Ini Harga Hewan Kurban di Kawasan Pasar Radio Dalam

Berita Kawasan

Ini Harga Hewan Kurban di Kawasan Pasar Radio Dalam

Saat ini umat Muslim di Indonesia tengah menghitung hari untuk menyambut perayaan Iduladha 1440 Hijriah. Sehingga tidak mengherankan bila banyak juga umat Muslim di Ibu Kota yang mulai mendatangi para pedagang musiman yang menjajakan hewan kurban di berbagai sudut Jakarta. Salah satunya penjual musiman hewan kurban juga ada di dekat kawasan Pasar Radio Dalam, yakni H.Usman Ali. Dengan ratusan hewan kurban yang dijual. PingPoint.co.id pun sempat berdialog dengan pemilik usaha musiman tersebut.

Menariknya, berbeda dengan pedagang hewan kurban musiman lainnya yang biasanya datang dari luar Ibu Kota untuk berjualan di Jakarta, keluarga H.Usman Ali merupakan warga asli DKI. Bahkan, keluarga ini sudah puluhan tahun setiap Iduladha menjajakan hewan kurban yang dibeli mereka dari berbagai wilayah yang kemudian dibawa ke lapak yang biasa mereka gunakan setiap tahunnya.

Ini Harga Hewan Kurban di Kawasan Pasar Radio Dalam

“Di sini sudah 30 tahun dari bapak (H.Usman Ali) saya masih muda. Saya nerusin aja sama bantuin di sini dan rutin setiap Iduladha jualan di sini. Karena kita memang warga asli sini,” tutur putra dari H.Usman Ali, Muhammad Noval, kepada PingPoint.co.id di Jalan BRI Radio Dalam, Kelurahan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (30/7/2019).

[Baca Juga: DKP Pastikan Hewan Kurban Sehat Sampai Iduladha]

Hewan kurban yang dijual pun terbilang lengkap. Dari mulai sapi yang berjumlah 60 ekor (termasuk jenis limosin), kerbau 15 ekor, kambing dan domba 200 ekor dengan berbagai ukuran ada. Muhammad menjelaskan, ratusan hewan kurban ini ada yang berasal dari Parung dan Wonogiri. Selain dari segi ukuran, hewan-hewan kurban ini juga memiliki harga yang beragam yang bisa disesuaikan dengan budget konsumennya.

Ini Harga Hewan Kurban di Kawasan Pasar Radio Dalam

“Kalau untuk kambing variasi harganya, paling kecil ada yang Rp2.200.000 sampai yang paling gede harganya Rp8.500.000. Kalau untuk sapi, dari harga Rp19.000.000 sampai ada yang sampai Rp100.000.000 yang beratnya 1,2 ton. Untuk kerbau harganya mulai dari Rp20.000.000 sampai Rp30.000.000,” jelas Muhammad. Menurutnya, harga yang beragam ini ditentukan dari bobot hewan kurban tersebut.

Sejak hari pertama membuka lapaknya sampai 30 Juli 2019, Muhammad mengaku sudah ada puluhan hewan kurban yang laku terjual. “Alhamdulillah ya, kurang lebih untuk sapi ada 15-20 ekor yang kejual. Kalau kambing ada 20 ekor yang laku,” ujarnya.

[Baca Juga: Pemkot Jakarta Pusat Pakai Bongsang untuk Daging Kurban pada Iduladha]

Muhammad menuturkan, hewan-hewan kurban yang dijual keluarganya mulai dijajakan dari dua minggu sebelum Iduladha 1440 H hingga dua hari setelahnya. Para pembelinya pun tidak hanya berasal dari kawasan Jakarta Selatan saja, mengingat ada pembelinya yang juga berasal dari Tanjung Priok dan Grogol. Pihaknya pun menyerahkan pengantarannya kepada pembeli, bisa dibawa sendiri atau meminta pihak dari H.Usman Ali untuk mengantarkannya.

Muhammad menambahkan, perwakilan dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga sudah ada yang datang ke lapaknya untuk melakukan pendataan serta pengecekan kesehatan hewan kurban yang dijualnya. “Kemarin didata dan ditanya-tanya terus katanya nanti ada orang dari Dinas Kesehatan yang datang memeriksa,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.