Ini Skema Pengolahan Popok Bekas ala Merries dan Posyandu Jakarta Barat

Berita Kawasan

Ini Skema Pengolahan Popok Bekas Merries & Posyandu Jakarta Barat

Pihak Kao Indonesia melalui brand popoknya Merries menggandeng Pemerintah Jakarta Barat (Jakbar) bersama PKK serta puluhan posyandu untuk menerapkan program corporate social resposibility atau CSR. Berangkat dari kepedulian lingkungan terkait pembuangan popok bekas, Merries pun mengadakan pilot project-nya untuk mengolah popok-popok bekas menjadi minyak dan fiber yang bisa digunakan kembali. Dengan ini, popok bekas dipandang tidak akan menjadi sekadar sampah yang bisa merusak lingkungan bila tidak ditangani dengan tepat.

Program bertajuk Gerakan Mengolah Popok Bayi Bekas Pakai untuk Masa Depan Lingkungan dimulai pada 18 November 2019 hingga 22 Desember 2019. Untuk program ini, Merries melibatkan 28 posyandu dari 100 posyandu di Jakbar yang sebelumnya sudah pernah tergabung dalam program Merries sebelumnya, yaitu Kader Sepenuh Hati. Di mana puluhan posyandu itu melibatkan 1.000 ibu-ibu yang berada di kawasan Kebon Jeruk, Kembangan, dan Palmerah.

Luncurkan Program Olah Popok Bayi Bekas, Merries Gandeng Posyandu Jakarta Barat

Dalam realisasinya, tugas awal dari para ibu-ibu yang ikut dalam program ini adalah melakukan program edukasi terhadap anggota posyandu, khususnya yang memiliki bayi serta balita, mengenai dampak buruk terhadap lingkungan akibat popok bayi bekas pakai yang dibuang secara asal. Kemudian demi mengurangi pembuangan popok bayi bekas ke kantung plastik, para peserta program ini akan membagikan tempat sampah khusus yang disediakan Merries untuk membuang popok bekas itu.

[Baca Juga: Merries & Posyandu Jakarta Barat Luncurkan Program Olah Popok Bekas]

Setelah tempat sampah itu dibagikan ke anggota posyandu, ibu-ibu peserta program ini akan menjelaskan bahwa jika tempat sampah yang sudah dibagikan terisi penuh maka anggota posyandu akan membuang popok-popok bekas itu di Depo Popok Bayi Bekas Pakai yang didirikan di posyandu. Pihak Merries akan datang ke posyandu tersebut mulai pekan kedua dari program bertajuk Gerakan Mengolah Popok Bayi Bekas Pakai untuk Masa Depan Lingkungan untuk mengambil atau melakukan pick up tumpukan popok bekas dari depo di posyandu.

Ini Skema Pengolahan Popok Bekas ala Merries dan Posyandu Jakarta Barat

“Sebenarnya kita lebih mengedukasi gerakannya untuk bisa mengumpulkan popok bekas ini, memilah, (dan) menyediakan tempat sampah yang proper. Karena kita tahu ibu-ibu posyandu pasti punya anak, (mereka) datang ke posyandu untuk bawa (popok bekas pakai),” ucap Vice President Marketing Kao Indonesia Susilowati kepada awak media di sela-sela peluncuran program Senyumkan Lingkungan melalui Gerakan Mengolah Popok Bayi Bekas Pakai untuk Masa Depan Lingkungan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Raya Kembangan No.2, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat (15/11/2019).

[Baca Juga: Istri Wali Kota Jakarta Barat Prihatin dengan Pembuangan Popok Bekas]

Pihak Merries menjelaskan, telah menyediakan uang operasional serta fasilitas pendukung lainnya, termasuk tempat sampah kecil untuk dibagikan dan tempat sampah besar untuk di Depo Popok Bayi Bekas Pakai. Selain itu, karena ibu-ibu peserta program ini bertanggung jawab melakukan manajemen di Depo Popok Bayi Bekas Pakai, mereka juga disebut siap diberikan semacam tabungan uang yang nanti diberikan sesuai dengan jumlah bobot popok bayi bekas yang terkumpul. Dengan per kilogramnya dihitung sekitar Rp2.500.

Setelah Merries mengumpulkan popok-popok bekas tersebut, mereka akan langsung membawa ke perusahaan teknologi pengolahan limbah di Kota Bandung. Lalu popok bekas pakai itu akan menggunakan mesin hidrotermal untuk mengolahnya menjadi minyak yang bisa digunakan sebagai penunjang bahan bakar mesir itu serta fiber yang nantinya dapat dicampur dengan bahan lainnya untuk menghasilkan batako.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.