Inilah Tanda Awal Terkena Autoimun

Kesehatan

Inilah Tanda dan Gejala Awal Terkena Penyakit Autoimun

Salah satu teori yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh dapat menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri diakibatkan karena polusi yang tercemar di lingkungan. Hal ini bisa menjadi alasan mengapa penyakit autoimun dapat mengganggu pada tingkat yang lebih tinggi daripada setengah abad yang lalu.

Sangat mungkin terjadi pada faktor lingkungan yang memainkan peran terbesar dalam peningkatan penyakit autoimun. Karena menurut para peneliti, gen tidak bermutasi cukup cepat untuk menyebabkan peningkatan autoimun. Kebanyakan orang, didiagnosis menderita penyakit autoimun ketika kerusakan signifikan telah terjadi pada organ-organ utama sehingga gejala-gejalanya cukup jelas dan muncul sehingga membuat diagnosis relatif mudah didapat. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa gejala-gejala autoimun dapat muncul pada tes berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun sebelum pasien memiliki gejala penyakit autoimun yang berkembang sepenuhnya.

Kenali dan Pahami Gejala Penyakit Autoimun

Jadi, mengapa begitu sulit bagi autoimunitas untuk didiagnosis sejak dini sebelum kerusakan tidak dapat diperbaiki? Berikut beberapa tanda awal autoimun sebelum diperiksakan lebih lanjut ke dokter seperti dilansir findemecure. com (23/10/2019).

[Baca Juga: Kenali dan Pahami Gejala Penyakit Autoimun]

  • Masalah pada Kulit

Kulit sering menjadi indikator pertama peradangan. Setiap ruam yang tidak biasa seperti muncul kemerahan, maupun gatal perlu diwaspadai terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga penyakit autoimun.

Beberapa penyakit autoimun khususnya, seperti lupus secara langsung terkait dengan perubahan tekstur dan warna kulit. Jadi, perhatikan daerah yang bengkak dan bersisik.

  • Merasa Cepat Lelah

Kelelahan dan 'brain fog' dapat menjadi salah satu tanda autoimunitas yang paling awal.

Kelelahan kadang-kadang merupakan manifestasi fisik dari anemia peradangan kronis. Peradangan dapat menjadi salah satu tanda yang memprihatinkan dari kondisi autoimun, yang harus ditangani dengan sangat serius.

  • Perubahan Berat Badan

Berat badan Anda telah berubah dan hal itu tidak dapat dikaitkan dengan perubahan metabolisme yang terjadi secara bertahap seiring bertambahnya usia, mungkin sistem kekebalan Anda yang membutuhkan perhatian medis. Seperti Hipotiroidisme yang terkait dengan metabolisme yang lebih lambat.

  • Nyeri Otot atau Persendian

Artritis reumatoid bukan satu-satunya penyakit autoimun yang terkait dengan jenis nyeri ini. Nyeri di seluruh tubuh Anda juga bisa menjadi tanda awal tiroiditis Hashimoto, suatu kondisi hipofungsi tiroid, akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang kelenjar.

[Baca Juga: Ashanty Didiagnosa Autoimun, Apakah Perempuan Lebih Rentan?]

Jika Anda telah memperhatikan beberapa tanda awal autoimunitas ini, periksalah darah Anda Semakin dini penyakit autoimun terdeteksi, semakin mudah untuk menanganinya dan membatasi kerusakan pada organ.

Read More

Artikel Lainnya

Cegah Virus Corona Masuk Indonesia, Kemenkes Siapkan 135 Thermoscanner

Kesehatan

Cegah Coronavirus Masuk Indonesia, Kemenkes Siapkan 135 Thermoscanner

25 January 2020, 10:00

Sebagai bentuk tindakan preventif penyebaran coronavirus, Kemenkes menyiapkan 135 thermoscanner di seluruh pintu masuk Indonesia.

Kinosaurus, Wadah Bertemunya Sineas dengan Penikmat Film

Berita Kawasan

Kinosaurus, Wadah Bertemunya Sineas dengan Penikmat Film

24 January 2020, 18:00

Dari awal pendiriannya, Kinosaurus menyimpan visi tersendiri yang sudah tercatat di benak para pendirinya. Apa sajakah itu?

Pemprov DKI Siapkan Berbagai Fasilitas untuk Menunjang Stasiun MRT Terintegrasi

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Berbagai Fasilitas untuk Menunjang Stasiun MRT Terintegrasi

24 January 2020, 17:00

Fasilitas integrasi ini akan dilengkapi area komersial seperti restoran, kedai kopi, toilet, mushola, akses difabel berupa lift, dan akses eskalator untuk umum.

Hati-hati Coronavirus Kenali dan Cegah Penyakitnya

Kesehatan

Hati-hati Coronavirus: Kenali dan Cegah Penyakitnya

24 January 2020, 16:00

Coronavirus dengan mudah menyerang saluran pernapasan yang menyebabkan beragam penyakit pernapasan.


Comments


Please Login to leave a comment.