BEKASI_FASHION_INI PABRIK KAIN YANG MEMPRODUKSI KOLEKSI BUSANA H M DAN GAP_KIKI_1100 px X 600 px-01.jpg

Kecantikan dan Fashion

Ini Pabrik Kain yang Memproduksi Koleksi Busana H&M dan GAP

Di Indonesia, kebanyakan koleksi busana yang menjadi favorit di masyarakat datang dari brand internasional. Padahal merek busana lokal pun tak kalah bagus dan bergaya. Usut punya usut, banyak yang mengatakan kalau banyak brand internasional yang memproduksi koleksi busananya di Indonesia. Namun beberapa waktu lalu, hal itu hanya menjadi buah bibir di masyarakat. Belum ada bukti otentik yang menyatakan brand busana internasional merupakan produksi Indonesia. Hingga akhirnya, diketahui Lucky Textile merupakan salah satu perusahaan tekstil yang turut memproduksi koleksi baju internasional.

Dilansir dari wolipop.detik.com, baju dengan merek ternama seperti H&M dan Uniqlo ternyata mempercayai Indonesia sebagai tempat produksi kain untuk koleksi busana yang mereka jual.

Lucky Textile adalah pemasok kain untuk kedua merek internasional tersebut. Pabrik Lucky Textile sendiri berada di kawasan Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat. Menurut keterangan dari Ugandany, General Manager Commercial Lucky Textille, H&M dan Uniqlo telah bermitra dengan Lucky Textile selama dua tahun terakhir.

Bukan hanya H&M dan Uniqlo, merek internasional lain seperti IKEA, GAP, Marcks & Spencer, dan Banana Republic juga menjadi bagian dari PT. Lucky Print Abadi atau Lucky Textile. Perusahaan tekstil ini sudah berdiri sejak tahun 1960an dan terus berkembang mengikuti zaman serta kebutuhan industri garmen dunia, Masih dikatakan oleh Uhandany, setiap bulannya, perusahaan ini memproduksi setidaknya 1,7 juta yard yang setara dengan 15 juta meter kain. Lucky Testile menyediakan jasa pewarnaan dan percetakan.

Agar tak tenggelam oleh zaman, Lucky Textile terus berusaha memenuhi dan mengikuti kebutuhan pasar, misalnya dengan mengikuti prediksi motif tren dan warna kain selama setahun. Hal ini bertujuan untuk menambahkan referensi dan pilihan yang lebih bervariasi untuk para kliennya agar produk kliennya juga dapat mengikuti tren yang sedang berlangsung.

Pada 2018 ini pertama kalinya Lucky Textile turut memprediksi tren motif dan warna kain untuk busana Fall-Winter 2018/2019. Perwakilan Lucky Textile menyebutkan bahwa, mereka tak hanya ingin memproduksi kain, namun mereka juga ingin membeirkan nilai tambah kepada produk dan service mereka.

Lucky Textile juga berinovasi untuk merencanakan penjualan dalam skala kecil demi membantu kebutuhan desainer lokal. Hal ini tercetus karena kebanyakan desainer lokal memilih produk kain impor karena bisa dibeli dalam jumlah kecil dengan harga yang murah, sedangkan kebanyakan produsen kain di Indonesia hanya menerima partai besar dan tidak cocok untuk desainer baru. Hal ini tentunya dapat membuat industri fashion tanah air lebih maju dan berkembang.

Read More

Artikel Lainnya

Tumbuhkan Bibit eSport, Kemenpora Dukung Turnamen Free Fire Fall Season 2020.jpg

Hobi dan Hiburan

Tumbuhkan Bibit eSport, Kemenpora Dukung Turnamen Free Fire Fall Season 2020

07 August 2020, 19:00

Menpora sangat mendukung usaha Garena Indonesia dalam mencari bibit eSport Tanah Air melalui turnamen Free Fire Fall Season 2020.

Ini Cara TCS untuk Dukung Pemulihan Sektor Pendidikan Tanah Air.jpg

Pendidikan

Ini Cara TCS untuk Dukung Pemulihan Sektor Pendidikan Tanah Air

07 August 2020, 18:00

Dari mulai warga sampai Pemkot Jakarta Utara sudah mulai bergerak untuk menyambut perayaan Hari Kemerdekaan nanti.

Ini Beragam Persiapan Sambut Perayaan Hari Kemerdekaan RI di Jakarta Utara.jpg

Berita Kawasan

Ini Beragam Persiapan Sambut Perayaan Hari Kemerdekaan RI di Jakarta Utara

07 August 2020, 17:00

Dari mulai warga sampai Pemkot Jakarta Utara sudah mulai bergerak untuk menyambut perayaan Hari Kemerdekaan nanti.

Pemkot Surabaya Terus Rampungkan Persiapan Piala Dunia U-20 2021.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Surabaya Terus Rampungkan Persiapan Piala Dunia U-20 2021

07 August 2020, 16:00

Melihat kinerja Pemkot Surabaya dalam mempersiapkan perhelatan Piala Dunia U-20 2021, Kemenpora merasa optimis.


Comments


Please Login to leave a comment.