Merasa Kepanasan Berikut Penjelasan BMKG Terkait Musim Kemarau Ini

Berita Kawasan

Intensitas Hujan Berkurang Akibat Modifikasi Cuaca

Berkurangnya jumlah awan dan proses modifikasi cuaca membuat intensitas hujan yang turun di Jabodetabek selama dua hari terakhir berkurang cukup drastis. Kejenuhan tanah pun bisa dikurangi sehingga banjir yang terjadi di sejumlah wilayah bisa lebih cepat surut.

Modifikasi cuaca dengan cara redistribusi hujan itu dilakukan Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BBTMC-BPPT) sejak Minggu sore, 21 Februari 2021 hingga Senin, 22 Februari. Proses ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi yang terjadi di Jabodetabek beberapa hari terakhir.

Bangkitkan Geliat Industri Properti Ibu Kota, Pemprov DKI Jakarta Lakukan In i.jpg

Kepala BBTMC-BPPT Jon Arifian mengatakan, proses redistribusi hujan itu dilakukan dengan menyemai awan di daerah ”Penyemaian awan itu bertujuan untuk mencegah awan makin membesar dan hujan tidak turun di Jabodetabek,” katanya seperti iberitakan kompas.id (23/2/2021). Kalaupun awan hujan itu turun di atas Jabodetabek, intensitasnya tidak akan besar dan waktunya tidak lama sehingga tidak memperparah banjir yang sudah terjadi.

Dengan penyemaian itu, maka awan akan menjadi cepat jenuh dan turun menjadi hujan saat awan masih berada di sekitar Selat Sunda, Ujung Kulon-Banten, dan pesisir timur Lampung. Hujan diusahakan diturunkan di atas lautan hingga tidak berdampak besar bagi masyarakat di sekitarnya.

[Baca Juga: Ini Penyebab Cuaca Sangat Panas Melanda Jakarta]

Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT Dwipa W Soehoed mengatakan penyemaian awan pada Minggu sore dilakukan dengan menabur 800 kilogram garam menggunakan pesawat CASA C-212 yang diterbangkan dari Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta dalam satu kali penerbangan. Sementara Senin, sebanyak 2.400 kilogram garam ditabur menggunakan pesawat CN 295, juga dalam satu kali penerbangan.

Selain proses modifikasi cuaca, lanjut Jon, cuaca selama dua hari terakhir, yaitu 21-22 Februari 2021 juga lebih kering dibandingkan dengan kondisi pada 19-20 Februari 2021. Terganggunya pertumbuhan awan selama dua hari terakhir itu dipicu oleh adanya divergensi atau penyebaran angin yang memasuki Pulau Jawa bagian barat. Kecepatan angin di lapisan udara bagian atas relatif kencang, tetapi kelembaban udara relatif rendah. Akibatnya, jumlah atau volume awan yang terbentuk dan bergerak menuju Jabodetabek berkurang drastis.

BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta Sampai Akhir Februari

Jika pertumbuhan awan kembali masif dan situasi beberapa hari lalu berulang, BBTMC-BPPT sudah menyiapkan proses modifikasi cuaca lebih sering dengan jam terbang yang juga dibuat lebih panjang. Pertumbuhan awan yang rendah dan modifikasi cuaca BBTMC-BPPT itu membuat sebagian besar wilayah Jabodetabek sejak Minggu siang hingga Senin petang tidak diguyur hujan. Meski demikian, lanjut Jon, target modifikasi cuaca yang dilakukan saat ini adalah mengurangi potensi hujan di Jabodetabek pada siang hari saja. ”Jika sepanjang siang tidak hujan, kejenuhan tanah masih dalam kondisi aman untuk menampung hujan yang terjadi pada malam atau dini hari,” Dwipa menambahkan.

Hujan yang terjadi pada malam hingga dini hari, seperti yang memicu banjir di sejumlah daerah di Jabodetabek beberapa hari lalu, masih berada di luar jangkauan intervensi teknologi modifikasi cuaca. Pesawat penyemai awan yang dimiliki saat ini tidak bisa bekerja malam hari. Selain itu, risiko keselamatan penerbangan malam hari untuk menyemai awan sangat besar.

Jon belum bisa memastikan sampai kapan modifikasi cuaca untuk mencegah banjir di Jabodetabek itu akan dilakukan. Namun, tim BBTMC-BPPT terus melakukan evaluasi dan mengantisipasi berulangnya hujan lebat dan lama seperti yang terjadi pada 19-20 Februari 2021.

Jika pertumbuhan awan kembali masif dan situasi beberapa hari lalu berulang, BBTMC-BPPT sudah menyiapkan proses modifikasi cuaca lebih sering dengan jam terbang yang juga dibuat lebih panjang. Terlebih, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan masih ada potensi hujan lebat di Jabodetabek pada 24-26 Februari 2021.

Read More

Artikel Lainnya

realme narzo 30A Siap Hadir di Indonesia pada 3 Maret 2 021.jpg

Hobi dan Hiburan

realme narzo 30A Siap Hadir di Indonesia pada 3 Maret 2021

24 February 2021, 16:37

Ingin ponsel gaming yang ramah di kantung? realme narzo 30A yang siap dirilis awal bulan depat dapat jadi opsinya.

Lewati Pertarungan Digital, 9 Tim Juarai FFML Season III.jpg

Hobi dan Hiburan

Lewati Pertarungan Digital, 9 Tim Juarai FFML Season III

24 February 2021, 14:53

Usai melewati pertarungan digital yang panjang selama enam pekan, FFML Season III resmi berakhr dengan sembilan tim e-sport yang berhasil jadi juara.

Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Ting gi.jpg

Bisnis

Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Tinggi

24 February 2021, 13:52

Pemprov DKI Jakarta baru-baru ini meneken perjanjian kerjasama dengan empat perguruan tinggi di wilayahnya guna semakin memperkuat kualitas wirausaha di Jakpreneur.

Guru Besar Unpad Ungkap Pengaruh Dampak Negatif Pandemi Terhadap Tumbuh Kembang Anak.jpg

Pendidikan

Guru Besar Unpad Ungkap Pengaruh Dampak Negatif Pandemi Terhadap Tumbuh Kembang Anak

24 February 2021, 12:51

Dalam orasi ilmiahnya, Guru Besar Unpad memaparkan bagaimana pandemi COVID-19 memiliki pengaruh negatif terhadap tumbuh kembang anak.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Kalina 16 hours, 59 minutes lalu
    kalina

    QQHarian Games Best Online Transaksi Gak Pake Lama. Hadir Dengan berbagai Provider Ternama. Yukkk Gabung & DAPATKAN WELCOME BONUS 100% DIBERIKAN DI DEPAN FULL, Serta Ketahui Promo menarik lainnya dari QQHarian. Proses DP / WD Cepat & Aman ( Maks. 3 Menit ). Info lanjut bisa klik link di bawah guys 😘 : => ( <a href="https://45.141.59.177/" title="QQHARIAN GAME ONLINE TERPERCAYA" rel="nofollow">Situs Resmi QQHarian CLICK DISINI</a> ) ==> https://biolinky.co/linkpromo ( Link Alternatif QQHarian ) ===> http://www.facebook.com/groups/389225522015696/ ( Join Group Facebook )