IndoSterling Forum Ulas Hubungan Sosial Media dengan Politik Milenial 1.jpg

Berita Kawasan

IndoSterling Forum Ulas Hubungan Sosial Media dan Politik Milenial

Saat ini tidak bisa ditampikkan bahwa terdapat hubungan erat antara kelompok milenial di Indonesia dengan sosial media. Apalagi sekarang sudah masuk tahun politik, milenial biasanya menyerukan pandangan politik mereka melalui platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube. Namun sayangnya, acap kali terdapat unsur “kebablasan” dari tindakan tersebut dan memicu pro-kontra. Karena itulah IndoSterling Forum kembali digelar dan kali ini fokusnya untuk mengulas fenomena hubungan antara milenial, media sosial dengan politik.

Bila Anda mengulas mengenai milenial maka yang terbersit adalah para generasi muda yang melek teknologi di usia 20 tahunan. Namun deskripsi yang lebih detail disampaikan Redaktur Majalah Tempo Bagja Hidayat yang memandu diskusi IndoSterling Forum kelima.

IndoSterling Forum Ulas Hubungan Sosial Media dengan Politik Milenial

“Kita sepakat saja bahwa milenial dalam peta politik Indonesia (adalah-red) pemilih yang berusia 19 sampai 39 tahun,” ucapnya di Rework Coworking Space, fX Lifestyle Center, Jakarta (28/2/2019). Menariknya, berdasarkan pengamatan Bagja dalam lingkup hangatnya pembahasan pemilihan presiden (pilpres) 2019 di Indonesia, kelompok milenial saat ini lebih mempercayai pembahasan politik di media sosial dibandingkan iklan di televisi atau baliho.

[Baca Juga: IndoSterling Forum: Milenial Tertarik Bangun Bisnis Startup]

Salah satu pembicara di IndoSterling Forum, Edbert Gani Suryahuda dari Institute of Public Policy Universitas Atma Jaya mengakui, media sosial memang memiliki peran penting dalam edukasi politik milenial. Namun, hal yang ia sayangkan adalah bahwa para politikus cenderung memanfaatkan hal ini untuk menampilkan gimmick atau tindakan yang tidak sejalan dengan kenyataan melalui media sosial.

“Masuknya ke gimmick saja, ‘oh anak muda sukanya yang seperti ini’. Karena (politikus-red) satu arah, tidak ada dialog mengenai anak muda sebenarnya butuh apa,” jelas Edbert. Padahal menurut penelitannya, generasi milenial bukanlah pemilih pemula yang di mana mereka sudah merasionalisasi isu politik yang hangat dibicarakan.

[Baca Juga: Ajarkan Etika Bermedia Sosial Untuk Anak? Ikuti 6 Langkah Ini]

Edbert memandang yang saat ini dibutuhkan kelompok milenial adalah politik yang sejalan dengan mindset mereka dan sudah tidak menyentuh isu-isu yang dapat menimbukan perpecahan. Tapi sayangnya, hal ini terkadang berbenturan dengan perilaku yang seakan menggunakan media sosial layaknya “warung kopi” untuk mereka bisa menuangkan pandangan politiknya.

IndoSterling Forum Ulas Hubungan Sosial Media dengan Politik Milenial

“Sahut-sahutan di Twitter itu ngobrol sampai panjang, sampai besok dilanjutkan lagi. Sampai saya suka ngomong kalau kamu ngomong di Twitter itu seperti kamu ngomong di pasar tapi pakai toa. Semua orang bisa baca (dan-red) pemahaman ini tidak sepenuhnya diketahui,” jelas Social Media Community Strategist Ainun Chonsum pada IndoSterling Forum kelima tersebut.

Mengingat IndoSterling Forum sebagai forum diskusi yang juga bergerak untuk mengedukasi publik, para panelis diskusi menyatakan bahwa memang diperlukan literasi yang kuat di kalangan milenial. Jadi bukan hanya menjadikan media sosial sebagai sumber informasi utamanya tapi juga membutuhkan sumber-sumber bacaan yang lain sebagai langkah untuk aktualisasi terhadap topik yang sedang hangat.


Read More

Artikel Lainnya

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampu ng Pancasila.jpg

Berita Kawasan

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampung Pancasila

20 April 2021, 15:05

Kampung Sawah baru-baru ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Bekasi karena berhasil menjadi percontohan konsep Kampung Pancasila.

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamvu Ini.jpg

Pendidikan

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamu Ini

20 April 2021, 14:08

Para pelajar SMP Negeri 1 Surabaya baru-baru ini kedatangan Kapolrestabes Surabaya yang menjadi guru tamu dalam simulasi sekolah tatap muka.

Slide2.JPG

Berita Kawasan

Kondisi Masyarakat Dusun Sumbermanggis Pasca Gempa di Malang

20 April 2021, 13:08

Pasca terjadinya gempa di wilayah Malang Selatan dengan skala M 6.1, banyak sekali dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat yang hidup di wilayah Malang dan sekitarnya

20210417_123323.jpg

Berita Kawasan

Pantauan Harga Kebutuhan Pangan di Pasar Tangerang selama Ramadan

20 April 2021, 12:09

Setiap Bulan harga jual di pasar mengalami kenaikan. Seperti saat ini, di Bulan Ramadan harga pasar pun kerap mengalami kenaikan. Kenaikan harga cukup membuat beberapa pedagang mengalami keluhan.


Comments


Please Login to leave a comment.