INSPIRASI BISNIS MEMBUKA USAHA SNEAKERS DI KELAPA GADING JAKARTA

Bisnis

Inspirasi Membuka Usaha Sneakers di Kelapa Gading Jakarta

Dengan semakin ketatnya perjuangan dalam mencari pekerjaan, banyak di antara generasi milenial saat ini cenderung melirik bisnis startup. Hal ini tentu saja hal yang baik, mengingat Pemerintah Indonesia mendukung para pengusaha mikro, kecil dan menengah demi mengangkat perekonomian nasional. Namun kira-kira bisnis apa yang saat ini memiliki potensi besar untuk berkembang pesat, misalnya dengan contoh lokasi di Kelapa Gading Jakarta?

Bila Anda salah satu orang yang tengah mempertimbangkan hal tersebut, artikel ini akan dapat membantu Anda. Saat ini bisnis yang booming dan banyak disorot adalah usaha sepatu sneakers. Pasalnya, sepatu jenis ini kerap diwartakan oleh berbagai media karena sneakers merupakan sepatu yang kerap digunakan oleh Presiden Joko Widodo.

Bukti lain dari kembali bangkitnya geliat bisnis sneakers adalah maraknya diadakan event-event pameran sneakers di Indonesia, khususnya di Jakarta. Salah satu event tersebut diadakan di Kelapa Gading Jakarta pada 16-19 Agustus 2018, tepatnya di Mall Kelapa Gading 3 dan 5 bagian lantai dasar.

Sebagaimana dilansir dari tribunnews.com, pada event yang dinamakan Jakarta Sneaker Hub itu, terdapat 45 tenant yang menjual berbagai produknya. Mulai dari berbagai merek sneakers, aksesorinya sampai peralatan merawatnya pun diperjualkan di event ini. Melihat geliatnya yang semakin berkembang, bisnis sneakers ini dapat menjadi salah satu pilihan usaha startup yang dapat Anda pilih. Berikut ini tiga tips utama dalam memulai bisnis ini:

  1. Cinta Produk Sneakers

    Mindset utama yang harus Anda miliki dalam memulai usaha ini adalah kecintaan terhadap produk sneakers. Karena dengan ini maka Anda dapat mengetahui jenis-jenis sampai cara membedakan brand sneakers yang asli dengan yang palsu. Hal ini tentu saja sangat membantu dalam product knowledge Anda.

    Dari sini Anda sudah mulai bisa menentukan harga serta kira-kira keuntungan yang dapat Anda raih saat sudah memulai usahanya. Utamanya yang saat ini paling banyak dicari dan banyak disukai oleh para penggemar sneaker adalah merek-merek seperti Nike, Vans, Nike dan Converse. Kemudian Anda dapat memulai melakukan riset pasar, brand mana yang dapat menjadi produk awal Anda untuk dijual.
  2. Jenis Model Brand yang Diinginkan

    Hal Kedua yang Anda perlu ketahui dalam memulai bisnis sneakers adalah apakah Anda akan menjual brand yang sudah terkenal di kalangan masyarakat umum serta sneakershead (sebutan kolektor sepatu jenis ini) atau membuat brand baru. Tentu saja, kedua hal ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena bila Anda berniat membuat brand sepatu baru maka Anda harus mempersiapkan dana untuk mempromosikannya secara besar-besaran.

    Namun bila Anda tertarik untuk menjual brand yang sudah terkenal, ada baiknya Anda mencari merek-merek tertentu yang digemari masyarakat dan cenderung langka. Sebagaimana dikutip dari jatim.tribunnews.com, salah satu pelaku usaha sneakers berhasil menjual sepatu brand Converse Wiz Khalifa yang berasal dari tahun 2013 dengan harga Rp10 juta. Harga yang mahal ini dipicu karena kelangkaan sepatu tersebut yang diklaim hanya diproduksi 10 pasang saja di dunia.

