Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

Berobat di kala pandemi yang membutuhkan pengetatan protokol kesehatan terkadang perlu mengeluarkan dana yang tak sedikit. Obat-obatan yang kini juga ditingkatkan kualitasnya membuat ruang ekonomi di pedesaan sedikit bergoyang. Sakit menjadi suatu momok yang sempat menakutkan sebab takut segala macam penyakit disebut COVID-19. Namun demikian, berbeda dengan klinik Praktik Dr. Lanzaro Imam Romaldi di Giripurno, yang giat memberikan penyuluhan terkait pandemi selama berobat dan untuk tidak perlu takut dengan COVID-19 apabila memang tidak sedang terdiaknosa virus tersebut. Selain itu, praktik dokter ini menjadi primadona di Bumiaji sebab harganya yang sangat terjangkau untuk segala macam penyakit yang umum ditangani.

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji. Bahkan, lokasinya yang sebenarnya sudah berbatasan dengan Kabupaten Malang, tak menyurutkan masyarakat Binangun, Banaran, dan Pandanrejo yang sudah dekat dengan pusat Kota Batu untuk mengunjungi klinik ini ketika sedang sakit.

Romaldi.jpg

Alasan utama banyaknya masyarakat yang berdatangan ke klinik ini berawal dari harganya yang sangat terjangkau daripada pasaran dokter umum di Bumiaji. Lebih-lebih, meskipun tidak memakai BPJS, kita bisa mendapatkan pelayanan optimal dengan biaya yang tak menguras kantong. Klinik ini juga menuntun secara halus pentingnya protokol kesehatan selama masa pandemi. Ketika pengunjungnya hendak masuk, para perawat akan dengan ramah meminta Anda berganti sandal khusus dari klinik. Mereka pun memohon dengan sopan untuk menyemprotkan disinfektan ke tubuh calon pasiennya tanpa mengganggu prosedur pemeriksaan. Selain itu, dokter-dokter muda yang ikut praktik di klinik ini juga selalu mengingatkan pasiennya untuk tidak menilai diri sendiri sedang mengalami COVID-19 kalau tidak terdiagnosa.

“Saya selama pandemi dua kali sakit ke sini. Saya ditanya dengan sopan apakan indra perasa dan penciuman saya sudah hilang, dan saya jawab tidak. Maka, dokternya pun menyarankan saya meminum obat yang diresepkannya, jika dalam 24 jam tidak ada perubahan, baru saya disarankan untuk segera ke puskesmas meminta di-swab. Alhamdulillah, saya cuma masuk angin saja,” ungkap Dede salah satu warga Pandanrejo yang ditemui PingPoint di lokasi pada 24 Oktober 2021.


Read More

Praktik Dr. Lanzaro Imam Romaldi

Dokter

+6281555931109
None

Artikel Lainnya

Mencicipi Kelezatan Iga Bakar si Jangkung di Bandung 2.jpg

Kuliner

Mencicipi Kelezatan Iga Bakar si Jangkung di Bandung

07 December 2021, 18:02

Iga Bakar si Jangkung bisa dijadikan pilihan kuliner saat akan berkunjung ke Kota Bandung. Rasa yang ditawarkan begitu gurih dan lezat, apalagi sangat cocok disantap saat panas.

Banjir Rob Bayangin Warganya, Ini yang Dilakukan Pemkot Jakarta Utara.jpg

Berita Kawasan

Banjir Rob Bayangin Warganya, Ini yang Dilakukan Pemkot Jakarta Utara

07 December 2021, 17:35

Dari mulai pompa hingga mengerahkan petugas untuk membersihkan sampah yang diakibatkan banjir rob menjadi bagian upaya Pemkot Jakarta Utara untuk tangani situasi ini.

Sabun Nature DK Sabun Mandi Pas Untuk Kulit Dengan Bahan Alami

Bisnis

Sabun Nature DK Sabun Mandi Pas Untuk Kulit Dengan Bahan Alami

07 December 2021, 17:05

Sabun Nature DK bisa dipakai untuk wajah dan tubuh. Fungsinya menutrisi dan membersihkan kulit kita jadi lebih mulus sehat dan wangi.

padepokan talangOK4.jpg

Pendidikan

Lama Mangkrak, Padepokan Silat Gunung Talang akan Dibangun Kembali

07 December 2021, 16:34

“Harapannya tahun depan terealisasi, dan lahan aset Pemkot Semarang ini bisa dimanfaatkan untuk sarana latihan para atlet, khususnya olahraga silat untuk mengasah kemampuan, sehingga berprestasi di ajang event olahraga.”


Comments


Please Login to leave a comment.