CEMPAKA PUTIH-PENDIDIKAN-HDI DAN SMSG BERKOLABORASI CEGAH GAWAT DARURAT PENDIDIKAN-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Pendidikan

HDI dan SMSG Berkolaborasi Cegah Gawat Darurat Pendidikan

Sebagai sebuah perusahaan pemasaran berbasis jaringan sosial, PT Harmoni Dinamik Indonesia (HDI) mengajak masyarakat berdiskusi tentang Gawat Darurat Pendidikan di Indonesia. Diskusi tersebut dikemas dalam bentuk seminar bertajuk Parenting & Millenial Taching Workshop, yang melibatkan guru dan pemerhati pendidikan.

Terselenggaranya diskusi ini karena isu gawat darurat pendidikan di Indonesia menjadi perhatian utama HDI. Pasalnya, di ambang Revolusi Industri 4.0, Indonesia masih memiliki masalah dalam mengelola sumber daya manusia.

Ketika persaingan global menuntut orang untuk memiliki kecakapan pengelolaan teknologi tinggi, wajah pendidikan Indonesia masih dihantui dengan fakta bahwa ada 13.000.000 anak yang tidak mengeyam pendidikan dan 187.000 anak putus sekolah.

[Baca Juga: Literasi Digital yang Harus Dikuasai Agar Bisa Bijak Berinternet]

Hal inilah yang dimaksud dengan gawat darurat pendidikan di Indonesia dan butuh kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Indonesia untuk mengatasi masalah ini. Sejak tahun 2014, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga telah mengindentifikasi Gawat Darurat Pendidikan Indonesia dengan beberapa parameter.

Key Leader Regional Marketing HDI Su-Mae Chia dalam sambutannya menjelaskan bahwa HDI adalah perusahaan pemasaran yang menjalankan bisnis lewat jaringan sosial selalu menekankan pentingnya potensi setiap orang. Dengan begitu, HDI selalu memperhatikan kualitas pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“HDI mendukung salah satu top leader HDI di Indonesia yakni Julianto Eka Putra pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia (SMA SPI). Melalui SMA SPI, HDI telah membantu ratusan siswa dari kalangan kurang mampu untuk mengeyam pendidikan gratis dan berbagai macam pelatihan,” ujarnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat seperti dikutip dari keterangan rilis yang diterima PingPoint.co.id (18/2/2019).

Kolaborasi HDI dan SMSG Cegah Gawat Darurat Pendidikan

Dalam diskusi itu, HDI bekerja sama dengan Semua Murid Semua Guru (SMSG), yang merupakan komunitas pendidikan dan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menyelesaikan masalah dan membuat sebuah perbedaan demi Indonesia yang lebih baik.

[Baca Juga: Tahun 2019 Jadi Prioritas Infrastruktur Pendidikan di Bekasi]

Sementara itu, pendiri SMA SPI Julianto Eka Putra merenungkan pengalamannya saat mendirikan sekolah. Menurutnya, mendirikan sekolah gratis itu satu hal mudah tapi lebih dari itu memberikan pendidikan yang layak bagi murid merupakan hal yang lebih sulit.

“Meskipun mereka semua datang dari keluarga yang kurang beruntung, tapi adanya perbedaan dari latar belakang keluarga, ternyata membutuhkan pendekatan berbeda untuk masing-masing murid,” kata Julianto.

Read More

Artikel Lainnya

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

Kecantikan dan Fashion

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

25 September 2020, 16:06

Ternyata algoritma matematika bisa menghasilkan corak batik. Begini cara membuat batik frctal dengan apliksi yang diciptakan anak bangsa.


Comments


Please Login to leave a comment.