Istri Wali Kota Jakarta Barat Prihatin dengan Pembuangan Popok Bekas

Berita Kawasan

Istri Wali Kota Jakarta Barat Prihatin dengan Pembuangan Popok Bekas

Istri Wali Kota Jakarta Barat sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Barat Inad Luciawaty merasa prihatin dengan sampah yang dipicu popok bayi bekas pakai. Pasalnya, dari sekitar 10 ton sampah yang setiap harinya terkumpul di Jakarta Barat, salah satu penyumbangnya adalah limbah dari popok bayi bekas. Selain itu, banyak juga popok bayi bekas itu yang dibuang secara sembarangan. Sehingga ia merasa antusias ketika perusahaan Kao Indonesia melalui brand Merries mengajak program pengolahan popok bekas tersebut.

[Baca Juga: Merries & Posyandu Jakarta Barat Luncurkan Program Olah Popok Bekas]

Selain menjadi limbah penyumbang sampah di Jakarta Barat setiap harinya, istri Wali Kota Jakarta Barat itu juga memandang lokasi yang acap kali menjadi tempat pembuangan popok bayi bekas adalah aliran sungai atau kali. Selain ini merusak lingkungan, tentu saja popok bayi bekas ini juga dapat berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat sekitar kali.

Istri Wali Kota Jakarta Barat Prihatin dengan Pembuangan Popok Bekas

“Prihatin banget, pasti ada aja (membuang popok bayi bekas di kali). Seperti kita lihat di musim hujan, sampah itu banyak yang terjaring, salah satunya, yaitu sampah popok,” ungkap Inad Luciawaty kepada awak media di sela-sela peluncuran program Senyumkan Lingkungan melalui Gerakan Mengolah Popok Bayi Bekas Pakai untuk Masa Depan Lingkungan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Raya Kembangan No.2, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat (15/11/2019).

Atas dasar keprihatinan inilah yang membuat Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Barat itu menyambut baik ajakan kerjasama pihak Merries dalam program pengolahan popok bayi bekas. “Dengan adanya kegiatan ini, paling tidak sampah itu bisa kita tampung, nanti dibantu diolah dari Merries. Apalagi diolah lagi bisa menjadi yang bermanfaat,” ujarnya.

[Baca Juga: Amankah Penggunaan Popok Kain pada Bayi?]

Pada program ini terdapat sekitar 28 posyandu yang terdiri dari 1.000 ibu-ibu dari kawasan Kebon Jeruk, Kembangan, dan Palmerah yang dilibatkan. Mereka bertugas untuk melakukan edukasi kepada setiap anggota posyandu mengenai bahaya pembuangan popok bekas pakai secara sembarangan sekaligus melakukan manajemen pembuangan yang tepat melalui depo khusus di posyandu.

Inad Luciawaty menambahkan, selain dirinya yang bersemangat dalam program ini, ia memandang peserta yang berasal dari puluhan posyandu di Jakarta Barat itu juga memiliki semangat yang serupa dengan dirinya. “Apalagi ini mengurangi sampah yang ada di Jakarta, saya rasa sangat luar biasa. Dengan pemilahan sampah saja mereka mau, apalagi ada kompensasinya. Saya dengar mereka akan diberikan hadiah,” imbuh istri Wali Kota Jakarta Barat itu.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.