Imbas Pemberlakuan KLB, Jumlah Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Turun

Bisnis

Imbas Pemberlakuan KLB, Jumlah Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Turun

Pandemi COVID-19 berimbas pada menurunnya aktivitas di bandara. Di Bandara Adi Soemarmo Surakarta terjadi penurunan jumlah penumpang pesawat terbang.

Perwakilan Humas Bandara Adi Soemarmo Danar Dewi mengatakan telah terjadi penurunan jumlah penumpang berangkat maupun yang datang sejak pemberlakuan status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kota Solo.

Dia mengatakan penurunan jumlah penumpang ini sekitar 80 persen dibandingkan pada hari normal. Penurunan jumlah penumpang juga diikuti dengan penyesuaian maskapai penerbangan yang melayani penumpang di masa pandemi.

[Baca Juga: Asita Surakarta Prediksi Lonjakan Wisatawan Setelah Pandemi COVID-19]

"Beberapa waktu lalu penurunan mencapai 60 persen, sekarang sudah 80 persen. Dari yang biasanya sekitar 2.000 penumpang per hari, saat ini berkurang menjadi kurang dari 800 orang," kata Danar, dilansir dari antaranews.com (20/4/2020).

Imbas Pemberlakuan KLB, Jumlah Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Turun

Penurunan Konsumsi Avtur

Selain penurunan jumlah penumpang, pandemi COVID-19 turut berpengaruh terhadap konsumsi avtur di bandara Adi Soemarmo Surakarta. Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR IV Anna Yudhiastuti mengatakan jumlah penurunan konsumsi avtur di sana mencapai 50 persen.

"Terjadi penurunan sekitar 50 persen dari rata-rata harian di bulan Februari 2020 dari 45 kiloliter menjadi 20 kiloliter per hari di bulan April," kata Anna.

Anna mengatakan hal tersebut terjadi seiring dengan pengurangan intensitas penerbangan di bandara tersebut. Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya tetap menjaga stok kebutuhan avtur.

[Baca Juga: Antisipasi COVID-19, Wali Kota Solo Minta Pendatang Harus Didata]

"Saat ini stok avtur di Pertamina MOR IV berkisar di angka 10.000 kiloliter dan ketahanan stoknya mencapai 36 hari. Dari angka tersebut Pertamina memastikan kebutuhan avtur untuk Pertamina MOR IV tetap terjaga," katanya.

Tak hanya di Surakarta, penurunan konsumsi avtur juga terjadi di Bandara Ahmad Yani, Semarang dan Adi Sucipto, Yogyakarta. Mengacu pada data yang ada, penurunan tertinggi terjadi di Bandara Adi Sucipto Kota Yogyakarta.

Sebelumnya di Bandara Adi Sucipto rata-rata konsumsi avtur di bulan Februari adalah 180 kiloliter per hari. Namun saat ini turun menjadi 20-50 kiloliter per hari.

"Sedangkan penurunan konsumsi avtur di Bandara Ahmad Yani sama dengan di Adi Soemarmo yaitu sekitar 50 persen, dari 100 kiloliter per hari menjadi 50 kiloliter per hari," katanya.


Read More

Artikel Lainnya

Sambut Momen Akhir Tahun, realme Gelar Promo Golden Carnival.jpg

Bisnis

realme Gelar Promo Golden Carnival di Momen Akhir Tahun 2022

30 November 2022, 14:25

Dalam rangka mendekatkan diri dengan realme Fans, realme akan menggelar promo serta event dengan tema Let It Gold dalam rangka menyambut momen akhir tahun 2022.

Bantu Permodalan Pembudidaya Ikan, Amartha Gandeng eFishery.jpg

Bisnis

Bantu Permodalan Pembudidaya Ikan, Amartha Gandeng eFishery

30 November 2022, 14:24

Dalam rangka mendukung UMKM di ranah budidaya ikan, Amartha bekerjasama dengan perusahaan eFishery untuk membantu memberikan akses peminjaman modal usaha.

Cianjur Berduka, Dari Donasi Hingga Terus Bergerak di Lapangan Dilakukan Relawan Unpa d.jpg

Pendidikan

Cianjur Berduka, Donasi dan Bantuan Terus Berdatangan dari Relawan Unpad

30 November 2022, 11:22

Sejak H+1 gempa cianjur hingga saat ini, para relawan Unpad terus bergerak demi membantu korban bencana alam tersebut.

Selain One Republic, Dean Lewis dan Padi Reborn Siap Manggung di WUF 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Selain OneRepublic, Dean Lewis dan Padi Reborn Siap Manggung di WUF 2023

29 November 2022, 15:46

Setelah mengumumkan OneRepublic dan Man With A Mission di line up pertama WUF 2023, penyelenggara kembali mengumumkan para musisi di line up fase kedua di konser yang akan digelar pada akhir Februari 2023 nanti.


Comments


Please Login to leave a comment.