Inovatif! 3 Mahasiswa Unpad Ini Cetuskan Sepeda Listrik Tenaga Surya.jpg

Pendidikan

Inovatif! 3 Mahasiswa Unpad Ini Gagas Sepeda Listrik Tenaga Surya

Saat ini penggunaan sepeda listrik bisa dikatakan sudah semakin populer, apalagi ini didukung dengan adanya salah satu penyedia jasa pemesanan makanan online yang menyediakan armada sepeda listrik untuk para driver-nya. Namun disinyalir sepeda listrik ini dipandang kurang ramah lingkungan dan inilah yang berusaha diubah oleh tiga mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad). Di mana mereka melakukan hal tersebut dengan menghasilkan inovasi sepeda listrik yang sudah menggunakan tenaga surya.

Sepeda listrik tenaga surya karya mahasiswa Unpad itu dinamakan Easy Bike. Dengan tiga mahasiswa yang menggagasnya adalah Mutiara Nawansari dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIIPA), Lutfia Rahmannisa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), serta Alamsyah Yahya Nugraha dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sedangkan proses “penggodokan” inovasi ini berada di bawah bimbingan dosen FMIPA Unpad Ferry Faizal.

Inovatif! 3 Mahasiswa Unpad Ini Cetuskan Sepeda Listrik Tenaga Surya .jpg

Proses munculnya menghadirkan sepeda listrik tenaga surya tak terlepas dari penelitian di organisasi Student Energy Chapter Unpad pada tahun 2019. Saat itu ketiga mahasiswa tersebut ikut serta dalam pembahasan bagaimana mengurangi jumlah pengguna kendaraan bermotor dan berganti kendaraan yang ramah lingkungan. Pada awalnya ide menggunakan sepeda dicetuskan tapi transportasi roda dua ini terbilang kurang efektif karena banyaknya jalan menanjak di kampus Unpad.

[Baca Juga: Ini 4 Alasan untuk Beralih Memakai Sepeda Listrik]

“Kami pikir, bagamana caranya ketika naik sepeda tapi tidak capek saat menanjak. Di situ kami tambahkan motor. Ketika capai menggowes, kita nyalakan motornya. Jadi ini solusi untuk Unpad yang konturnya naik turun,” jelas Mutiara, sebagaimana dikutip dari unpad.ac.id (30/9/2020).

Dari gagasan itulah, ketiganya mulai melakukan penelitian yang bahkan mereka juga menghiitung jumlah emisi karbon dioksida yang berpotensi berkurang jika Easy Bike memang direalisasikan sepenuhnya. Dari hasil perhitungan tersebut, diproyeksikan angka karbon dioksida yang tereduksi dapat mencapai lebih dari 1.000 ton. Apresiasi terhadap penelitian ini sebenarnya sudah terbukti dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat nasional Kategori Mahasiswa di VOSICO Universitas Negeri Malang. Karena gagasan ini berhasi menjadi juara satu dalam ajang kompetisi yang digelar pada Agustus 2020 tersebut.

[Baca Juga: Panel Surya, Efektifkah Jadi Solusi Pemadaman Listrik?]

Berbeda dengan sepeda listrik konvensional yang saat ini sudah beredar di pasaran, inovasi yang dihadirkan dari penelitian tiga mahasiswa Unpad ini adalah penggunaan tenaga surya dalam mengisi daya motor di sepeda tersebut. Bahkan saat ini telah ada purwarupa dari charging station untuk Easy Bike di kampus Unpad.

“Di sini kami berupaya membuat charging station sendiri yang dayanya diambil dari matahari. Jadi kami tidak menggunakan energi fosil,” sebut Mutiara. Pembuatan purwarupa sepeda listrik beserta stasiun pengisian daya dengan tenaga surya ini disebut mendapatkan dukungan dari FMIPA Unpad serta Pusat Riset Nanoteknologi dan Graphene. Bahkan untuk semakin menambah fitur kelengkapan di Easy Bike, sepeda listrik ini sudah memiliki Radio Frequency Identification atau RFID, GPS, serta penghitung kalori.

Read More

Artikel Lainnya

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

Bisnis

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

29 October 2020, 18:06

Ideafest yang diselenggarakan secara virtual pada 5-15 November 2020 ini dapat memantik ide, kreativitas, dan inovasi pelaku usaha pada masa pandemi.

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

Hobi dan Hiburan

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

29 October 2020, 15:05

Dari ketiga film tersebut, Viu mendapatkan 14 gelar Juara Nasional dari 40 kategori, sehingga berhak mengikuti babak internasional pada bulan Desember .

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Pendidikan

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

29 October 2020, 10:55

Universitas Multimedia Nusantara mengembangkan prototipe aplikasi koreksi penulisan dalam bahasa Indonesia bernama U-Tapis.

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

Hobi dan Hiburan

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

28 October 2020, 16:31

Melalui pameran itu, tidak hanya ketokohannya karya-karya Affandi yang luar biasa juga dapat menjadi inspirasi bagi banyak seniman.


Comments


Please Login to leave a comment.