ads
ANCOL_KESEHATAN_HATI HATI DENGAN ALERGI SEAFOOD_EMIL_REVISI 01-01.jpg

Kesehatan

Hati-Hati dengan Alergi Seafood

Berlibur di Taman Impian Jaya Ancol yang sangat kuat aroma lautnya, kerap kali membuat Anda ingin menikmati makanan dari olahan laut atau seafood. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena ancaman alergi seafood dapat menganggu waktu liburan bahkan bisa membuat Anda masuk rumah sakit.

Mengapa harus hati-hati? Karena alergi seafood bisa menimpa siapa saja. Pasalnya, bisa saja Anda yang sebelumnya bisa menikmati kerang, kepiting, udang dan lain-lain, mendadak terkena serangan alergi seafood. Sebelum membahas lebih jauh, tahukah Anda terdapat dua jenis hewan penyebab alergi seafood? Pertama adalah alergi yang disebabkan oleh ikan bertulang belakang seperti salmon, kod, makarel, teri, tuna, trout, dori, belut dan pari-pari. Kedua adalah alergi hewan laut avertebrata atau yang tidak bertulang belakang seperti udang, lobster, kepiting, kerang, tiram, abalon, gurita, cumi-cumi dan lain-lain.

Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa banyak hewan laut yang dapat memicu alergi saat Anda mengonsumsinya. Alergi seafood sebenarnya merupakan respons alamiah dari dalam sistem imun tubuh Anda. Zat yang memicu timbulnya respons tersebut adalah tropomyosin atau protein yang dimiliki oleh hewan-hewan laut tersebut. Terkadang Anda juga dapat terkena serangan alergi seafood tanpa mengonsumsinya. Bisa saja ketika Anda tengah berjalan di sekitar Taman Impian Jaya Ancol dan menghirup aroma masakan olahan laut, mendadak Anda merasakan efek alergi. Usut punya usut, protein yang ada di hewan laut seperti kepiting, udang dan lain-lain bisa menyebar melalui udara ketika sedang dimasak.

Indikator Anda Terkena Alergi Seafood

Satu hal yang perlu Anda ingat adalah alergi seafood terkadang membutuhkan waktu untuk terasa efeknya. Namun ada juga yang langsung terasa beberapa menit setelah Anda mengonsumsi atau menghirup aroma seafood, berikut ini indikatornya anda terkena serangan alergi tersebut sebagaimana dilansir dari meetdoctor.com:

  1. Munculnya sensasi menggelitik di area mulut.
  2. Kepala berkunang-kunang, pusing yang dapat memicu Anda kehilangan kesadaran.
  3. Rasa mulas yang dapat memicu mual, diare hingga muntah-muntah.
  4. Hidung berlendir, sulit bernapas, atau mengeluarkan suara seperti orang yang terkena suara asma.
  5. Sensasi gatal di kulit yang menimbulkan efek seperti kulit melepuh atau urtikaria bahkan bisa memicu ezcema.
  6. Muncul bengkak pada wajah, bibir, lidah, tenggorokan, telinga, jari atau tangan.

Selain seperti yang disebutkan di atas, ada serangan alergi seafood yang dapat bersifat fatal. Kondisi ini dinamakan anaphylaxis. Saat reaksi alergi ini terjadi, Anda akan merasakan tenggorokan yang membengkak hingga menyebabkan sesak napas. Kemudian, tekanan darah dapat mendadak menurun hingga memicu syok. Bila tidak segera dilarikan ke rumah sakit, maka reaksi alergi ini dapat menyebabkan nyawa seseorang terancam.

Mengatasi Alergi Seafood

Walau serangan alergi seafood bisa terjadi kapan saja, Anda tetap bisa mengatasinya baik melalui cara medis atau alami. Berikut ini cara mengatasinya dengan melalui cara alami sebagaimana diwartakan oleh Boldsky:

  • Lemon sangatlah baik untuk semua jenis alergi. Saat Anda mulai melihat munculnya ruam-ruam usai mengonsumsi seafood ada baiknya untuk segera minum segelas air hangat yang dicampur dengan perasan lemon.
  • Madu disebut sebagai obat yang ampuh saat Anda sudah mulai merasa gatal-gatal karena seafood. Anda bisa meminum segelas air putih hangat yang dicampur dengan satu sendok makan madu.
  • Minyak jarak atau minyak kastor juga bisa anda konsumsi dengan air putih hangat untuk mengatasi alergi yang ditimbulkan seafood. Selain itu, mengonsumsi minyak ini setiap hari pasca-serangan alergi tersebut juga baik untuk menghilangkan efek yang dirasakan usai memakan olahan laut.
  • Terakhir adalah jahe. Segelas jahe hangat dapat berguna untuk mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan dari alergi seafood.

Namun bukan berarti walau Anda menderita alergi seafood tidak dapat menikmati liburan di lokasi yang memiliki kuliner olahan laut seperti di Taman Impian Jaya Ancol. Anda dapat berobat ke dokter dan meminta diresepkan epinepherine atau suntikan adrenalin sebagai langkah preventif terhadap serangan alergi seafood.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah.jpg

Properti dan Solusi

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah

20 February 2019, 4 a.m.  |  4 Views

Banyak manfaat miliki taman di halaman rumah. Taman memberikan sirkulasi udara yang baik. Memandanginya juga baik untuk mata lelah.

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda.jpg

Kesehatan

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda

20 February 2019, 5 a.m.  |  6 Views

Mengetik berjam-jam di depan layar komputer dapat mengganggu kesehatan. Sastrawan Eka Kurniawan mengatasinya dengan rajin bersepeda.

Ngopi Instagramable di Serpong 1.jpg

Kuliner

4 Tempat Ngopi Instagramable di Serpong

20 February 2019, 3 a.m.  |  4 Views

Secangkir kopi panas jadi kenikmatan hakiki yang tak terbantahkan. Tak ayal, tempat ngopi juga hadir dengan interior instagramable.

Taman Bacaan Inovator.jpg

Pendidikan

Taman Baca Inovator Lahir Atas Nama Literasi

19 February 2019, 4 a.m.  |  48 Views

Gerakan taman bacaan mungkin sudah banyak ditemukan. Namun, Yayasan Taman Baca Inovator punya sentuhan berbeda.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads