Imlek Nasional 2021 Berlangsung Daring, Bentuk Kepedulian Dalam Masa Pandemi

Hobi dan Hiburan

Imlek Nasional 2021 Berlangsung Daring, Bentuk Kepedulian Dalam Masa Pandemi

Acara perayaan Tahun Baru Imlek yang berlangsung daring merupakan cara baru yang bertujuan untuk menggugah kesadaran bersama akan pentingnya mawas diri, peduli serta rela berbagi dengan sesama. Peringatan Imlek Nasional 2021 Masehi atau 2572 Kongzili ini dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta jajaran anggota Kabinet Indonesia Bersatu.

“Saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2572. Xin Nian Kuai Le, Gong Xi Fa Cai. Selamat berbahagia dan sejahtera,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia juga kemudian meminta kepada semua pihak yang berkecimpung di dunia bisnis untuk membuka lapangan kerja. Sebab, di masa pandemi COVID-19 banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Imlek Nasional 2021 Berlangsung Daring, Bentuk Kepedulian Dalam Masa Pandemi

"Kita juga harus membuka kesempatan kerja seluas-luasnya untuk rakyat. Ini yang sekarang dibutuhkan," kata Jokowi dalam acara Imlek Nasional bertajuk "Untukmu Negeri, Kami Berbakti dan Peduli" ujarnya dalam kata sembutan.

Selain kata sambutan dari Presiden Jokowi, acara Imlek Nasional juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah artis seperti Helena dan Ari Lasso. Helena tampil membawakan lagu "Indonesia Pasti Bisa". Cantik mengenakan gaun merah, Helena tampil penuh semangat.

Sebelum Helena menyanyi, tampil Aurora Maica Madura menyanyikan lagu "Ibu Pertiwi". Aurora merupakan cucu mantan presiden almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Setelah penampilan Aurora, kemudian disusul oleh pembacaan puisi oleh anak keempat Gus Dur, Inaya Wahid berjudul "Imlek & Indonesia".

Imlek Nasional 2021 Berlangsung Daring, Bentuk Kepedulian Dalam Masa Pandemi

Pada gelaran Imlek Nasional 2021 yang bertemakan 'Untukmu Negeri, Kami Berbakti dan Peduli', Maica Aurora Madhura berkesempatan untuk tampil membawakan sebuah lagu dihadapan Presiden Joko Widodo dan ribuan penonton Imlek Nasional 2021.

“Tahun ini, kebersamaan hadir dalam wujud yang berbeda, yakni melalui niat tulus kita memutus rantai penyebaran pandemi COVID-19,” kata Ketua Panitia Imlek Nasional G. Sulistiyanto mengawali acara bertemakan Untukmu Negeri, Kami Berbakti dan Peduli yang berlangsung virtual pada Sabtu pagi (20/2/2021).

[Baca Juga: Lapis Legit, Kue Pembawa Keberuntungan di Perayaan Imlek]

Dia menambahkan, peringatan secara virtual menurutnya adalah bentuk kepedulian, tak saja bagi diri sendiri, dan orang-orang terdekat, namun juga pada masyarakat luas, “Apresiasi tertinggi kepada masyarakat Tionghoa yang dengan sepenuh hati menjalankan imbauan pemerintah dan ajakan panitia guna memperingati tahun baru dalam nuansa kesederhanaan, menghindari aktivitas publik maupun kerumunan.”

Imlek Nasional 2021 Berlangsung Daring, Bentuk Kepedulian Dalam Masa Pandemi

Sulistiyanto menyampaikan, teknologi adalah solusi guna menjadikan peringatan Tahun baru Imlek tetap bermakna, karena semua tadi bermula dari bakti, kepedulian dan kesederhanaan. “Ketika pemimpin Tiongkok di musim semi lebih dari dua ribu tahun silam sebelum masehi, berziarah dan memanjatkan doa kepada leluhur agar kebutuhan pangan rakyatnya terpenuhi, sembari mengajak jajarannya semakin mengayomi rakyat. Apa mereka lakukan, selanjutnya menjadi tradisi ungkapan rasa syukur masyarakat atas keberhasilan panen mereka,” dia menjelaskan.

