Tebet-Kawasan-Indo-Climb-Wadah-Penggemar-Panjat-Tebing-di-Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Inilah Wadah Para Penggemar Panjat Tebing di Jakarta

DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang berasal dari berbagai wilayah dengan minat serta hobi yang beragam. Acap kali orang-orang yang memiliki kesamaan hobi tersebut bertemu untuk kongkow dan saling bertukar informasi sampai membentuk komunitas. Mungkin inilah gambaran singkat dari proses terbentuknya komunitas Indo Climbing.

Sesuai dengan namanya, Indo Climbing merupakan komunitas yang berisikan penggemar panjat tebing. Komunitas ini terbentuk pada akhir 2017 tapi walau terbilang baru “seumur jagung” para anggotanya memiliki passion yang besar dalam dunia olahraga panjat tebing.

Komunitas Panjat Tebing Indo Climbing

“Kita semua founder-founder Indo Climb memang dari dulu suka manjat bersama instruktur kita Emi Zainah yang akhirnya menjadi salah satu founder juga. Kita semua memiliki visi yang sama di mana komunitas kita semakin berkembang tapi kita gak punya fasilitas memanjat yang nyaman layaknya climbing gym lainnya di negara tetangga. Seperti misalnya Singapura dan Malaysia, climbing gym sudah ‘menjamur’ di mal dan pusat kota,” ucap salah satu founder Indo Climb Ronald Karamoy kepada PingPoint.co.id (11/12/2018).

Menariknya, lokasi yang dijadikan sebagai ‘markas’ dari komunitas ini adalah rumah dari sang instruktur yang berada di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Pemilihan lokasi ini tidak bisa terlepas dari fakta bahwa Emi Zainah merupakan ‘magnet’ yang menyatukan dan mempertemukan para anggota dari komunitas Indo Climb yang beranggotakan sekira 100 orang tersebut.

[Baca Juga: The Climbing Tree Indonesia Nikmati Alam dari Atas Pohon]

Dengan usaha dari para anggotanya, komunitas ini berhasil bekerjasama dengan mal FX Sudirman, Jakarta Selatan dalam mendirikan gym panjat tebing dalam ruangan pertama yang ada di Jakarta.

Ronald menjelaskan, salah satu penyebab komunitasnya memilih FX Sudirman sebagai lokasi mendirikan gym panjat tebing mereka adalah untuk menarik perhatian khalayak umum agar tertarik dengan olahraga ini. “Sekarang orang-orang sudah ke arah anti-mainstream, mereka jenuh dengan gym biasa dan ingin mencoba olahraga-olahraga yang ekstrem,” tuturnya.

Founder Indo Climb Ronald Karamoy

Dalam waktu dekat, komunitas ini akan mengadakan workshop yang ditujukan untuk sosialisasikan kegiatan panjat tebing dari Indo Climb. “Kita mau mengadakan photography workshop. Jadi fotografer kan kebanyakan bukan pemanjat, pasti mereka penasaran cara mengambil foto sambil manjat dan ini butuh skill set yang spesial jadi perlu ahli dengan peralatan memanjat. Ini juga jadi kesempatan untuk para non-climber mencoba memanjat,” tambah Ronald.

[Baca Juga: E-Board, Olahraga Ekstrim Baru di Indonesia]

Bagaimana? Apakah Anda sudah mulai tertarik dengan olahraga ekstrem ini? Bila iya, Ronald sebagai salah satu founder dari Indo Climb memberikan pesan agar Anda memiliki daya tahan yang tinggi untuk mendalami aktivitas fisik ini. Selain itu, jika tertarik dengan komunitas yang kerap berkumpul di area Pancoran ini, Anda bisa menghubungi komunitas ini melalui Instagram di @Indo.Climb.

Read More

Artikel Lainnya

Teletubies 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Menghabiskan Waktu di Bukit Teletubies Bersama Gunung Arjuno

10 April 2021, 17:08

Berwisata di tempat menyejukkan yang tak perlu bayar tiket atau parkir ada di Kota Batu, yakni Bukit Teletubies.

Pebisnis Louhan 1.jpg

Bisnis

Cerita Pebisnis Ikan Louhan, Berawal dari Hobi Hingga Untung Jutaan Rupiah

10 April 2021, 16:09

Memiliki keunikan tersendiri, ikan louhan diminati banyak orang. Ada yang menjadi hiasan di rumah, sampai menjadikannya peluang usaha.

Masjid

Berita Kawasan

Pesona Masjid Megah Menjelang Ramadan Kota Depok

10 April 2021, 15:07

Kota Depok memiliki masjid yang tak kalah indah dan megah dari Masjid Kubah Emas, yaitu Masjid Nurul Mustofa.

Operasi pasar Dinas Perdagangan Kota Semarang

Bisnis

Dinas Perdagangan Semarang Gandeng Polrestabes untuk Stabilkan Harga Sembako

10 April 2021, 14:08

Dinas Perdagangan Kota Semarang akan bekerjasama dengan Polrestabes Semarang untuk mengunjungi peternak dan penjual tingkat pertama guna berdialog agar harga ayam tetap stabil dan terjangkau masyarakat.


Comments


Please Login to leave a comment.