ads
DEPOK_KESEHATAN_INISIASI MENYUSUI DINI PENTING UNTUK IBU DAN BAYI_OCI-01.jpg

Kesehatan

Inisiasi Menyusui Dini Penting Untuk Ibu dan Bayi

ASI adalah sumber nutrisi terbaik bagi bayi dan proses menyusui dapat membawa sangat banyak manfaat bagi bayi maupun sang ibu. Salah satu hal yang jadi kunci keberhasilan proses menyusui adalah dilaksanakannya proses Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sesegera mungkin setelah persalinan dengan tata laksana yang benar. Tidak semua rumah sakit melaksanakan proses ini, Rumah Sakit Puri Cinere salah satu yang setia pada pemberian ASI.

IMD merupakan proses di mana bayi yang baru lahir diletakkan di atas perut ibu, sehingga bayi mendapat kesempatan bergerak secara alami dituntun oleh nalurinya sendiri untuk mencari puting susu ibu lalu kemudian menyusu.

Mengutip laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), IMD bisa dimulai setelah tali pusat bayi dipotong dan diikat. Bayi kemudian ditengkurapkan di atas perut ibu, dengan kepala bayi menghadap ke arah kepala ibunya. Setelah 12 sampai 44 menit, biasanya bayi akan mulai bergerak dengan menendang, menggerakkan kaki, bahu, serta lengannya. Stimulasi ini akan membantu uterus untuk berkontraksi. Bila bayi butuh waktu lebih lama, biarkan saja karena bayi sedang menikmati kehangatan tubuh ibunya.

[Baca Juga : Inkubator Bayi dan Fasilitas NICU di RS Bunda Margonda]

Meskipun kemampuan melihatnya terbatas, bayi dapat melihat areola mammae atau daerah gelap di sekitar puting payudara ibu. Bayi kemudian akan membentur-benturkan kepalanya ke dada ibu. Benturan kepala bayi ini merupakan stimulasi yang rasanya seperti pijatan pada payudara ibu. Dengan mengandalkan indera penciuman dan dipandu oleh bau pada kedua tangganya, bayi akhirnya berhasil mencapai puting ibu. Ia kemudian akan mulai mengulum puting, dan mulai menyusu. Hal tersebut dapat terjadi selama 27-71 menit.

Proses IMD

Satu hal yang tak kalah pentingnya, bayi tidak perlu diberi pakaian dan justru perlu dibiarkan bersentuhan kulit dengan ibu. Menurut laman Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), hal yang penting dalam proses IMD adalah terjadinya kontak kulit antara bayi dan ibu. Bayi mendapatkan bakteri-bakteri baik dari dada ibu yang bermanfaat bagi pencernaannya yang masih rentan.

Selain itu manfaat besar dari kontak kulit ini adalah meningkatkan rasa percaya diri ibu sehingga bisa melancarkan ASI. Kontak kulit juga bisa menciptakan keintiman yang lebih dalam antara bayi dan ibu. Karenanya, IMD harus dilakukan sekurang-kurangnya 60 menit agar ibu dan bayi bisa mendapatkan kesempatan kontak kulit yang optimal dan melakukan proses menyusu sesegera mungkin pada saat refleks menghisap bayi muncul.

Tak hanya itu, inisiasi menyusu dini punya banyak manfaat lain bagi ibu dan bayi, seperti:

  • Meningkatkan kesempatan bayi memperoleh kolostrum
  • Kolostrum adalah tetes ASI pertama ibu yang kaya nutrisi dan membantu mencegah penyakit. Cairan pertama dari ASI ini biasanya berwarna kuning, sangat kental dan hanya sebanyak kira-kira satu sendok teh.
  • Mendukung keberhasilan ASI eksklusif
  • Inisiasi menyusu dini diketahui bisa menunjang keberhasilan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan. Pemberian ASI sendiri bisa dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun yang tentunya ditambah dengan makanan pendamping.

Dengan bantuan dokter, perawat, dan pendamping keluarga, ibu dapat melakukan inisiasi menyusu dini. Intinya, IMD dapat diterapkan jika ibu yang menjalani proses persalinan telah siap secara fisik dan mental. Apabila ibu mengalami perdarahan atau komplikasi saat persalinan, IMD tetap bisa dilakukan meski tidak dilakukan segera setelah bayi lahir.

[Baca Juga : Melahirkan di RS Gandaria dan Rumah Sakit Sekitar Kebayoran]

Proses IMD juga akan berhasil jika sang ibu percaya diri dan didukung penuh oleh semua pihak di sekitarnya, terutama rumah sakit, dokter yang membantu proses persalinan, dan keluarga. Itulah sebabnya, penting bagi rumah sakit untuk menerapkan IMD. Rumah Sakit Puri Cinere menerapkan ini dan memperoleh penghargaan sebagai Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSIB) pada tahun 2012 untuk peringkat ketiga.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah.jpg

Properti dan Solusi

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah

20 February 2019, 4 a.m.  |  4 Views

Banyak manfaat miliki taman di halaman rumah. Taman memberikan sirkulasi udara yang baik. Memandanginya juga baik untuk mata lelah.

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda.jpg

Kesehatan

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda

20 February 2019, 5 a.m.  |  5 Views

Mengetik berjam-jam di depan layar komputer dapat mengganggu kesehatan. Sastrawan Eka Kurniawan mengatasinya dengan rajin bersepeda.

Ngopi Instagramable di Serpong 1.jpg

Kuliner

4 Tempat Ngopi Instagramable di Serpong

20 February 2019, 3 a.m.  |  4 Views

Secangkir kopi panas jadi kenikmatan hakiki yang tak terbantahkan. Tak ayal, tempat ngopi juga hadir dengan interior instagramable.

Taman Bacaan Inovator.jpg

Pendidikan

Taman Baca Inovator Lahir Atas Nama Literasi

19 February 2019, 4 a.m.  |  48 Views

Gerakan taman bacaan mungkin sudah banyak ditemukan. Namun, Yayasan Taman Baca Inovator punya sentuhan berbeda.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads