Ini 3 Jenis Bentuk Kaki dan Pengaruhnya

Kesehatan

Ini 3 Jenis Bentuk Kaki dan Pengaruhnya

Setiap orang ternyata memiliki bentuk kaki yang berbeda dan ini sebenarnya kerap berpengaruh saat Anda berolahraga, khususnya ketika berlari. Pasalnya, mayoritas orang membeli sepatu hanya melihat dari ukurannya saja dan bukan dari bentuknya. Bentuk kaki ini disebut berpengaruh terhadap biomekanik dan dibagi menjadi tiga jenis yang terdiri dari bentuk kaki umum atau neutral, flat foot, dan high-arched. Lalu apa perbedaan dan bagaimana cara mengetahuinya?

Untuk mengetahui jenis kaki Anda, sebenarnya terdapat dua metode yang bisa digunakan. Pertama tentu saja ke ahli medis yang memahami mengenai biomekanika tubuh dan kedua adalah menggunakan tes sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah, yakni tes basah dan tes bekas penggunaan atau wear test. Sebagaimana dilansir dari runnersblueprint.com (6/9/2019), inilah dua tes sederhana tersebut serta cara melakukannya:

[Baca Juga: 7 Pertanyaan Tentang Kelainan Kaki di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading]

  • Tes Basah

Tes basah atau wet test merupakan yang paling mudah dilakukan. Anda cukup membasahkan telapak kaki, lalu injak kertas atau karton untuk meninggalkan jejak sekaligus untuk mengetahui bentuknya.

  • Tes Bekas Penggunaan

Tes ini pada dasarnya adalah melakukan pengecekan terhadap pola keausan pada sepatu yang biasa Anda gunakan saat berlari. Anda Bisa melihat pola karet itu di bagian outsole sepatu.

Ini 3 Jenis Bentuk Kaki dan Pengaruhnya

Setelah mengetahui cara melakukan tesnya, sekarang saatnya membahas mengenai jenis kakinya. Hal yang perlu diingat adalah bentuk kaki ini akan mempengaruhi siklus berjalan atau berlari yang terdiri dari pronasi atau gerakan kaki yang bergulir ke dalam dan supinasi atau gerakan kaki yang bergulir ke luar. Berikut ini tiga jenis kaki tersebut:

1. Normal atau Neutral

Ini merupakan jenis kaki yang paling umum dan gerakannya biasanya sedikit pronasi. Jadi saat berlari, kaki Anda mendarat di bagian luar tumit kemudian bergulir ke arah dalam untuk menopang beban tubuh serta mengurangi dampak goncangan ketika kaki mendarat di permukaan. Jenis kaki ini memiliki lengkungan yang normal dengan keseimbangan yang terpusat sehingga dampak tekanan yang dihasilkan saat berlari atau berjalan didistribusikan dengan baik dan mengurangi risiko rasa sakit atau cedera pada bagian tendon, tulang serta otot-otot di bagian bawah.

Untuk tes basah, Anda bisa melihat apakah bekas jejak kaki Anda tidak terlihat melengkung tinggi atau datar maka kaki Anda masuk kategori ini. Walaupun ada lengkungan, biasanya ukurannya tidak lebih dari ¾ inci atau 1,905 cm. Untuk tes bekas penggunaan, Anda bisa melihat keausan yang biasanya terjadi di bagian sol ball foot (bagian bantalan antara jari kaki dan lengkungan kaki) serta sedikit di bagian tumit.

[Baca Juga: Menghilangkan Bau Kaki dengan Bedak Bayi]

2. Flat Foot

Seperti namanya kaki ini memiliki bentuk yang terbilang datar dan kerap melakukan pronasi berlebihan yang di mana artinya kaki Anda bergulir terlalu banyak ke arah dalam saat mendaratkan kaki ke permukaan. Biasanya jenis kaki flat foot mengalami terlalu banyak tekanan terhadap kaki dan lutut sehingga ketika lari atau berjalan jauh dapat meningkatkan risiko rasa sakit atau cedera, contohnya adalah plantar fasciitis.

Untuk tes basah, pada jenis kaki ini biasanya tidak akan ada pola kurva ke arah dalam yang jelas dari jempol sampai ke tumit jika Anda perhatikan seksama. Untuk tes bekas, perhatikan sol bagian dalam atau insole di sepanjang tepinya biasanya mengalami keausan.

3. High-Arched

Ini merupakan jenis kaki yang paling jarang dengan bentuk telapak kaki yang memiliki lengkungan tinggi dan kaku. Jenis kaki seperti ini biasanya memiliki pola pergerakan supinasi yang di mana kaki bergulir ke arah luar setelah mendarat di permukaan sehingga memicu pengurangan distribusi tekanan. Jenis kaki ini paling rawan mengalami nyeri di bagian ball foot, tumit, serta plantar fasciitis.

Untuk tes basah, jejak yang dihasilkan biasanya menunjukkan sedikit adanya kontak di sepanjang tepi kaki, dengan bagian yang paling terlihat adalah tumit serta ball of foot. Sedangkan untuk tes bekas penggunaan, biasanya terlihat keausan di area bagian luar tumit, khususnya di sepanjang tepian luar sepatu.

[Baca Juga: 5 Manfaat Jalan Tanpa Alas Kaki]

Dengan mengetahui jenis-jenis kaki ini, Anda jadi bisa memiliki informasi kira-kira sepatu apa yang cocok dengan kaki Anda. Sehingga jika Anda mempertimbangkan membeli sepatu baru, jelaskan bentuk dari telapak kaki Anda dan dengan sepatu yang cocok maka dapat mengurangi rasa nyeri atau cedera yang bisa ditimbulkan dari sepatu konvensional yang pada umumnya diarahkan ke jenis kaki neutral.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.