ads
Inilah 7 Kesalahan yang Anda Lakukan Ketika Mengecat Rumah

Properti dan Solusi

Inilah 7 Kesalahan yang Anda Lakukan Ketika Mengecat Rumah

Cat dinding baru memiliki efek yang signifikan dalam mengubah ruangan. Tetapi dengan pilihan cat yang sangat banyak di luar sana, ada banyak pula kesalahan yang bisa Anda lakukan. Bahkan tukang profesional pun kadang masih melakukannya.

Berikut tujuh kesalahan yang dirangkum oleh realsimple.com (9/4/2019) ditambah dengan beberapa solusi sederhana sehingga Anda dapat belajar tentang cat rumah seperti seorang profesional.

1. Menggunakan Brush Salah

Jika Anda merasa kesulitan dengan ketika mengecat, cek kembali apakah jenis kuas yang digunakan sudah tepat. Menerapkan cat lateks berbasis air dengan kuas bulu alami akan menghasilkan bulu yang lemas karena menyerap air dalam cat, membuat cat hampir mustahil untuk menyebar.

[Baca Juga: 5 Trik Dekorasi Kamar Kost Agar Lebih Rapi]

Pemilihan kuas berkualitas akan membuat Anda mencapai hasil akhir yang halus dan professional, tapi pastikan untuk menggunakan aplikator yang tepat untuk pekerjaan itu. Sikat bulu alami paling cocok untuk cat berbahan dasar minyak. Sikat sintetis, terbuat dari nilon dan poliester, sangat cocok untuk cat lateks berbasis air.

2. Membiarkan Painter Tape Terlalu Lama

Untuk garis yang bersih dan tepi yang tajam, painter tape atau pita cat adalah suatu keharusan. Taping akan memastikan hasil yang terlihat profesional, tetapi ketika dibiarkan dalam waktu lama, dapat menyebabkan cat terkelupas saat dilepas. Idealnya, selotip harus dilepas sekitar satu jam setelah Anda selesai mengecat.

Gunakan pisau cukur untuk mencetak dengan lembut di sepanjang tepi pita cat saat Anda mengupasnya. Anda juga dapat mencoba menggunakan pengering rambut untuk memanaskan dan melonggarkan perekat agar mudah dilepas.

3. Mengabaikan Cuaca

Cat tidak tahan suhu ekstrem, jadi jika Anda ingin mulai mengecat rumah, pastikan bagaimana kondisi cuaca saat itu. Tingkat kelembaban yang tinggi akan memperlambat waktu pengeringan untuk cat berbasis air. Udara dingin mencegah cat mengering secara merata, menyebabkan retak dan terkelupas. Panas ekstrem akan membuat gelembung cat atau cat akan terlalu cepat kering, meninggalkan Anda dengan hasil yang tidak rata. Anda mungkin harus melakukan penyesuaian, seperti menggunakan pemanas ruang atau pendingin udara portabel, atau menjadwal ulang mengecat rumah untuk hari lain.

4. Lupa Pentingnya Primer

Saat beralih dari warna cat yang gelap ke warna yang lebih terang, primer menjadi sangat penting untuk mencegah warna lama memengaruhi warna baru yang akan diaplikasikan. Hal yang sama juga bisa terjadi ketika mengecat bahan dari. Kayu secara alami mengandung tanin, yang dapat bermigrasi ke permukaan saat basah, menyebabkan pewarnaan dan perubahan warna.

[Baca Juga: Bingung Memilih Wallpaper atau Cat? Ini Perbandingannya]

Anda dapat memperbaiki masalah ini dengan menyegel kayu dengan primer pemblokir tanin sebelum dicat. Jika kebocoran warna yang signifikan, pertimbangkan untuk menggunakan dua lapis cat dasar sebelum mengaplikasikan warna baru.

5. Mendapatkan Tanda Rol di Langit-Langit

Sudut dinding bertemu langit-langit tidak menyisakan banyak ruang untuk kesalahan. Saat menangani ruang sempit ini, cara mudahnya adalah tetap menabrak langit-langit dengan roller, biarkan cat menempel di langit-lagit. Namun, ketika cat masih basah, segera semprotkan pembersih jendela pada bagian tersebut dan bersihkan cat dinding yang menempel. Cara terbaik untuk mencegah masalah ini adalah dengan mengecat bagian yang menempel pada langit-langit dengan kuas sehingga menutupi sekitar 15 cm pada bagian atas dinding. Ini akan memberi Anda zona aman yang luas dalam menggunakan roller menjauhi langit-langit.

6. Tidak Mempersiapkan Permukaan

Cat dengan tekstur licin dan mengilap menjadi favorit karena mudah dibersihkan dan lebih tahan lama. Daya tahannya terhadap kotoran dan minyak juga sudah teruji. Namun, cat licin ini seringnya membuat cat baru tidak menempel dengan baik. Ini dapat dengan mudah diperbaiki dengan mengampelas lapisan mengilap agar cat baru bisa lebih menempel. Pengamplasan harus diikuti dengan pembersihan menyeluruh untuk menghilangkan partikel yang tersisa. Atau, cairan deglosser dapat dengan mudah diaplikasikan agar permukaan tersebut siap dicat.

7. Menggunakan Cat Berbasis Air di Atas Wallpaper

Melukis di atas wallpaper tidak lebih sulit dari mengecat dinding dengan permukaan lain, tetapi ada satu peringatan. Cat dan primer berbasis air dapat mengaktifkan kembali lem wallpaper, menyebabkannya meleleh atau mengelupas. Sebagai gantinya, gunakan primer berbasis minyak untuk mencegah masalah dengan adhesi yang tepat.

[Baca Juga: Berkenalan dengan Hiasan Dinding, Elemen Pemanis Interior]

Hindari tujuh kesalahan di atas, dan Anda akan mendapatkan rumah bercat baru yang bukan hanya tampak indah awalnya tapi juga lebih awet hingga beberapa tahun ke depan.

Read More

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan tubuh

Kesehatan

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

21 April 2019, 12:00  |  9 Views

Walaupun wujudnya unik tak seperti buah lainnya, markisa mengandung banyak manfaat lho. Berikut manfaat markisa untuk kesehatan.

Wakil Wali Kota Bekasi Motivasi Masyarakat Peduli Terhadap Sampah

Berita Kawasan

Wakil Wali Kota Bekasi Motivasi Warga Peduli Terhadap Sampah

21 April 2019, 14:00  |  4 Views

Dalam Diskusi Kota Bekasi Bersih, Wakil Wali Kota Bekasi berikan motivasi warga untuk peduli mengelola sampah.

Museum Sejarah Jakarta Gelar Pameran Foto Sejarah Islam di Australia

Berita Kawasan

Museum Sejarah Jakarta Gelar Pameran Foto Sejarah Islam di Australia

21 April 2019, 10:00  |  6 Views

Pameran foto kisah panjang Islam di Australia digelar di Museum Sejarah Jakarta hingga 30 April 2019.

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

Berita Kawasan

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

21 April 2019, 16:00  |  6 Views

Beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta mulai mendengungkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Apakah cara ini efektif mengurangi konsumsi plastik?


Comments


Please Login to leave a comment.

ads