Ini Penyebab Tangan Terasa Seperti Tersengat Listrik

Kesehatan

Ini Penyebab Tangan Terasa Seperti Tersengat Listrik

Pernahkah jemari tangan Anda seperti tersengat listrik ketika menyentuh seseorang atau suatu benda? Jika iya, sebenarnya kondisi tersebut bukan pertanda serius. Namun, tidak mustahil juga bila ada masalah kesehatan yang perlu diwaspadai dari kondisi tersebut. Anda bisa memerhatikan lebih jauh, apakah ada rasa susulan yang datang setelah terasa seperti tersengat listrik.

Mengutip republika.co.id (10/10/2019), ketika jemari tangan seperti tersengat listrik memang bukan sesuatu yang aneh. Karena, pada dasarnya tubuh manusia memang merupakan medan listrik. Sehingga, bila Anda mengalaminya sebaiknya jangan terlalu dipikirkan. Sebab, jika dipikirkan terus menerus akan memungkinkan terasa semakin besar atau berkembang.

Ini Penyebab Tangan Terasa Seperti Tersengat Listrik

Kondisi jemari tangan yang terasa seperti tersengat listrik merupakan ciri-ciri dari adanya gangguan saraf yang dikenal dengan gangguan sindroma terowongan karpal (Carpal Tunnel Syndrome atau CTS). Gejala dari gangguan tersebut memang sering terjadi pada jari-jemari, terutama pada jari jempol, telunjuk dan jari tengah. Selain itu, kondisi ini juga banyaknya dialami perempuan sebagaimana melansir ayahbunda.co.id (10/10/2019).

Tangan manusia memiliki sistem saraf dan peredaran darah, sehingga bila terdapat gangguan pada sistem saraf umumnya bisa menimbulkan rasa seperti tersengat listrik. Selain itu, sensasi nyeri yang seperti tersengat listrik kemungkinan bisa terjadi akibat aliran darah yang kurang lancar, misalnya karena efek penekanan yang terlalu lama pada bagian tubuh tertentu. Hal tersebut seperti disampaikan dr. Prasetyo pada laman alodokter.com (10/10/2019).

[Baca Juga: 4 Trik Menghemat Listrik Agar Rumah Tetap Sejuk]

Aliran darah yang tidak lancar menyebabkan sel-sel mengalami kekurangan oksigen, sehingga melepaskan mediator inflamasi (radang) yang memicu rasa nyeri, tersetrum, kesemutan, kebas, dan berbagai sensasi tidak nyaman lainnya. Kondisi tersebut merupakan salah satu bentuk mekanisme tubuh untuk memberi tahu Anda perlu mengubah posisi agar aliran darah kembali lancar.

Bila gejala tersebut terasa semakin mengganggu, sebaiknya Anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter spesialis saraf. Namun, sebelumnya Anda pun bisa melakukan beberapa hal sebagai penanganan awal, seperti:

  • Kompres tangan yang seperti tersengat listrik dengan air hangat
  • Hindari penekanan berlebihan pada tangan, misalnya saat menopang dagu, menulis, menggunakan gelang, jam, atau perhiasan
  • Konsumsi makanan yang kaya vitamin B12
  • Olahraga secara teratur
  • Hindari konsumsi alkohol dan merokok

[Baca Juga: Silikon, Mineral yang Dibutuhkan Tubuh Untuk Kesehatan]

Penanganan awal di atas bisa Anda lakukan bila jemari tangan terasa seperti tersengat listrik dalam tempo yang terus menerus. Bila hanya terjadi sesekali, sebaiknya jangan terlalu dipikirkan ya, Pointers!

Read More

Artikel Lainnya

Di Antara Hewan Peliharaan, Kucing Disinyalir Paling Berpotensi Terkena COVID-19.jpg

Kesehatan

Kucing Disinyalir Hewan Peliharaan Paling Berpotensi Terkena COVID-19

03 June 2020, 20:00

Berdasarkan penelitian ahli, di antara semua hewan peliharaan yang dapat terinfeksi COVID-19, kucing berpotensi paling besar terkena.

sejarah KA semarang_1.jpg

Berita Kawasan

Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Pertama di Semarang

03 June 2020, 19:47

Stasiun Semarang Gudang merupakan stasiun yang dibangun kala penjajahan Belanda. Namun, stasiun tersebut bukanlah stasiun kereta api pertama di Semarang.

Hadapi New Normal, Ini Tips untuk Pengusaha Ikan Hias 2.jpg

Bisnis

Hadapi New Normal, Ini Tips untuk Pengusaha Ikan Hias

03 June 2020, 19:00

Berhasil tetap mendapatkan keuntungan serta omzet yang besar di kala PSBB Depok, Ivan memberikan sarannya untuk para pengusaha ikan hias, khususnya ikan cupang dalam menghadapi kondisi new normal.

Imbas Pemberlakuan KLB, Jumlah Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Turun

Bisnis

Imbas COVID-19, Penumpang Pesawat Melalui Solo Menurun 80 Persen

03 June 2020, 18:00

Pada hari biasanya jumlah penumpang melalui Bandara Adi Soemarmo mencapai 2.000 orang per hari. Namun, sejak April menurun sekitar 800 orang per hari.


Comments


Please Login to leave a comment.