Read More

Artikel Lainnya

Ganjar Minta Mahasiswa Ikut Edukasi Masyarakat Tentang Pandemi Covid-19.jpeg

Pendidikan

Ganjar Minta Mahasiswa Ikut Edukasi Masyarakat Tentang Pandemi

02 June 2020, 21:00

Mahasiswa dapat membantu masyarakat mulai mengedukasi, pendataan hingga menggerakkan ekonomi masyarakat desa.

Mulai 12 April, Pengguna Transportasi Umum Jakarta Wajib Pakai Masker

Bisnis

Selain Masalah Protokol Kesehatan, Ini Tantangan Transportasi Umum Di Masa New Normal

02 June 2020, 20:28

Bila nantinya wacana new normal ini benar-benar diterapkan, maka perlu kesiapan dalam pengaktifan transportasi umum di Ibu Kota.

Atasi Gerah di Rumah Tanpa AC_1.jpg

Properti dan Solusi

Atasi ‘Gerah’ di Rumah Tanpa AC dengan Cara Ini

02 June 2020, 20:23

Selain menggunakan AC, cara berikut dapat dipraktikkan agar tidak merasa kepanasan di dalam rumah.

Masa Transisi di Malang, Karyawan Boleh Tetap Kerja dari Rumah

Berita Kawasan

Masa Transisi di Malang, Karyawan Boleh Tetap Kerja dari Rumah

02 June 2020, 20:00

Selama masa pandemi COVID-19, perusahaan dapat menentukan pekerja yang perlu bekerja di kantor atau bekerja dari rumah.


Comments


Please Login to leave a comment.