Jadi Alumni ILVP, Ini yang Dibawa Dahlan Iskan ke Indonesia.jpg

Pendidikan

Jadi Alumni ILVP, Ini yang Dibawa Dahlan Iskan ke Indonesia

Salah satu program yang dijalankan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk warga Indonesia, khususnya yang berasal dari kalangan profesional adalah International Visitor Leadership Program atau (ILVP). Di mana program ini ditujukan untuk mengajak profesional atau sosok pemimpin dari Indonesia untuk melihat langsung bagaimana politik, sosial, budaya, ekonomi Amerika Serikat sesuai dengan ranah yang diinginkan. Dahlan Iskan merupakan alumni dari program ini dan ia menyebut, ILVP sangat bermanfaat untuk dirinya dalam memodernisasi media.

Pengalaman mantan CEO Jawa Pos ini dipaparkan dalam acara 15 Menit Sapa Alumni AS yang digelar Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya melalui MyAmerica Surabaya di media sosial mereka. Acara ini disebut digelar untuk sekaligus merayakan peringatan kemerdekaan Amerika Serikat ke-244 secara virtual. Dahlan Iskan sendiri mengikuti program ILVP pada tahun 1985 dan kala itu ia telah menyandang profesi sebagai jurnalis sekaligus memimpin surat kabar Jawa Pos.

Pada ILVP yang diikutinya pada tahun tersebut, hal yang turut ia coba kembangkan di medianya kala itu adalah penggunaan komputer bukan lagi mesin tik. Karena kala itu, ia melihat kantor-kantor media di Amerika Serikat sudah memanfaatkan komputerisasi untuk menerbitkan surat kabar. Namun selain itu, ada perubahan lainnya yang ia turut bawa dalam perkembangan pers Tanah Air usai berkunjung dari Negeri Paman Sam.

Jadi Alumni ILVP, Ini yang Dibawa Dahlan Iskan ke Indonesia .jpg

“Saya kira Esti (host Sapa Alumni AS) bukan saja saya ingat, tetapi itu mengubah hidup saya dan mengubah pers Indonesia secara keseluruhan. Jadi Anda tahu bahwa koran-koran di Indonesia pada masa generasi sebelum saya, itu orientasinya lebih ke Eropa. Karena itu ukuran korannya seperti di Eropa, kemudian orientasi beritanya lebih ke Eropa, pendidikan jurnalistiknya juga lebih ke Eropa,” ucap Dahlan Iskan di 15 Menit Sapa Alumni AS melalui Instagram (3/7/2020).

Orientasi ini perlahan bergeser di benak Dahlan Iskan usai dia menginjakkan kakinya di Negeri Paman Sam dan langsung melihat bagaimana keragaman media cetak yang ada di sana. Apalagi sebelum ia mengikuti program ILVP, ia memiliki asumsi bahwa media cetak yang beredar di Amerika Serikat memiliki prinsip sentralisasi dengan koran yang diterbitkan berasal dari ibu kota negara bagian.

“Ternyata di setiap kota itu punya koran sendiri-sendiri, punya klub olahraga sendiri-sendiri, dan orang Washington tidak membaca Los Angeles Times, orang Chicago tidak membaca Washington Post, demikian juga di Kansas, di semua kota besar dan kecil punya korannya sendiri-sendiri,” sambung mantan Menteri BUMN RI di era kepemimpinan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

[Baca Juga: Kolaborasi 3 Lembaga Ini Siapkan Tenaga Pengajar Unggul, Menyongsong Pendidikan 4.0]

Melihat hal-hal itu, Dahlan Iskan melakukan perubahan terhadap perkembangan surat kabarnya. Dengan visi utamanya pada tahun 1980-an itu, seperti di Amerika Serikat, ia ingin semua kota memiliki korannya masing-masing untuk pemberitaan lokal. Dahlan Iskan pun merealisasikannya dengan mendirikan jarigan surat kabar daerah di semua provinsi Indonesia saat itu.

“Masa depan surat kabar di Indonesia pun seperti di Amerika, yaitu koran daerah tidak ada lagi koran Ibu Kota. Seperti juga di Amerika, Washington Post tidak beredar di seluruh Amerika. Kalau di Indonesia waktu itu kan namanya surat kabar itu harus dari Jakarta, dalam pengertian kalau bukan surat kabar dari Jakarta itu dianggap sepele sekali,” tambahnya.

Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Tak Ada Buaya, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan.jpg

Berita Kawasan

Pastikan Tak Ada Buaya, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan

06 August 2020, 19:00

Pekan ini Damkar Depok mengerahkan anggotanya untuk menyisir area Kali Pesanggarahan demi memastikan tak ada buaya yang berkeliaran.

Sate H.Romli, Sate RSPP yang Legendaris.jpg

Kuliner

Sate H.Romli, Sate RSPP yang Legendaris

06 August 2020, 18:00

Jika berbicara mengenai menu sate populer di kawasan Jakarta Selatan, maka warung Sate H. Romli atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sate RSPP bisa dipastikan sebagai salah satunya.

Ada Target Gula Darah untuk Pasien Diabetes Agar Terhindar Perparahan COVID-19

Kesehatan

Ada Target Gula Darah untuk Pasien Diabetes Agar Terhindar Perparahan COVID-19

06 August 2020, 16:50

Penyandang diabetes akan lebih rentan mengalami perparahan bahkan menyebabkan kematian jika terinfeksi COVID-19.

Apa yang Bisa Anda Persiapkan Hadapi Resesi Ekonomi 2020

Bisnis

Apa yang Bisa Anda Persiapkan Hadapi Resesi Ekonomi 2020?

06 August 2020, 15:30

Sektor industri, penurunan kinerja ekspor impor, dan tingginya pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mengakibatkan peningkatan angka kemiskinan.


Comments


Please Login to leave a comment.