Hendak Berkurban di Idul Adha 1441 H Ini Intip Tips dari Unpad.jpg

Pendidikan

Hendak Berkurban di Iduladha 1441 H? Intip Tips dari Unpad ini

Kira-kira satu pekan lagi, umat Muslim Indonesia akan segera merayakan Iduladha 1441 H. Pada momen ini biasanya sudah mulai semakin banyak warga yang mulai mencari hewan kurban untuk disembelih nanti pada Iduladha. Namun dalam kondisi pandemi COVID-19 ini, selain Anda harus mementingkan protokol kesehatan ketika akan mencari hewan kurban nanti, Anda juga diperlukan kecermatan untuk menemukan hewan kurban yang sehat serta sesuai dengan syariat Islam. Universitas Padjadjaran atau Unpad baru-baru ini memberikan tipsnya dalam mencari hewan kurban yang tepat.

Tips memilih hewan kurban untuk Iduladha 1441 H itu disampaikan Dosen Program Studi Kedokteran Hewan Unpad Dr. Endang Yuni Setyowati, drh., M.Sc.Ag., dalam kegiatan webinar Cerdas Kurban di Era New Normal pada 15 Juli 2020. Menurut Endang, salah satu yang sangat perlu diperhatikan ketika berkurban dalam pandemi COVID-19 seperti ini adalah memastikan hewan sehat.

Hendak Berkurban di Idul Adha 1441 H Ini Intip Tips dari Unpad .jpg

Walau terdengar sederhana tapi keadaan hewan sehat ini penting demi mencegah kehadiran penyakit hewan menular. Mengingat penyakit zoonosis yang bisa saja diderita hewan kurban dapat memiliki efek negatif terhadap manusia jika dikonsumsi atau terjadi kontak. Sehingga bila ditemukan indikasi hewan terlihat sakit maka hewan ini tak layak untuk dijadikan hewan kurban untuk Iduladha.

Demi keamanan, menurut Dosen Program Studi Kedokteran Hewan Unpad itu, hewan kurban yang layak itu harus masuk ke dalam kategori ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal). Aman di sini berarti hewan itu tidak mengidap penyakit atau residu tertentu. Lalu sehat berarti hewan kurban itu memiliki nutrisi yang sehat. Kemudian untuk utuh, hewan kurban itu harus dipastikan tak tercampur bahan lain serta tak ada bagian yang dikurangi. Terakhir untuk halal, hewan kurban harus dipastikan ditangani hingga penyembelihannya sesuai dengan syariat Islam.

[Baca Juga: Tim Riset Unpad Siap Uji Klinis Vaksin COVID-19]

Endang juga memberikan ciri-ciri yang mudah untuk Anda memastikan hewan kurban itu memang layak disembelih. Anda harus memastikan hewan itu dalam keadaan lincah serta aktif, nafsu makannya baik, dapat bertumpu dengan keempat kakinya, bulunya tak kusam, hidung yang basah serta lembab, memiliki lubang hidung serta mulut dan anus bersih, mata bersinar, dan ada Surat Keterangan Kesehatan Hewan. Kemudian untuk usia yang sesuai syariat, Anda dapat memiliki kambing atau domba yang memiliki usia minimal setahun dan sapi minimal usia dua tahun.

“Dengan demikian, kurban yang kita berikan pada yang berhak akan lebih banyak dagingnya daripada tulang dan lemaknya,” tambah Endang, sebagaimana dikutip dari unpad.ac.id (15/7/2020).


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.