Ini Alasan Roti Sourdough Lebih Sehat dari Roti Biasa

Kuliner

Ini Alasan Roti Sourdough Lebih Sehat dari Roti Biasa

Jika Anda termasuk orang yang mengikuti tren makanan beberapa tahun terakhir maka istilah roti sourdough tidak asing lagi. Berbeda dengan roti konvensional yang bisa kita beli di toko serta minimarket, roti sourdough dipandang sebagai roti yang membutuhkan kesabaran. Karena roti ini tidak menggunakan bahan kimia dan hanya memanfaatkan bahan-bahan alami. Sehingga tidak mengherankan bila roti sourdough dipandang lebih sehat dibandingkan roti pada umumnya.

Dipercaya bahwa teknik pembuatan roti sourdough sebenarnya sudah populer digunakan sejak lama sebelum masa roti pabrikan mendunia. Sebagaimana dilansir dari healthline.com (26/2/2020), metode ini diyakini sudah digunakan sejak era Mesir kuno tepatnya pada tahun 1.500 Sebelum Masehi sampai akhirnya penggunaan roti ragi yang lebih mempercepat proses pembuatan roti menggantikan cara sourdough.

Ini Alasan Roti Sourdough Lebih Sehat dari Roti Biasa

Berbeda dengan pembuatan roti konvensional yang menggunakan bahan tambahan yang kerap kali bahan kimia untuk membantu proses pengembangan adonan hingga membuat roti tetap segar serta lembab selama berhari-hari, teknik sourdough benar-benar alami. Di mana pembuat roti menggunakan ragi liar yang ada di udara serta bakteri asam laktat di dalam tepung untuk membuat ragi roti.

[Baca Juga: Inilah Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Roti]

Pada proses pembuatannya, ragi liat disebut bekerjasama dengan bakteri penghasil asam laktat untuk membuat adonan roti naik. Tenang saja, bakteri yang digunakan dalam proses ini sebenarnya masuk kategori baik, karena bakteri serupa bisa ditemukan di berbagai olahan fermentasi lainnya seperti yogurt, acar, sampai kimchi.

Lantas mengapa roti sourdough lebih baik dibandingkan roti biasa secara manfaat kesehatannya? Pertama, karena roti sourdough lebih tinggi nutrisinya. Ambil contoh roti gandum sebenarnya memiliki banyak kandungan mineral seperti kalium, fosfat, magnesium, serta zinc. Namun karena keberadaan asam fitat di roti ini maka kemampuan tubuh untuk menyerapnya jadi berkurang. Sedangkan pada roti sourbread, bakteri asam laktat mampu menurunkan pH roti sehingga membantu menurunkan kandung asam fitat di dalamnya. Sehingga tingkat penyerapan mineral roti sourdough pun lebih tinggi.

[Baca Juga: Super Furry Kuliner Roti dengan Cita Rasa Tidak Biasa di Neo Soho]

Manfaat kedua bisa dilihat dari kandungannya untuk pencernaan serta cocok untuk yang memiliki masalah terhadap gluten. Karena roti sourdough memiliki kandungan gluten lebih sedikit dibandingkan roti pabrikan. Lalu dengan sifat prebiotik serta probiotiknya, roti sourdough juga dapat membantu meningkatkan pencernaan Anda.

Read More

Artikel Lainnya

Sensus Penduduk Tetap Berjalan Secara Daring Selama Pandemi COVID-19

Berita Kawasan

Sensus Penduduk Tetap Berjalan Secara Daring Selama Pandemi COVID-19

07 April 2020, 11:00

Menurut data Disdukcapil Kota Tangerang, per 2 April, sejumlah 103.667 keluarga Kota Tangerang telah berpartisipasi sensus penduduk online 2020.

Kemendikbud Akan Beri Sertifikat Penghargaan 15.000 Relawan Mahasiswa

Pendidikan

Kemendikbud Akan Beri Sertifikat Penghargaan 15.000 Relawan Mahasiswa

07 April 2020, 10:00

Relawan mahasiswa kesehatan yang membantu menangani COVID-19 ini akan diberikan sertifikat yang dapat dikonversikan menajdi SKS.

4 Rekomendasi Film Romantis Selama Isolasi Diri

Berita Kawasan

4 Rekomendasi Film Romantis Selama Isolasi Diri

07 April 2020, 09:00

Film-film romantis berikut bisa temani Anda isolasi diri di rumah. Ada empat film pilihan kami yang bisa ditonton dari beberapa aplikasi streaming film.

Terminal Giwangan Rajin Disinfeksi untuk Antisipasi Covid-19

Berita Kawasan

Terminal Giwangan Rajin Disinfeksi untuk Antisipasi COVID-19

07 April 2020, 08:00

Sebagai salah satu upaya untuk mencegah menyebarnya Virus Corona, Terminal Giwangan rajin didisinfeksi per tiga hari.


Comments


Please Login to leave a comment.