Ini Cara Temani Anak Belajar di Rumah dengan Nyaman

Pendidikan

Ini Cara Temani Anak Belajar di Rumah dengan Nyaman

Keterlibatan orangtua dalam menemani anak saat belajar di rumah tentunya akan mendorong prestasi anak dan menjadi salah satu faktor keberhasilan anak dalam tes-tes akademik di sekolahnya. Sebagai orangtua yang menemaninya belajar saat school from home atau SFH ini, perlu mengenali perannya, entah sebagai seorang ibu, bapak, karyawan maupun peran-peran lainnya dalam kehidupan sosial.

Dalam situasi seperti ini, tentu para orangtua perlu memainkan perannya secara ideal. Selain itu, orangtua perlu mengenali gaya belajar anak dan mengetahui materi pelajarannya dengan baik agar bisa membantu atau membimbing anak dalam belajar sehingga anak pun merasa nyaman.

Orangtua Perlu Awasi Penggunaan Internet Anak Saat Belajar di Rumah

Gaya belajar pada setiap anak dalam memahami suatu materi pelajaran memiliki tipe yang berbeda-beda. Stepahanie Yuanita seorang Psikolog dalam siaran melalui aplikasi Zoom memberikan penjelasan mengenai cara orangtua membantu anak dalam belajarnya. Ia menyebutkan ada empat tipe belajar. Untuk anak dengan tipe visual, mereka akan lebih mudah dengan memanfaatkan interaksi penglihatan. Misalnya ketika orangtua menggunakan materi seperti gambar atau grafik, skema, dan apa saja yang bisa dilihat supaya lebih memahami materi untuk tipe belajar visual.

Yang kedua, tipe auditori. Tipe belajar ini lebih memanfaatkan pendengaran sehingga akan lebih cepat belajar dengan cara mendengar. Para orangtua bisa membacakan materinya atau diajak berdiskusi. Dan, yang ketiga tipe kinestetik. Yaitu tipe belajar dengan praktik sehingga perlu membantunya dengan sebuah grafik atau skema.

[Baca Juga: Efektivitas Belajar di Rumah Bergantung Peran Aktif Orangtua]

Terakhir, tipe read and write yang dapat dibantu dengan buku, teks maupun kamus.

Stephanie juga menjelaskan poin-poin tentang bagaimana cara orangtua mendampingi anak belajar saat di rumah sebagai berikut:

1) Sinergi

Mulailah bersinergi dengan anggota keluarga lainnya.

2) Kompromi

Biar bagaimanapun orangtua memiliki jadwal berbagai kegiatannya. Komunikasikan dengan anak jadwal termasuk di dalamnya kesepakatan. Seperti keinginannya untuk bermain gawai. “Untuk di luar waktu sekolah, berapa lama ia boleh menggunakannya. Dan, bisa didiskusikan kalau ia melanggar bagaimana. Semua bisa dibicarakan,” jelas Stepahnie.

3) Positif

Sebagai orangtua, tetap berusaha untuk yakin, bahwa anak bisa mengerjakan pelajaran. Cobalah untuk memberi arahan kepada anak saat mengalami kesulitan dalam belajar.

4) Mindful atau Sadar

Seringkali orangtua melakukan kegiataan dalam waktu bersamaan, belajar dan waktu bekerja. Dan kadang tidak betul-betul membenarkan. Kalau sadar, konteks anak dengan orangtua akan tersambung justru lebih baik.

5) Kreatif

Orangtua bisa menggunakan barang pengganti bila tidak ada bahan atau benda yang dijadikan materi pembelajaran. Sebagai contoh, bila anak ada pelajaran lempar tangkap, tetapi tidak bisa memiliki bola di rumah, orangtua bisa menggantikannya dengan benda yang bisa dilempar dan tangkap, seperti bantal, dan lain-lain.

[Baca Juga: Orangtua Perlu Awasi Penggunaan Internet Anak Saat Belajar di Rumah]

6) Menjadi Contoh

Orangtua adalah figur yang menjadi panutan anak di rumah. Sebisa mungkin, berikan contoh yang baik saat jam sekolah anak di rumah.

7) Komunikatif

Jika orangtua sedang kewalahan atau banyaknya pekerjaan yang dikerjakan, cobalah saling berbagi peran dengan anggota keluarga lainnya.

8) Empati

Coba pahami perasaan anak dan tetap objektif.

9) Reflektif

Bahwa apa yang sudah dilakukan orangtua untuk mendampingi anak belajar di rumah, bisa dijadikan bahan refleksi supaya berikutnya lebih baik.

Selain belajar, tentu anak juga memiliki kegiatan lainnya yang harus diseimbangkan seperti: waktu sosialisasi, waktu tidur, bermain, mandi, makan yang jadwalnya pun harus diatur.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.