Rapid Test Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan di Jakarta

Kesehatan

Ini Biaya dan Prosedur Rapid Test COVID-19 RSPP

Tes cepat atau rapid test COVID-19 masih kerap dipilih sebagai skrining untuk meninjau apakah diri Anda terindikasi terinfeksi penyakit yang disebabkan virus Corona tersebut atau tidak. Selain itu ada juga rumah sakit yang mewajibkan untuk Anda menjalani rapid test COVID-19 sebelum menjalani tindakan medis tertentu. Rumah Sakit Pusat Pertamina atau RSPP juga turut membuka layanan rapid test ini dan bagi Anda yang bertanya-tanya berapa biayanya serta bagaimana caranya, artikel ini akan menjawabnya.

Berdasarkan penjelasan RSPP Jakarta Selatan, pihaknya sudah banyak melayani pengajuan rapid test, baik langsung di area rumah sakit atau di luar dengan RSPP yang mengirimkan tim medisnya ke lokasi Anda atau home care. Bila ditotal maka RSPP mengklaim, sudah melakukan rapid test COVID-19 untuk lebih dari 30.000 orang. Namun khusus yang datang ke rumah sakit, terdapat sejumlah kategori individu yang mengajukan tes cepat untuk deteksi COVID-19 itu.

Terkait Patokan Biaya Rapid Test COVID-19, RSPP Sambut Keputusan Kemenkes .jpg

“Jadi di rumah sakit ini ada beberapa, ada yang datang memang meminta rapid test yang memang diperiksa oleh kita untuk memonitor penyakitnya. Jadi ini pasien COVID, biasanya kita periksa akan rapid untuk evaluasi apakah penyakitnya sudah menuju ke arah sembuh, apakah masih akut atau membahayakan si pasiennya dan pekerja (tim medis RSPP) untuk ini kadang kita pakai rapid selain swab. Kedua ada yang datang meminta rapid untuk keperluan tertentu dengan observasi rapid, untuk ini dilayani di bagian khusus tersendiri. Kemudian ada lagi yang datang ke sini memang atas dasar perjanjian dengan korporasi,” papar Wakil Direktur Medis RSPP dr. Asep S. Rochmat, Sp.PD, KGEH kepada PingPoint.co.id di RSPP, Jalan Kyai Maja No.43, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (27/7/2020).

Untuk prosedurnya bila Anda memang atas keinginan sendiri untuk rapid test COVID-19 di RSPP maka Anda tinggal datang ke bagian pendaftaran dan mengajukan tes cepat tersebut. Lalu petugas akan mengarahkan Anda untuk datang ke area khusus rapid test yang berada di Gedung A atau dekat area pintu masuk RSPP.

[Baca Juga: Terkait Patokan Biaya Rapid Test COVID-19, RSPP Sambut Keputusan Kemenkes]

Kemudian untuk biayanya sendiri, seperti yang sudah diwartakan sebelumnya, pihak RSPP sudah mengikuti Surat Edaran Kemenkes Nomor HK.02.02/1/2875/2020. Di mana pemerintah mematok biaya maksimal rapid test di harga Rp150.000. Namun berdasarkan keterangan dr. Asep, biaya ini hanya hingga Anda melihat hasil tesnya saja dari indikator yang ada di alatnya dan belum termasuk biaya surat keterangan. Sedangkan bila Anda ingin membawa pulang hasilnya dalam bentuk tertulis dari laboratorium maka biayanya adalah Rp175.000. Tapi bila Anda menginginkan hasil yang sudah memiliki surat keterangan berisikan analisa dokter terkait rapid test COVID-19 maka biayanya sekitar Rp275.000.

Menurut dr. Asep, analisa dokter ini sebenarnya penting, khususnya bagi Anda yang memang ingin mengetahui kondisi kesehatan diri. Pasalnya, dalam rapid test COVID-19 terdapat pembacaan mengenai IgG (Immunoglobulin G), IgM (Immunoglobulin M), dan total antibodi.

[Baca Juga: Pro Kontra Rapid Test dan Manfaat Tes Massal dalam Penyebaran COVID-19]

“Kalau IgM itu orang sedang infeksius maka ini bisa dipakai di pasien-pasien yang sedang dirawat walau untuk skrining sebenarnya rapid kurang bagus. Rapid bagusnya untuk monitoring jadi kalau IgM positif maka dia infeksius. Tapi kalau IgG-nya yang positif maka orang ini sudah pernah kontak tapi kita tidak tahu masih ada virus atau tidak, tapi sudah mau sembuh orangnya dengan antibodi yang sudah terbentuk, maka kita sarankan untuk langsung swab,” sambung Wakil Direktur Medis RSPP itu.

Selain memang terdapat biaya yang dikenakan, RSPP juga acap kali menggratiskan rapid test COVID-19 untuk kasus tertentu. Berdasarkan penjelasan dr. Asep, pihaknya menyadari tidak semua orang atau keluarga pasien mampu mengeluarkan biaya untuk rapid test tapi di sisi lain ini merupakan aspek penting untuk melindungi pasien lain serta para tim medis RSPP. Bila ditemukan kasus seperti ini maka pihak RSPP akan melakukan negosiasi dengan pihak pasien atau keluarganya serta menugaskan kepala unit rawat jalan untuk menilai apakah individu tersebut diperbolehkan menjalani rapid test tanpa biaya sepeser pun .

Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Tak Ada Buaya, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan.jpg

Berita Kawasan

Pastikan Tak Ada Buaya, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan

06 August 2020, 19:00

Pekan ini Damkar Depok mengerahkan anggotanya untuk menyisir area Kali Pesanggarahan demi memastikan tak ada buaya yang berkeliaran.

Sate H.Romli, Sate RSPP yang Legendaris.jpg

Kuliner

Sate H.Romli, Sate RSPP yang Legendaris

06 August 2020, 18:00

Jika berbicara mengenai menu sate populer di kawasan Jakarta Selatan, maka warung Sate H. Romli atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sate RSPP bisa dipastikan sebagai salah satunya.

Ada Target Gula Darah untuk Pasien Diabetes Agar Terhindar Perparahan COVID-19

Kesehatan

Ada Target Gula Darah untuk Pasien Diabetes Agar Terhindar Perparahan COVID-19

06 August 2020, 16:50

Penyandang diabetes akan lebih rentan mengalami perparahan bahkan menyebabkan kematian jika terinfeksi COVID-19.

Apa yang Bisa Anda Persiapkan Hadapi Resesi Ekonomi 2020

Bisnis

Apa yang Bisa Anda Persiapkan Hadapi Resesi Ekonomi 2020?

06 August 2020, 15:30

Sektor industri, penurunan kinerja ekspor impor, dan tingginya pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mengakibatkan peningkatan angka kemiskinan.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Hanna56 1 week, 2 days lalu
    hanna56

    Pingin miliki barang kesukaan tp isi dompet gak pernah tercukupi.. jangan bersedih guys....karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu segera aja ke bola165... bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan