SERPONG-KAWASAN-HORE ADA BUS PPD LAYANI RUTE SERPONG-BANDARA SOETTA-GALIH-1100 px X 600 px-02.jpg

Berita Kawasan

Hore, Ada Bus PPD Layani Rute Serpong – Bandara Soetta

Jumlah kendaraan yang melintas di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) tiap tahunnya selalu meningkat. Kemacetan pun acap kali terjadi di beberapa titik wilayah Tangsel. Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel tahun 2018, terdapat 25 titik simpul kemacetan. Salah satunya adalah wilayah Serpong.

Demi upaya mengurangi jumlah kendaraan pribadi di Tangsel, Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek atau BPTJ meluncurkan trayek baru dengan rute Intermark BSD, Serpong menuju Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Seperti dikatakan Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, kehadiran rute Serpong – Bandara Soetta sebagai upaya untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat akan moda transportasi umum. Ini juga sebagai upaya untuk melakukan pemindahan mindset masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan pribadi.

"Setelah kami survei, nyatanya banyak warga yang berada di sekitar Serpong ini, memang membutuhkan moda transportasi umum langsung menuju Bandara Soetta. Akhirnya, kami realisasikan dengan bus JA Connexion ini," katanya, Senin (3/9/2018) seperti dilansir laman Viva.co.id.

Ada lima unit bus yang melayani rute Serpong - Bandara Soetta. Setiap bus mampu menampung sekira 32 penumpang. Fasilitasnya sendiri bisa dibilang cukup lengkap. Seperti executive seat dan jaringan internet atau WiFi bagi penumpang. Sementara untuk jadwal keberangkatan, bus yang dikelola Perum PPD (Perusahaan Umum Pengangkut Penumpang Djakarta) ini, berangkat dari Intermark BSD Serpong menuju Bandara Soetta berangkat mulai pukul 05.00 - 07.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pemberangkatan setiap dua jam sekali mulai pukul 09.00 WIB. Jadwal terakhir pemberangkatan pukul 18.00 WIB.

Adapun rute yang dilalui bus PPD ini adalah dari Gedung Intermark BSD Serpong, bus langsung masuk ke tol BSD dan keluar di tol Pondok Aren, melewati bawah fly over depan Hotel Santika Premiere Bintaro. Kemudian, bus kembali berangkat dan masuk tol lagi melewati Tol Lingkar Luar dan masuk menuju tol Bandara Soetta. Begitupun rute sebaliknya. Sedangkan tarifnya sendiri, setiap penumpang dikenakan biaya Rp 40 ribu.

Bus Khusus Wanita

Antusias warga Tangsel akan transportasi massal ini cukup baik. Terutama bagi penumpang khusus wanita. Untuk memanjakan mereka, PPD baru-baru ini menggandeng salah satu aplikasi transportasi online, GlaD dengan menyediakan empat bus rute Serpong – Bandara Soetta khusus untuk kaum hawa. Di mana mulai dari sopir hingga kondekturnya adalah perempuan. Layanan bus khusus wanita ini mulai beroperasi pada Senin (15/10/2018).

Sementara untuk mendapatkan layanan transportasi massal ini, calon penumpang terlebih dahulu harus mengunduh aplikasi transportasi online, GlaD. Setelah itu, calon penumpang bisa memesan tiket, memilih jam keberangkatan, hingga melihat jumlah kursi kosong di dalam aplikasi tersebut. Sedangkan tarifnya, GlaD dan PPD sepakat memberikan harga tiket pro­mo hingga waktu yang belum ditentukan dengan harga Rp 25 ribu.

Read More

Artikel Lainnya

Selama Ramadan, Kafe dan Restoran di Bandung diperbolehkan Buka Sampai Pukul 23.00 3.jpg

Bisnis

Selama Ramadan, Kafe dan Restoran di Bandung Boleh Buka Sampai Pukul 23.00

11 April 2021, 11:44

Pemerintah Kota Bandung memperbolehkan usaha kuliner buka sampai pukul 23.00 WIB. Hal ini disampaikan oleh Oded M. Danial, Ketua Komite Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

Gempa 3.jpg

Berita Kawasan

“Bangun Ayo Bangun Cah” Senandung Ibu-Ibu Dusun Kajar Ketika Gempa Malang Terjadi

11 April 2021, 11:09

Tradisi pun dimunculkan sebagai cara menanggulangi akibat emosional calon bayi setelah gempa terjadi.

Gempa 1.jpg

Berita Kawasan

Gempa 6,7 Skala Richter di Malang Sambung Rentetan Musibah di Indonesia

11 April 2021, 10:02

Gempa Malang menjadi rentetan bencana di Indonesia yang perlu diwaspadai kelanjutannya.

Ilustrasi Gempa Bumi

Pendidikan

Negeri Seribu Gempa, Ini Mitigasi Bencana Gempa Bumi yang Perlu Diketahui Masyarakat

11 April 2021, 09:07

Gempa bumi di Indonesia adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan dan menjadi konsekuensi bagi masyarakat yang tinggal di Indonesia. Alih-alih mengindari dan lari dari bencana, pada akhirnya kita harus hidup berdampingan dengan bencana alam.


Comments


Please Login to leave a comment.