Inilah Makanan Khas Berbuka Puasa di Pulau Panggang

Kuliner

Inilah Makanan Khas Berbuka Puasa di Pulau Panggang

Warga Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara punya menu favorit untuk sajian berbuka puasa, yaitu Pucuwe. Banyak warga yang berburu takjil khas tersebut untuk disantap setelah waktu berbuka puasa tiba.

Pucuwe yang ternyata kuliner khas Pulau Panggang ini identik dengan ikan. Berdasarkan lansiran beritajakarta.id (8/5/2019), Pucuwe terbuat dari terbuat dari tepung terigu yang dicampur ikan laut segar yang sudah dikukus dan dibersihkan tulangnya, kemudian diuleni hingga licin sebagaimana dikatakan salah satu warga Pulau Panggang Lukman. Selain itu, citarasanya gurih dan lezat juga karena kuliner khas ini ditambah lada dan garam.

[Baca Juga: Kuliner Khas Bulan Ramadan yang Selalu Dirindukan]

Setelah Pucuwe digoreng, secara tampilan makanan ini terlihat seperti empek-empek dari Palembang. Namun, perbedaannya adalah Pucuwe disantap dengan menggunakan kuah sambal dari kacang tanah dan cabai yang sudah dihaluskan.

"Rasanya yang gurih dan lezat membuat Pucuwe menjadi takjil wajib warga Pulau Panggang dan Pulau Pramuka saat berbuka puasa," ujar Lukman.

Salah satu warga Pulau Panggang lainnya Aditiya juga mengatakan hal serupa. “ Selama bulan Ramadan, pucuwe selalu tersaji setiap harinya karena memiliki rasa yang enak dan gurih”, katanya.

[Baca Juga: Menikmati Lemang Khas Minang di Kramat Raya]

Kegemaran warga Pulau Panggang mengonsumsi Pucuwe selama bulan Ramadan juga diakui salah satu pembuat Pucuwe Maliya (40). Dia mengatakan, selama bulan Ramadan biasanya banyak tetangga dan teman-teamannya yang memesan Pucuwe. “Biasanya mereka pesan gelondongan atau ada juga yang sudah jadi. Minimal mereka pesan 50 pucuwe atau lebih”, ujarnya sebagaimana dilansir pulauseribu.jakarta.go.id (8/5/2019).

Takjil khas Pulau Panggang ini ternyata dijual dengan harga satuan yang murah meriah, yakni hanya sebesar Rp2.000. Dengan menjual Pucuwe saat bulan puasa, Maliya mengaku pendapatannya meningkat jika dibandingkan di hari-hari biasa. Hal tersebut dikarenakan Pucuwe memang sangat diminati warga untuk takjil saat bulan puasa.

Inilah Makanan Khas Berbuka Puasa di Pulau Panggang

Selain Pucuwe, Pulau Panggang juga memiliki makanan khas lain yang terbuat dari ikan, yaitu Sate Gepuk. Berbagai sumber menuliskan makanan ini menjadi favorit pengunjung yang datang ke Pulau Panggang. Sate Gepuk ini diolah dari bahan dasar ikan dengan parutan kelapa yang sudah di oseng, serta diberi bumbu khas Pulau Panggang. Sehingga, menghasilkan citarasa yang gurih dan nikmat.

[Baca Juga: 5 Makanan yang Sehat Dikonsumsi Saat Puasa Ramadan]

Penasaran dengan rasa dari makanan-makanan khas Pulau Panggang tersebut? Jika Anda berkunjung di bulan Ramadan ini ke Pulau Panggang, mungkin Anda akan bisa melihat atau bahkan mencicipi kuliner khas pulau ini di waktu berbuka puasa.

Read More

Artikel Lainnya

Kampung Kepo Dukung Wanita Lebih Peduli dengan Kanker Serviks

Kesehatan

Kampung Kepo Dukung Wanita Lebih Peduli dengan Kanker Serviks

18 August 2019, 20:00  |  3 Views

Untuk meningkatkan kepedulian serta mendorong wanita untuk melakukan deteksi dini kanker, Kampung Kepo diresmikan.

Ampas Kopi Ternyata Punya Manfaat Istimewa

Properti dan Solusi

Ampas Kopi Ternyata Punya Manfaat Istimewa

18 August 2019, 19:00  |  3 Views

Biasanya ampas kopi selalu berakhir di tempat sampah, namun ternyata endapan hasil akhir dari minuman lezat ini masih dapat Anda manfaatkan.

Bayar Ongkos Kirim Barang di Gerai JNE Kini Bisa Pakai GoPay

Bisnis

Bayar Ongkos Kirim Barang di Gerai JNE Kini Bisa Pakai GoPay

18 August 2019, 18:00  |  6 Views

GoPay menjadi uang elektronik pertama yang dapat menjadi opsi pembayaran biaya kirim barang melalui JNE. Kirim barang pun jadi lebih praktis.

Kader JKN Dekatkan BPJS Kesehatan untuk Pelayanan Masyarakat

Kesehatan

Kader JKN Dekatkan BPJS Kesehatan untuk Pelayanan Masyarakat

18 August 2019, 17:00  |  5 Views

Kader JKN berperan aktif menyukseskan Program JKN-KIS. Selain itu, berbagi informasi dan membawa manfaat kepada masyarakat.


Comments


Please Login to leave a comment.