Ini Warteg yang Cocok Jadi Tempat Hangout Milenial

Kuliner

Ini Warteg yang Cocok Jadi Tempat Hangout Milenial

Bila Anda termasuk generasi milenial, mungkin akan terdengar aneh bila ada yang mengajak hangout di warung Tegal atau warteg. Apalagi ini ditambah dengan stigma negatif yang acap kali melekat terhadap warteg. Namun bagaimana jika warteg tersebut memiliki suasana layaknya restoran ditambah dengan lantunan lagu keroncong yang merdu serta akses wi-fi dan pendingin udara? Bila mendengar ini, mungkin di benak Anda bertanya-tanya apakah ada warteg seperti itu dan jawabannya adalah Wahteg.

Wahteg merupakan restoran yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Tanjung Duren. Menariknya, restoran ini mengambil tema layaknya warteg tapi dikombinasikan dengan berbagai unsur modernitas serta kenyamanan. Menurut penjelasan salah seorang pemiliknya, Rommy Tjandra, hal ini memang sengaja dilakukan guna membuat publik lebih mencintai kuliner dalam negeri sekaligus memiliki tempat alternatif hangout selain kafe.

Ini Warteg yang Cocok Jadi Tempat Hangout Milenial

Rommy menjelaskan, semenjak Wahteg didirikan pada 18 November 2018, target utama dari restoran ini adalah kaum milenial Ibu Kota. Pasalnya, ia ingin milenial juga dapat menikmati masakan Indonesia yang biasa disajikan di warteg sekaligus menikmati waktu hangout-nya di tempat yang nyaman.

“Kita target boleh dibilang adalah milenial, anak-anak muda yang kebiasaan makan makanan luar (negeri). Jadi kita coba engage mereka, ‘Ayo dong cobain makanan Indonesia, hargai makanan Indonesia. Nongkrong enggak perlu sampai di kafe-kafe, kamu bisa nongkrong di warteg dengan nyaman,’” papar Rommy kepada PingPoint.co.id di Restoran Wahteg, Jalan Raya Tanjung Duren Raya Nomor 89B, Grogor Petamburan, Jakarta Barat (21/8/2019).

[Baca Juga: Wahteg, Warteg Mewah di Tanjung Duren]

Layaknya di warteg pada umunnya, Anda tinggal menunjuk di etalase Wahteg ingin makan apa, kemudian dilanjutkan dengan bayar di kasir. Dari sisi menu makanan yang disajikan di sini pun ada beragam dengan harga yang terbilang terjangkau bila dibandingkan Anda hangout di kafe. “Kita (harganya) variatif ya, dari sayuran mulainya dari Rp3.000 sampai Rp15.000. Biasanya, satu porsi makanan kita dari Rp20.000 sampai Rp35.000,” ujarnya.

Selain itu, Wahteg juga memiliki minuman unik khas Indonesia yang saat ini terbilang sudah sulit ditemukan. Salah satunya adala Limun Oriental atau orang jaman dulu sering menyebutnya dengan istilah orson. Minuman berkarbonasi khas Pekalongan ini sudah eksis dari tahun 1920-an tapi karena tergerus zaman, banyak generasi muda yang tidak mengetahui mengenai minuman ini. Dari sinilah, Wahteg berinisiatif untuk menyajikannya.

[Baca Juga: Wahteg Ingin Tingkatkan Citra Warteg di Mata Publik]

Walau target utamanya merupakan kaum milenial, Rommy mengaku bahwa konsumennya juga dari orang-orang yang sudah berumur. Pada umumnya, mereka menyukai suasana Wahteg serta penyajiannya yang menggunakan piring dan gelas jadul. Apalagi ini ditambah dengan masakan yang terkesan “rumahan”.

“Awalnya target market-nya adalah milenial, tapi seiring berjalan ternyata family juga datang yang berumur juga datang. Jadi mereka kayak terkenang ‘Kayak makanan jaman dulu ya, kayak makanan orangtua saya ya,’” tambahnya.

Read More

Artikel Lainnya

Pantengin 13 Film Box Office Indonesia yang Bakal Tayang di Netflix

Hobi dan Hiburan

Pantengin 13 Film Box Office Indonesia yang Bakal Tayang di Netflix

01 June 2020, 16:00

Salah satu film yang bakal tayang adalah film Milea Suara Dari Dilan yang sukses meraih 3 juta penonton selama penayangannya di Bioskop

Perhatikan Langkah Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Restoran

Kuliner

Perhatikan Langkah Pencegahan Penularan COVID-19 di Restoran

01 June 2020, 15:00

Cara mencegah penularan COVID-19 di restoran bukan hanya pada interaksi para pelanggan tapi juga cara penyajian makanan. Apakah masih memungkinkan makan restoran kala pandemi?

Sambut New Normal, MRT Siapkan Protokol Cegah Penumpukan Penumpang

Berita Kawasan

Sambut New Normal, MRT Siapkan Protokol Cegah Penumpukan Penumpang

01 June 2020, 14:00

Memasuki fase pemulihan kenormalan baru, PT MRT Jakarta mendorong penerapan budaya bersih, aman, nyaman, ramah lingkungan, kolaborasi, inovasi, dan tata kelola yang baik.

Hati-hati 4 Hal Ini Bisa Anda Alami Jika Tidur Gunakan Kipas Angin

Kesehatan

Hati-hati! 4 Hal Ini Bisa Anda Alami Jika Tidur Gunakan Kipas Angin

01 June 2020, 13:00

Menggunakan kipas angin di kamar mungkin membuat tidur Anda lebih nyaman. Namun, ada beberapa akibat untuk kesehatan.


Comments


Please Login to leave a comment.