IFRA 2019 Siap Kembali Digelar

Bisnis

IFRA 2019 Hadirkan Kompetisi IFBCC Untuk Kalangan Mahasiswa

Mengawali gelaran IFRA 2019, IFBCC yang merupakan kompetisi pengembangan strategi ide bisnis telah dilaksanakan sebagai rangkaian pre-event.

Pameran dan konferensi waralaba kerjasama antara Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Dyandra Promosindo, International Franchise & Business Concept Expo & Conference (IFRA) akan kembali hadir pada 5-7 Juli 2019 di Jakarta Convention Center (JCC).

Mengawali gelaran IFRA 2019, The 4th IFRAPreneur Business Concept Competition (IFBCC) telah dilaksanakan sebagai rangkaian pre-event IFRA 2018. IFBCC merupakan kegiatan kompetisi pengembangan strategi ide bisnis untuk kalangan mahasiswa.

[Baca Juga: IFRA 2019 Siap Kembali Digelar]

Rangkaian IFBCC telah mendatangi 11 universitas yang ada di Jakarta dan sekitarnya, seperti Institut STIAMI, Universitas Indonesia, IPMI, Universitas Bina Nusantara, IPMI International Business School, PPM School of Management, Universitas Paramadina, STIE Pariwisata Internasional, Akademi Pariwisata Indonesia, Politeknik STMI, dan Universitas Prasetya Mulya.

Kegiatan IFBCC menghadirkan pemateri yang kompeten pada bidang waralaba dan bisnis yaitu Direktur Umum Majalah Franchisee Indonesia Rofian Akbar, Managing Director of Sarosa Consulting Group & Komisioner Bidang Sertifikasi dan Akreditasi Asosiasi Franchisee Indonesia Pietra Sarosa, Senior Consultant, Founder & CEO Ben WarG Consulting Bije Widjajanto, dan Senior Business Consultant Djoko Kurniawan.

Para pakar sekaligus narasumber itu turut serta memberikan ilmu dan motivasi pada mahasiswa sebagai calon pengusaha muda agar tidak ragu memulai bisnis sejak dini. Pasalnya, bisnis waralaba merupakan bisnis unggulan yang dapat menggiatkan perekonomian negera dan menciptakan lapangan pekerjaan.

[Baca Juga: Startup The Fit Company Gabungkan Berbagai Bisnis Kesehatan]

Ketua AFI Anang Sukandar mengatakan, saat ini persaingan waralaba cukup ketat karena ada gempuran dari produk waralaba asing. Sedangkan pertumbuhan waralaba lokal tidak berjalan baik atau stagnan.

“Dengan adanya IFRA ini, kami mengajak masyarakat dan para pelaku untuk berpartisipasi dalam bisnis waralaba untuk menggiatkan perekonomian negara. Kami juga mendorong mereka untuk semakin mengembangkan bisnisnya agar dapat bersaing di pasar global,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id (13/7/2019).

Selama tiga hari penyelenggaraan, nantinya ada sebanyak 250 perusahaan dan 350 brand yang terdiri dari beragam kategori. Misalnya otomotif, kafe, food & beverages, restoran, kecantikan, konsultan, entertainment, dan masih banyak lagi.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.