Dimensi Tradisi, Keagamaan dan Budaya

Sistem penanggalan mereka menempatkan awal tahun baru pada saat dimulainya musim semi, sehingga Tahun Baru Imlek dikenal pula sebagai perayaan musim semi, yang kemudian berkembang menjadi peringatan keagamaan bagi para pemeluk agama Konghucu serta keyakinan lainnya. “Di negeri kita, kegiatan ini bermetamorfosa, dirayakan oleh masyarakat luas, memperkaya khazanah budaya bangsa Indonesia.”

Imlek Nasional 2021 Berlangsung Daring, Bentuk Kepedulian Dalam Masa Pandemi

Hal tersebut menjadikan Tahun Baru Imlek memiliki dimensi tradisi, keagamaan dan dan budaya. Sebagaimana tampak pada penghormatan kepada para leluhur, pembagian angpau, atraksi barongsai, hidangan kuliner, hingga gaya busana dan penggunaan warna yang khas, menurutnya telah menjadi milik bersama, menyentuh masyarakat luas, menerobos sekat-sekat keyakinan dan agama.

Bakti kepada Sesama

Bentuk kepedulian terhadap sesama, tahun ini berwujud penyaluran bahan pangan, peralatan kesehatan seperti ventilator, alat pelindung diri, peralatan uji cepat, dan juga masker ke penjuru negeri, semenjak pandemi terjadi, sampai jelang Hari Raya Idul Fitri nanti. Hingga bulan ini, di antaranya lewat inisiatif Pengusaha Peduli NKRI, bantuan tersebut telah menyentuh hingga 358 institusi dan 1.080 rumah sakit serta puskesmas yang tersebar di Jabodetabek dan 26 provinsi di Indonesia.

[Baca Juga: Akankah Kasus COVID-19 Melonjak Akibat Pergerakan Massa Pada Akhir Pekan Imlek?]

Pihaknya menargetkan, kemitraan lintas pihak bersama organisasi masyarakat dan keagamaan Tionghoa, ormas lintas bidang serta keimanan, didukung TNI dan Polri ini dapat menjangkau hingga 1 juta kepala keluarga, dengan masing-masing KK menerima 10kg beras. “Lewat donasi masker, kami berupaya menyalurkan hingga 20 juta masker bagi masyarakat.”

Peringatan hari ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, antara lain Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) serta perusahaan yang bernaung di bawah Pengusaha Peduli NKRI, juga perancang busana Anne Avantie.


Read More

Artikel Lainnya

IMG_03122021_102258_(1100_x_600_piksel).jpg

Bisnis

Dari Usaha Rumahan, Sirup Markisa Noerlen Jadi Oleh-oleh Khas Medan

03 December 2021, 22:09

Sirup markisa Noerlen menggunakan bahan baku buah markisa segar dan berkualitas dari Berastagi, Karo, Sumatera Utara, tanpa pengawet dan pewarna dan sangat menyehatkan."

IMG_03122021_105549_(1100_x_600_piksel).jpg

Kecantikan dan Fashion

Tetap Tampil Fashionable Meski Pakai Sepatu Bekas

03 December 2021, 21:09

Seperti yang ada di Pasar Melati Medan. Di sini merupakan pusatnya penjualan sepatu bekas murah namun bermerk di Kota Medan.Pasar ini berada Jalan Flamboyan Medan Tuntungan, Sumatera Utara.

IMG_03122021_184213_(1100_x_600_piksel).jpg

Bisnis

Aplikasi Kuncie dan Fita dari Telkomsel Raih Google Play Awards 2021

03 December 2021, 20:04

Walau belum genap setahun kedua aplikasi tersebut dihadirkan, tapi sambutan khususnya dari pengguna OS Android sudah semakin meningkat.

Catat! Ganjl-Genap di Jalan Margonda Siap Diuji Coba 4 Desember 202 1.jpg

Berita Kawasan

Catat! Ganjl-Genap di Jalan Margonda Siap Diuji Coba 4 Desember 2021

03 December 2021, 19:07

Pemkot Depok siap memulai kebijakan ganjil-genap di kawasan Jalan Margonda Raya mulai besok siang!


Comments


Please Login to leave a comment.