Serpong-Kawasan-HIMA-Teknik-Informatika-UMN-Gelar-Bazaar-Emil.jpg

Pendidikan

HIMA Teknik Informatika UMN Gelar Bazar

Selama sepekan pada akhir November 2018, himpunan mahasiswa (HIMA) program studi Teknik Informatika Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengadakan bazar di area lobi gedung D dekat kantin universitas tersebut. Event tersebut dihadiri beragam pengusaha yang berasal dari area di sekitar Tangerang. Mereka membuka booth untuk menjajakan serta mengenalkan produknya kepada para mahasiswa dan staf UMN.

Bazar HIMA Teknik Informatika UMN

“Ini bazar sebenarnya kita adakan untuk mempublikasikan acara closing kita sama untuk berjualan tiketnya,” ucap salah satu panitia bazar Kevin Christian kepada PingPoint.co.id (30/11/2018) saat ditemui di UMN, kawasan Serpong. Acara closing tersebut bernama TI Gathering yang diadakan HIMA Teknik Informatika. Pada acara puncak yang diadakan pada 1 Desember 2018 tersebut, para mahasiswa dari satu program studi berkumpul dan mempererat silaturahmi.

Selain dari penjualan tiket, dan pembiayaan acara gathering tersebut juga didapatkan dari hasil uang penyewaan booth. “Ada 11 (penyewa) dari makanan, minuman, nail art, jasa cuci sepatu dan pakaian. Per-tenant ada minimal harganya Rp1.000.000,” jelas Kevin. Ia menambahkan, di antara para tenant ada yang hanya membuka booth selama beberapa hari saja semenjak bazar tersebut diadakan pada 26 November 2018 dan ada juga yang membuka sampai 30 Agustus 2018.

Bazar HIMA Teknik Informatika UMN

“Dengan adanya bazar ini kita bisa jalin relasi dengan para tenant. Jadi jika kita mengadakan bazar lagi, lebih mudah mencari tenant-nya. Kedua dengan bazar ini kita (melakukan) branding nama himpunan kita untuk program studi-program studi lain tahu kalau himpunan Teknik Informatika itu dan bisa mengadakan bazar,” tutur Kevin.

[Baca Juga: UMN Membuka Program Peminatan Big Data Analytics]

Pingpoint juga sempat berdialog dengan salah satu tenant yang ikut di bazar ini. Laville Apparel merupakan usaha online shop yang dibangun Claresta Nathania pada pertengahan 2018. Dan mahasiswi London School of Public Relations itu memanfaatkan bazar di UMN tersebut untuk mengenalkan usahanya.

Bazar HIMA Teknik Informatika UMN

“Toko online shop khusus wanita yang menjual pakaian yang lagi terkenal sekarang. Kita menjual baju yang bisa digunakan untuk formal dan informal. (Awalnya) saya melihat online shop yang menjual harganya ratusan ribu lebih dan dari bahannya nggak worth it dengan harganya. Karena itu saya membuka online shop yang menjual baju di bawah Rp100.000 yang affordable tapi tetap bagus,” ucap Claresta saat menjelaskan usahanya.

[Baca Juga: Ini Pilihan Hotel Budget Dekat ICE BSD City]

Claresta mengatakan bahwa ini merupakan kali pertamanya ia mengikuti event seperti ini. Perempuan berusia 20 tahun itu merasa bahwa dengan adanya bazar ini, ia dapat menjelaskan jenis usahanya kepada para mahasiswa serta staf UMN sekaligus menyebarkan brosur untuk memasarkan produknya. Ia menambahkan, sehari ada sekitar 15 orang yang datang dan mengajak teman-temanya untuk melihat produk yang dijualnya.

Read More

Artikel Lainnya

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik .jpg

Berita Kawasan

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik

29 September 2020, 16:08

Salah satu inovasi yang diterapkan di Terminal Jatijajar di masa pandemi seperti sekarang adalah pemberlakukan sistem e-ticketing.

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir.jpg

Berita Kawasan

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir

29 September 2020, 15:03

Wali Kota Tangerang memastikan pihaknya sudah mempersiapkan skenario antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir akibat musim hujan.

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember

29 September 2020, 14:02

Pemkot Tangerang saat ini tengah bekerja keras untuk mengubah status wilayahnya dari zona orange menjadi zona hijau COVID-19.

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September .jpg

Berita Kawasan

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September

29 September 2020, 13:01

Pasar Ciplak di wilayah Jakarta Selatan disebut ditutup pada pekan ini usai ada pedagang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.