Inilah Detektif Tinja, Pejuang Sanitasi di Jakarta Barat

Kesehatan

Inilah Detektif Tinja, Pejuang Sanitasi di Jakarta Barat

Di Ibu Kota sebenarnya hingga kini masih permasalahan kesehatan serta sanitasi yang membayangi sejumlah wilayah, khususnya terkait masalah buang air besar sembarangan yang dipicu ketiadaaan septic tank di rumah-rumah warga. Salah satu wilayah terus berusaha menghilangkan masalah ini adalah Jakarta Barat melalui program Detektif Tinja.

Para anggota Detektif Tinja sudah bekerja selama dua tahun terakhir menyisir berbagai kelurahan di Jakarta Barat guna menyatakan kawasan ini bebas Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari buang air besar sembarangan.

Inilah Detektif Tinja, Pejuang Sanitasi di Jakarta Barat

Keberadaan Detektif Tinja tak terlepas dari keinginan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jakarta Barat Inad Luciawaty Rustam. Istri dari Wali Kota Jakarta Barat ini merasa terpanggil usai menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak yang berkeinginan membawa Jakarta Barat ikut dalam kompetisi kota sehat.

[Baca Juga: Istri Wali Kota Jakarta Barat Prihatin dengan Pembuangan Popok Bekas]

“Jadi setelah kita evaluasi dengan puskesmas, kita kan biasanya ada rapat evaluasi, kelihatan bahwa masyarakat Jakarta Barat masih ada yang buang air besar sembarangan. Sebenarnya pada awalnya dipicu keinginan kita ikut serta dalam kota sehat. Salah satu syaratnya harus terbebas dari buang air besar sembarangan. Akhirnya kita bentuk tim Detektif Tinja, yaitu untuk pemetaan wilayah-wilayah yang masih kita harus bebaskan ODF itu,” ujar Ketua TP PKK itu kepada PingPoint.co.id di Kantor Walikota Jakarta Barat, Jalan Kembangan Selatan No.2, Kecamatan kembangan, Jakarta Barat (28/2/2020).

Inilah Detektif Tinja, Pejuang Sanitasi di Jakarta Barat

Dari ide pembentukan inilah, akhirnya Detektif Tinja pun mulai bekerja pada tahun 2018 di lingkungan Jakarta Barat. Beragam tantangan harus dihadapi oleh tim Detektif Tinja, karena selain harus melakukan pemetaan di 56 kelurahan Jakarta Barat, mereka juga harus menghadapi penolakan dari warga yang sempat merasa enggan diminta untuk mengubah pola hidup mereka yang buang air besar sembarangan. Namun hal ini tidak menghalangi tim Detektif Tinja untuk terus berusaha dideklarasikannya bebas ODF.

“Tantangannya luar biasa ya, namanya masyarakat ada yang terima dan tidak. Mereka beranggapan bahwa buang air besar di kebon dan di kali itu hal yang biasa dan menjadi kebiasaan mereka,” ungkapnya. Bahkan Inad pun merasakan langsung tantangan ini seperti ketika ada salah satu RT yang menolak dipetakan Detektif Tinja tapi dengan berbagai pendekatan, ia pun berhasil membuat mereka mau mendengarnya.

[Baca Juga: Jangan Buang Minyak Jelantah Sembarangan, Sedekahin Aja!]

Perjuangan Detektif Tinja selama dua tahun terakhir terbilang harus diapresiasi. Karena sudah ada sekitar sembilan kelurahan di Jakarta Barat yang mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang berarti wilayah itu sudah bebas ODF. Namun dari sisi Inad sendiri, pekerjaan Detektif Tinja masih besar karena ini berarti masih ada sekitar 47 kelurahan yang masih dibayangi permasalahan sanitasi.

“Kita ada 27 kelurahan lagi yang sudah verifikasi, artinya kita sudah tahu titik-titiknya. Nah, itu yang akan kita kejar terus. Mudah-mudahan dengan kita bergerak, kita terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat, mereka tergugah hatinya untuk tidak buang air besar sembarangan,” imbuhnya.


Read More

Artikel Lainnya

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW.jpg

Hobi dan Hiburan

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW

07 February 2023, 14:00

Gaikindo Jakarta Auto Week 2023 nantinya tak hanya berisikan pameran otomotif tapi juga siap didampingi acara konser seru bertajuk Jakarta Concert Week 2023.

Sukses Raih Penghargaan Acer Smart School Awards 2022, Ini 12 Pemenangnya.jpg

Pendidikan

Sukses Raih Penghargaan Acer Smart School Awards 2022, Ini 12 Pemenangnya

07 February 2023, 11:00

Melalui Acer Smart School Awards 2022, Acer beri penghargaan kepada belasan sekolah dan para guru kreatif yang dipandang mendorong transformasi pendidikan Indonesia.

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus.jpg

Pendidikan

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus

06 February 2023, 14:53

Bergabung dalam UnpadSF, sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran mengisi sela-sela waktunya untuk membantu serta melindungi anabul yang tinggal di sekitaran kampus Unpad.

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM.jpg

Bisnis

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM

06 February 2023, 12:51

Selain untuk berolahraga, CFD Kota Medan juga menjadi momen berkumpul bersama keluarga serta teman dan ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha UMKM Kota Melayu Deli.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Rine 2 years, 11 months lalu
    rine

    Game dengan kemenangan tiada batas, Game dengan penghasilan terbesar, Game dengan sensasi yang luar biasa, Kekayaan menanti anda..... Daftarkan diri anda dan bergabunglah, Hanya di QQharian,club <a href="https://qqharian.org/" rel="nofollow noopener" title="JOIN NOW">Click Disini</a>