IndoSterling Forum 7 Bedah Dampak Infrastruktur Bagi Ekonomi Daerah

Bisnis

IndoSterling Forum 7 Bedah Dampak Infrastruktur Bagi Ekonomi Daerah

Selama beberapa tahun terakhir, geliat pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah berlangsung masif dan terlihat jelas. Hal ini tentu memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah. Sejauh mana pembangunan infrastruktur dapat mendorong pembangunan ekonomi di daerah menjadi pokok bahasan dalam IndoSterling Forum 7 yang diadakan pada 6 Agustus 2019, di Ruang Rapat Besar Media Indonesia, Kompleks Metro TV, Jakarta Barat.

“Karena setiap pihak memiliki opini yang berbeda terhadap infrastruktur, maka forum diskusi kali ini akan diisi oleh berbagai perspektif dari pihak yang relevan dalam membahas tentang infrastruktur,” ujar Founder dan Chairman IndoSterling Group William Henley. Hadir sebagai Keynote Speaker adalah Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Bidang Pengendalian Pembangunan Program Prioritas Darmawan Prasodjo, PhD serta Dirjen Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kemedesa PDTT Taufiq Madjid, SSos. MSi.

IndoSterling Forum 7 Bedah Dampak Infrastruktur Bagi Ekonomi Daerah

Selain itu, dalam forum diskusi ini hadir juga sejumlah narasumber yang kredibel dalam bahasan program pembangunan infrastruktur, yakni Prof. Ari Kuncoro, SE, MA, PhD (Akademisi), H. Syarif Abdullah Alkadrie, SH, MH (Anggota Komisi V DPR RI 2014-2019), dan Faisal H. Basri, SE, MA (Ekonom dan Politisi Indonesia).

Dalam diskusi awal, Darmawan Prasodjo memaparkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak terbatas untuk mengurangi waktu tempuh perjalanan ataupun mempercepat jalur logistik, namun terbukti dapat mendorong dan menggerakkan ekonomi kerakyatan. “Sebagai contoh ialah jalan tol Cipali, yang mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Cirebon. Jika dulu Jakarta menuju Cirebon ditempuh dengan waktu 10 sampai 12 jam, sekarang cukup 3,5 hingga 4 jam saja," ujarnya.

[Baca Juga: IndoSterling Forum Ulas Hubungan Sosial Media dan Politik Milenial]

Dengan adanya pembangunan infrastruktur tersebut, terbukti mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya. “Melalui pembangunan infrastruktur, maka banyak dampak positif yang dihasilkan. Mulai terbukanya akses dari tempat yang tadinya terisolasi, terbukanya peluang untuk investasi untuk bisnis, hingga meningkatnya nilai suatu daerah,” imbuhnya.

Perubahan Paradigma Desa

Selanjutnya, Taufiq Madjid mengungkap bahwa saat ini telah terjadi perubahan paradigma terhadap desa, yang tadinya desa ialah obyek pembangunan, maka kini desa sebagai subyek utama pembangunan. “Untuk mendukung paradigma tersebut, maka ada dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, desa harus diberi otoritas untuk mengelola wilayahnya. Kedua, kedudukan desa sebagai pemerintah berbasis masyarakat,” kata Taufik.

IndoSterling Forum 7 Bedah Dampak Infrastruktur Bagi Ekonomi Daerah

Program dana desa juga memiliki peran besar dalam pembangunan infrastruktur. Sejak tahun 2016 hingga 2018, penyalurannya selalu meningkat dari tahun ke tahun. Menurut Taufik, selama tahun 2018, sekitar 69,11 persen realisasi belanja dana desa ditujukan untuk pembangunan jalan dan jembatan, untuk mendukung aktivitas serta akses bagi masyarakat desa.

“Program dana desa telah menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” tambah Taufik. Indikator lain dari keberhasilan pembangunan desa ialah tingkat kepemilikan aset masyarakat dan partisipasi masyarakat dalam membangun ekonomi daerah.

[Baca Juga: IndoSterling Forum: Milenial Tertarik Bangun Bisnis Startup]

Ari Kuncoro beranggapan bahwa pembangunan infrastruktur telah berdampak adanya peningkatan kapasitas produksi perekonomian, peningkatan akses perdagangan dan kesehatan, menghubungkan titik pertumbuhan ekonomi, hingga mampu merelokasi sektor manufaktur ke daerah pedalaman.

“Yang terlihat jelas paling dinikmati oleh masyarakat dari pembangunan infrastruktur adalah soal waktu maupun jarak tempuh perjalanan. Konektivitas masyarakat yang tadinya berupa jalan provinsi yang kurang mumpuni, kini sudah jauh lebih baik. Kemudahan akses tersebut tentu juga membuka peluang untuk sektor pariwisata," ujarnya.

Sedangkan anggota Komisi V DPR Syarif Abdullah Alkadrie menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tak hanya mempermudah transportasi, tapi juga berperan dalam meningkatkan persatuan dan meningkatkan rasa nasionalis bagi masyarakat. Sehingga kesinambungan program kerja pemerintah di bidang infrastruktur untuk menaikkan angka pertumbuhan harus menjadi salah satu program utama yang dilakukan.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.