Ini Pandangan Slank terhadap Perkembangan Musik Indonesia Kini

Hobi dan Hiburan

Ini Pandangan Slank terhadap Perkembangan Musik Indonesia Kini

Untuk eksis hingga puluhan tahun tentu saja bukan perkara mudah untuk musisi Indonesia. Selain harus memiliki penggemar setia yang terus mengikuti perjalanan karier, para musisi Tanah Air juga tidak boleh berhenti berkarya dan harus memiliki visi agar lagu-lagu mereka tetap dapat dinikmati publik. Bahkan bagi band Slank menyatukan mimpi para anggotanya dan mengikuti perkembangan zaman serta teknologi juga menjadi cara mereka untuk tetap eksis sekaligus mampu menjangkau penggemar dari generasi muda.

“36 tahun, 23 album yang pasti setiap tahun harus punya mimpi baru yang akhirnya mimpinya harus sama. Jadi yang paling susah menyatukan satu mimpi di sebuah kelompok. Karena kalau punya satu mimpi sudah pasti akan kuat untuk mengejarnya,” ujar drummer Slank Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim kepada awak media di sela-sela Konferensi Pers Slanking Forever 36 di Go Work FX Sudirman, Jalan Jend. Sudirman, Jakarta Pusat (28/11/2019).

Ini Pandangan Slank terhadap Perkembangan Musik Indonesia Kini

Hal yang senada juga disampaikan bassis Slank Ivanka yang menjelaskan, Slank juga dapat bertahan hingga 36 tahun karena memang mereka selalu dapat berpikir proyek ke depannya apa agar mereka tetap bisa berkarya. Faktor inilah yang menurut band aliran rock and roll tersebut yang justru kerap membuat musisi di Indonesia bubar.

[Baca Juga: Slank Akan Rayakan Ulang Tahun ke-36 di Padang Savana]

Selain itu dalam mengikuti perkembangan zaman juga sangatlah penting bagi Slank, khususnya agar dapat terus menghibur para penggemarnya. Salah satu metode yang menurut mereka paling ampuh dalam hal ini adalah memanfaatkan platform streaming seperti YouTube atau Spotify.

“Dunia cepet banget berubah, Slank mencoba untuk ngikut main ‘surfing’ di ombak itu. Karena enggak bisa dilawan ombaknya. Sekarang era digital, era streaming, orang dengerin musik itu seperti datang ke library. Dateng, dia pilih buku, dia baca terus dia pulang. Sama juga di Spotify, gue gambarinnya seperti itu, dia sewa ruangan, dia dengerin yang dia suka, dan dia tidak bawa pulang musiknya itu sendiri,” ungkap Bimbim.

[Baca Juga: Slanking Forever 36, Konser Slank di Penghujung Tahun 2019]

Namun menurutnya, ini justru sangat mempermudah Slank dan musisi lainnya di Indonesia untuk menjangkau penggemar yang mau mendengar karya mereka. Bimbim menambahkan, dulu pada masa perkembangan awal Slank, bagi musisi yang tidak memiliki kenalan “orang dalam” di TVRI maka akan menghadapi kesulitan dalam proses pengorbitan namanya.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.