Inilah Sekolah Ice Skating di Mal Taman Anggrek

Pendidikan

Inilah Sekolah Ice Skating di Mal Taman Anggrek

Jika Anda mencari lokasi seluncur es yang sudah lama “eksis” di area Jakarta Barat maka Sky Rink yang berlokasi di Mall Taman Anggrek adalah tempat yang dimaksud. Menariknya, selain menjadi tempat berekreasi di atas arena es, Sky Rink juga memiliki program pendidikan yang dinamakan Skating School. Di mana saat ini ratusan student yang berasal dari berbagai usia, belajar ice skate untuk berbagai tujuan. Ada yang hanya ingin mahir seluncur es hingga mereka-mereka yang ingin menjadi atlet ice skate.

Saat ini Sky Rink Skating School menggunakan kurikulum yang berbasis Ice Skating Institute Asia atau ISI Asia. Dengan program ini, pembelajaran di Sky Rink mengarah kepada metode rekreasi serta prestasi. Sehingga kelas seluncur es di sini disebut diarahkan semenarik mungkin hingga anak-anak pun dapat mengikutinya.

Inilah Sekolah Ice Skating di Mal Taman Anggrek

“Kita mengacu kepada ISI Asia yang memiliki tingkatan pra-alpha, alpha, beta, gamma, delta, freestyle satu sampai 10. Nah di setiap level ada gerakan yang berbeda-beda,” ujar Asisten Head Couch Sky Rink Skating School Alberto Widjaja kepada PingPoint.co.id di Sky Rink Mal Taman Anggrek Lantai 3, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat (18/10/2019).

Namun pelatih yang akrab disapa Coach Berto itu menyebut, pihak Sky Rink juga akan menerapkan kurikulum baru yang dipandang lebih luas cakupan pembelajarannya. “Sekarang ini lagi ada perubahan dengan sistem baru yang masuk, yaitu dari Ice Skating Union atau ISU. Nah kalau sistem ini belajarnya lebih luas lingkupnya jadi tidak terperinci seperti ISI Asia. Sebenarnya yang dipelajari hampir sama tapi di ISU student belajarnya lebih cepat. Jadi level-nya itu dari rising star, preliminary, kemudian elementary, novice, junior, dan senior,” jelasnya.

[Baca Juga: Libur Akhir Tahun di Negara Dingin? Ini 5 Barang yang Wajib Dibawa]

Namun karena saat ini masih menerapkan ISI ASIA, Ia mengatakan, mayoritas student yang baru memulai belajar seluncur es pasti masuk ke tingkat pra-alpha. Karena tingkat ini merupakan momen penting bagi orang-orang yang ingin belajar ice skating. Menurut Alberto, di tingkat ini para student akan mempelajari menjaga keseimbangannya di atas es, seperti belajar dan mundur. Selain itu, tingkat ini juga penting mempelajari metode antisipasi saat terjatuh di atas es.

Usia Terbaik

Untuk mahir di atas es, bagi Alberto, paling baik usia untuk belajar di Sky Rink Skating School adalah ketika masih anak-anak di usia lima sampai enam tahun. Hal ini menurutnya penting agar mereka sudah terbiasa meluncur di atas es, khususnya dalam menjaga keseimbangannya. Namun kelas di sini tetap dibuka untuk segala usia bahkan bagi yang sudah dewasa dan tertarik untuk ice skating.

“Tapi tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar ice skating, karena sebenarnya di sini juga ada banyak orang dewasa yang main sendiri. Cuman ada juga yang benar-benar belum bisa, mereka bisa mengambil kelas di kita yang namanya Walk-in lesson. Jadi sistemnya itu sekali datang dan tergantung dengan pelatih mana yang saat itu available. Lalu baru kita kasih lesson selama 30 menit dan bakal diajarin cara berdiri, cara jalan, cara jatuh, cara bangun dari jatuh, cara menahan posisi supaya tidak jatuh, sampai menahan keseimbangan,” ungkapnya.

[Baca Juga: Menikmati Dinginnya Es Krim Legendaris di Tropic Ice Cream]

Coach Berto mengklaim, setiap studet Sky Rink Skating School memiliki jangka waktu belajar yang berbeda-beda agar bisa naik tingkat. Apalagi di setiap tingkat pada kurikulum di sini juga terdapat gerakan-gerakan yang beragam sehingga kembali kepada kemampuan serta intensitas latihan mereka untuk bisa menguasainya. Bahkan ada beberapa gerakan yang kerap diulang di setiap pertemuannya karena memang memiliki tingkat kesulitan yang terbilang tinggi.

“Biasanya paling susah itu belajar gerakan lompat Axel, jadi lompat sambil berputar 1,5 kali dan ini take times buat menguasainya. Kemudian untuk spin yang lumayan cukup lama dikuasainya sit spin jadi posisi gerakan berputar sambil duduk. Karena berputar saat gerakan spin itu lebih sulit saat duduk dibandingkan pas berdiri,” tambahnya.

[Baca Juga: Unik! Ada Kafe Serba Pink di Mall Taman Anggrek]

Tertarik untuk mendalami mengenai ice skating untuk Anda atau buah hati? Langsung saja datang dan melihat program yang ada di sekolah seluncur es ini. Untuk biayanya sendiri dibagi menjadi empat. Pertama adalah Group Lesson untuk lima sampai 10 student (lima pertemuan x 30 menit) biayanya adalah Rp400.000 untuk hari kerja dan Rp420.000 untuk hari libur. Kedua adalah Semi Private untuk dua hingga empat student (lima pertemuan x 30 menit) biayanya adalah Rp540.000 untuk hari kerja dan Rp570.000 untuk hari libur. Ketiga adalah Priva Lesson untuk satu student (lima pertemuan x 30 menit) dengan biaya Rp700.000 pada hari kerja dan Rp750.000 pada akhir pekan. Terakhir adalah Walk-in Lesson untuk satu student (satu pertemuan x 30 menit) dengan biaya Rp170.000 pada hari kerja dan Rp180.000 pada akhir pekan.

Read More

Artikel Lainnya

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus.jpg

Hobi dan Hiburan

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus

03 June 2020, 21:00

Dengan program terbarunya, JOOX ingin memanjakan para penggemar K-Pop di Tanah Air sekaligus berikan kesempatan berinteraksi dengan idola.

Di Antara Hewan Peliharaan, Kucing Disinyalir Paling Berpotensi Terkena COVID-19.jpg

Kesehatan

Kucing Disinyalir Hewan Peliharaan Paling Berpotensi Terkena COVID-19

03 June 2020, 20:00

Berdasarkan penelitian ahli, di antara semua hewan peliharaan yang dapat terinfeksi COVID-19, kucing berpotensi paling besar terkena.

sejarah KA semarang_1.jpg

Berita Kawasan

Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Pertama di Semarang

03 June 2020, 19:47

Stasiun Semarang Gudang merupakan stasiun yang dibangun kala penjajahan Belanda. Namun, stasiun tersebut bukanlah stasiun kereta api pertama di Semarang.

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Kesehatan

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

03 June 2020, 19:30

Pengetesan kedua ini dilakukan karena ditemukan kasus positif sebelumnya, kini ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.