Hindari Tiga Ruas Jalan di Jakarta Ini Saat Lebaran

Berita Kawasan

Hindari Tiga Ruas Jalan di Jakarta Ini Saat Lebaran

DKI Jakarta akan tampak lebih sepi dari biasanya saat Hari Raya Idulfitri. Mengapa? Tentu saja karena banyak yang pulang ke kampung halaman di musim liburan Lebaran. Meskipun terlihat di berbagai ruas jalan kawasan Jakarta tidak seramai hari-hari biasanya, ada beberapa titik kemacetan yang terjadi saat hari Lebaran.

Titik kemacetan yang terjadi di beberapa titik ibu kota ini pun tidak semacet biasanya. Jadi, bagi Anda yang tidak mudik di Lebaran tahun ini, sebaiknya Anda harus menghindari jalan ini agar terhindar dari kemacetan yang biasanya cukup panjang. Berikut beberapa titik kemacetan yang selalu terjadi di hari Lebaran berdasarkan informasi dari beberapa orang asli Jakarta kepada tim PingPoint.co.id melalui pesan singkat (14/5/2019).

[Baca Juga: KA Pangrango Tambahan Diharap Kurangi Beban Arus Mudik]

  • Ruas Jalan Menuju TPU Karet dan Karet Bivak (Jalan K.H Mas Mansyur, Jalan Penjernihan 1, Jembatan Layang Kasablanka-Karet)

Saat Hari Raya Idulfitri, banyak umat muslim yang berziarah ke makam orang tua atau sanak saudara yang telah meninggal dunia. Biasanya, tradisi ziarah dilakukan setelah selesai salat Idulfitri dan bersalam-salaman. Sehingga, sekitar pukul 10.00 ruang jalan tersebut akan mulai ramai dengan berdatangan peziarah yang ingin menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet dan TPU Karet Bivak. Karena lokasi kedua TPU ini berdekatan dan satu arah, sehingga penumpukan antrian kendaraan terjadi saat motor dan mobil keluar masuk, dan bahkan hingga diparkir di depan jalan pintu masuk TPU.

  • Ruas Jalan Menuju TPU Tanah Kusir (Jalan RC Veteran Raya)

Bagi Anda yang ingin menuju kawasan Kebayoran dari arah Bintaro di hari Lebaran untuk berkunjung ke rumah saudara atau kerabat, sebaiknya hindari Jalan RC Veteran Raya yang menuju TPU Tanah Kusir. Jalur lainnya, Anda mungkin bisa lewat tol atau melewati Jalan Pesanggrahan sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan lalu lalang kendaraan yang berziarah.

[Baca Juga: Tips Menjaga Konsentrasi Mengemudi Saat Mudik]

  • Ruas Jalan Menuju Kawasan Taman Margasatwa Ragunan (Jalan Raya Ragunan)

Beberapa sumber menuliskan, wisata Ragunan saat musim libur lebaran selalu ramai pengunjung. Namun, Anda bisa hindari ruas jalan ini saat hari kedua Lebaran untuk menghindari kepadatan kendaraan yang ingin masuk ke Taman Margasatwa Ragunan. Karena, berdasarkan unggahan @ragunanzoo (5/5/2019), destinasi wisata ini akan tutup di hari pertama Lebaran.

Jadi, bagi Anda yang mungkin akan melewati ketiga area di atas, sebaiknya segera cari jalan lain untuk menuju tempat tujuan Anda.


Read More

Artikel Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluars a.jpg

Kesehatan

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluarsa

12 August 2022, 14:41

Setelah ramainya kabar mengenai balita di wilayahnya yang diberikan obat kadaluarsa, Dinkes Kota Tangerang berikan edukasi publik

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini.jpg

Bisnis

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini

12 August 2022, 10:30

Pada pekan ini, berkat kolaborasi PT Fast Food Indonesia dan PT Agra Surya Energi, KFC Indonesia meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di salah satu gerainya.

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandun g.jpg

Properti dan Solusi

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandung

11 August 2022, 17:17

Jika Anda berencana wisata sejarah di Kota Bandung jelang HUT RI ke-77 maka gedung yang berada di area Jalan Braga ini menjadi salah satu objek yang bisa Anda kunjungi.

E ast Ventures Pimpin Suntikan Dana Rp63,8 Miliar untuk Startup Diri.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Suntikan Dana Rp63,8 Miliar untuk Startup Diri Care

11 August 2022, 15:15

East Ventures berkolaborasi dengan beberapa investor guna memberikan putaran pendanaan awal untuk perusahaan startup Diri Care dengan nilai US$4,3 juta.


Comments


Please Login to leave a comment.