    Menjual sneakers yang langka juga menjadi ide awal pengusaha sepatu terkenal di Amsterdam, Belanda, bernama Patta. “Kami mulai mandiri. Kami tidak memiliki keinginan untuk bekerja sama dengan merek tertentu. Gagasan utama kami adalah untuk mendapatkan barang-barang yang tidak dapat Anda dapatkan dari ‘lembar pesanan’ (langka),” jelas salah satu pendiri Patta, Guillaume Schmidt, sebagaimana dikutip dari complex.com.
  3. Menentukan Jenis Toko

    Hal ketiga yang penting dalam memulai usaha bisnis sneakers adalah apakah Anda memiliki toko fisik atau fokus di online shopping. Misalnya Anda berniat membuat toko fisik di Kelapa Gading Jakarta, Anda harus melakukan riset secara ekstensif mengenai biaya serta perizinannya.

    Namun ada baiknya bila Anda masih berada dalam tahap startup, Anda memilih online shopping sebagai fokus toko sneakers-nya. Jadi biaya yang perlu Anda pertimbangkan adalah untuk promosi di media sosial, membangun laman resmi untuk jual-beli dan jika perlu Anda bisa menyewa tim marketing. Bila Anda tinggal di kawasan Kelapa Gading Jakarta, hal ini terbilang membantu mengingat area ini merupakan salah satu pusat bisnis di Jakarta Utara jadi Anda bisa membuka usaha tersebut di rumah.

    Dengan online shopping pun Anda bisa mengadakan berbagai event diskon lebih mudah. Tidak seperti saat membuka toko fisik yang di mana Anda juga harus mempertimbangkan biaya pegawai dan operasionalnya.

    Namun bila Anda tetap ingin membuka toko fisik, salah satu pengusaha sneakers ini memiliki pesan untuk Anda. “Lokasi adalah segalanya. Penting untuk berada di tempat dengan lalu lintas pejalan kaki yang ramai. Hal ini juga sesuai dengan target demografi Anda,” ucap pengusaha sneakers di Philadelphia, Amerika Serikat, Chris Kindig, sebagaimana dikutip dari hypebeast.com.

Itulah tiga tips utama dalam memulai usaha sneakers dengan contoh saat membuka usahanya di kawasan Kelapa Gading Jakarta. Bila Anda salah satu yang beruntung datang ke event Sneakers Hub di Mall Kelapa Gading 3 dan 5, Anda dapat menjadikan acara tersebut sebagai bahan riset utama Anda untuk mencari brand mana yang dapat dijual di toko startup sneakers Anda.

Read More

Artikel Lainnya

Pemkab Bekasi Minta Jangan Ragu Tangani COVID-19 dengan Dana Desa

Berita Kawasan

Pemkab Bekasi Minta Jangan Ragu Tangani COVID-19 dengan Dana Desa

04 April 2020, 18:00

Bagi sektor ekonomi kerakyatan, serbuan wabah COVID-19 telah meninggalkan dampak yang signifikan. Ketahanan pangan di setiap desa pada Kabupaten Bekasi adalah prioritas yang harus segera tuntas.

Berdayakan Warga, Bupati Bogor Bentuk 3759 RW Siaga COVID-19

Berita Kawasan

Berdayakan Warga, Bupati Bogor Bentuk 3759 RW Siaga COVID-19

04 April 2020, 17:00

Wabah COVID-19 hanya bisa diatasi jika ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Pemkab Bogor ajak warga Bogor untuk siaga penuh bersama pemerintah.

Akibat COVID-19, Kegiatan Pemugaran 4 Stasiun Kereta Dihentikan

Berita Kawasan

Akibat COVID-19, Kegiatan Pemugaran 4 Stasiun Kereta Dihentikan

04 April 2020, 16:00

Jumlah kasus COVID-19 terus bertambah setiap harinya. Tak mau ambil risiko, Pemprov hentikan sementara penataan kawasan empat stasiun di Jakarta.

Cegah Penyebaran Covid-19, Buat Kartu Kuning di Depok Bisa Online

Berita Kawasan

Cegah Penyebaran COVID-19, Buat Kartu Kuning di Depok Bisa Online

04 April 2020, 15:00

Untuk menjalankan physical distancing, Disnaker Kota Depok memberlakukan sistem pembuatan kartu kuning secara online.


Comments


Please Login to leave a comment.