Ini Alasan 92 Akademisi Menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Bisnis

Ini Alasan 92 Akademisi Menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Di tengah pandemi COVID-19 yang tengah melanda, bukan berkonsentrasi dalam penanganan penyebaran virus, pemerintah malah melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja. Untuk diketahui, sejak awal kemunculannya, RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini menuai pro dan kontra di masyarakat.

Selain aliansi masyarakat sipil yang menolak pengesahan RUU Cipta Kerja, kini penolakan datang dari kelompok akademisi. Sebanyak 92 akademisi menyatakan penolakan RUU Omnibus Law dalam petisi online.

Sebanyak 3 profesor dengan 2 diantaranya guru besar turut tergabung dalam petisi yang berlangsung sejak Maret hingga April 2020. Setidaknya ada beberapa alasan yang melatarbelakangi para akademisi ini menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

[Baca Juga: Menelisik Penyebab Polemik RUU Omnibus Law Cipta Kerja]

1) Tidak Transparan dan Minim Partisipasi Publik

Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Padjajaran Profesor Susi Dwi Harijanti mengatakan, proses pembentukan Omnibus Law Cipta Kerja telah melanggar asas keterbukaan. Hal itu dikarenakan dalam prosesnya tidak transparan dan minim partisipasi publik. Padahal, asas keterbukaan ini telah tercantum dalam Penjelasan Pasal 5 huruf g Undang- Undang No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan

“Selama proses perancangan, Pemerintah tidak pernah secara terbuka menyampaikan kepada masyarakat, bahkan terkesan sembunyi-sembunyi dan publik baru dapat mengaksesnya setelah RUU tersebut selesai dirancang pemerintah dan diserahkan kepada DPR,” jelas Susi, dalam siaran pers yang diterima PingPoint.co.id (22/4/2020).

2) Mengancam Kesejahteraan Rakyat

Senada dengan Prof. Susi, Guru Besar Ekonomi Pertanian Universitas Andalas Profesor Yonariza mengatakan, substansi RUU Omnibus Law Cipta Kerja mengancam kesejahteraan rakyat. Selain itu, RUU tersebut juga tak sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Substansi Omnibus Law RUU Cipta Kerja terlalu berkarakter kapitalisme - neoliberal yang hanya ingin mengejar pertumbuhan ekonomi namun mengorbankan kesejahteraan rakyat serta tidak berwawasan pembangunan berkelanjutan. Karakter tersebut tentu tidak sesuai dengan amanat konstitusi dalam Pasal 33 UUD 1945”, terangnya.

Ini Alasan 92 Akademisi Menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja

3) Merugikan Hak Pekerja Perempuan

Keberadaan RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini juga dapat merugikan hak-hak pekerja. Doktor Devi Rahayu menjelaskan, sistem pengupahan dalam RUU ini merugikan pekerja karena upah dihitung berdasarkan jam kerja sehingga mereka bisa jadi mendapat upah di bawah UMP.

Mekanisme pengupahan yang seperti itu secara otomatis menghapus hak-hak pekerja perempuan seperti hak cuti hamil dan melahirkan. “Pekerja perempuan yang hendak menggunakan hak tersebut akan dianggap tidak bekerja sehingga tidak berhak mendapatkan upah. Padahal hak-hak tersebut merupakan hak dasar pekerja perempuan yang seharusnya dijamin oleh undang-undang.” paparnya.

4) Rentan PHK

Lebih lanjut Devi menjelaskan, RUU Cipta Kerja juga memberi keleluasaan bagi seluruh jenis kerja untuk dialihdayakan. Sebab, tidak ada lagi pembeda antara bisnis utama dan kegiatan penunjang. “Pekerja akan semakin gampang di-PHK karena pengusaha tidak lagi wajib memberi Surat Peringatan 1, 2 dan 3,” katanya.

[Baca Juga: Ini Alasan Aliansi Masyarakat Sipil Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja]

5) Mengancam Lingkungan Hidup

Tak hanya mengancam hak pekerja, ahli hukum lingkungan sekaligus pengajar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Dr. Andri Wibisana mengatakan, RUU Omnibus Law Cipta Kerja mengancam lingkungan hidup. Potensi itu dapat terjadi karena dihapuskannya izin administratif dan sanksi pidana pada aspek lingkungan hidup. Dalam Pasal 23 pada Omnibus Law RUU Cipta Kerja juga membatasi partisipasi publik dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan lingkungan hidup

“Pasal 23 dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja memuat kesalahan elementer terkait sanksi administratif dan pidana. Alhasil, RUU ini bukan hanya mempermudah kegiatan usaha dengan menghilangkan persyaratan administratif terkait lingkungan, tetapi juga bahkan mempersulit adanya penegakan hukum terhadap pelaku usaha yang melakukan pelanggaran hukum terhadap lingkungan hidup,” jelasnya.

[Baca Juga: Amnesty International: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Langgar HAM]

RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini pun juga mengancam masyarakat yang tinggal di wilayah tambang. Terutama perempuan dan masyarakat adat.

“Omnibus Law RUU Cipta Kerja memberikan kemudahan bagi usaha pertambangan. Hal ini jelas menjadi ancaman baru bagi masyarakat di wilayah tambang, khususnya perempuan dan masyarakat adat yang selama ini menjadi korban serta menerima dampak buruk terbesar dari beroperasinya kegiatan usaha pertambangan” kata Dr. Haris Retno Susmiyati.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Rine 2 years lalu
    rine

    Game dengan kemenangan tiada batas, Game dengan penghasilan terbesar, Game dengan sensasi yang luar biasa, Kekayaan menanti anda..... Daftarkan diri anda dan bergabunglah, Hanya di dupa88 <a href="https://dupa88.co/" rel="nofollow noopener" title="dupa88.net">Click Disini</a>

  • Emma 2 years lalu
    emma

    bola165,co adalah situs Agen Resmi Judi Online Terpercaya dan Terlengkap saat ini di Indonesia Cukup hanya dengan satu user id saja sudah bisa bermain di semua game populer di antaranya : - Sportbook - Live Casino - Slot - IDN Live - Poker - Racing - Keno langsung saja di <a href="https://bola165.org/" title="Agen Judi Bola" rel="nofollow">Bola165</a> :)