Program Rumah Miskin GanjarOK.png

Properti dan Solusi

Jagani Omah Bareng Arum, Inovasi Rumah Bagi Warga Tidak Mampu

Jagani Omah Bareng Arum atau Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng Aplikasi Simperum merupakan program Pemprov Jawa Tengah untuk memberikan fasilitas pembangunan rumah bagi para warga miskin. Melalui program Tuku Lemah Oleh Omah, Pemprov Jateng juga memberikan akses pembelian tanah melalui kredit mikro BPR BKK Jawa Tengah, selain itu ada pula fasilitas pembentukan Kelompok Masyarakat (Pokmas) untuk persiapan pembangunan rumah. Program tersebut juga memberikan fasilitas berupa pembangunan rumah melalui bantuan sosial stimulan rumah sederhana sehat.

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada 23/11/2021, Program inovasi besutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ini dipamerkan dalam presentasi Kepala Daerah Terinovatif Kategori Provinsi dan Kabupaten. Jagani Omah Bareng Arum memang memiliki tujuan untuk mengurangi backlog rumah di Provinsi Jawa Tengah dengan sasaran utamanya masyarakat miskin yang tidak memiliki rumah dan akses bank. Yang membanggakan, program ini dianggap menarik dan mendapat perhatian di tingkat nasional.

Program Rumah Miskin GanjarOK2.jpg

Program ini memungkinkan warga miskin yang belum memiliki rumah untuk menerima stimulan yang berbentuk bantuan sosial pembangunan rumah dengan ukuran yang sesuai syarat luasan rumah layak huni yaitu tipe-36. Bantuan yang diberikan senilai Rp35.000.000,- yang terdiri dari ruspin dan arsitektural. Di tahun 2021 ini, pembangunan rumah akan dilakukan di 6 kabupaten/kota di Jawa Tengah diantaranya Kabupaten Cilacap, Brebes, Kendal, Purbalingga, Jepara dan Kota Magelang.

Dalam acara Kepala Daerah Terinovatif Kategori Provinsi dan Kabupaten yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri setiap tahunnya ini, Program rumah untuk warga miskin dari Ganjar dipresentasikan karena pada tahun 2020 lalu menjadi salah satu top ten inovasi pelayanan publik Jateng. “Jateng gayeng ndandani omah bareng ini Jateng yang asyik yang membahagiakan ayo bersama-sama memperbaiki rumah yang tidak layak huni,” ujar Ganjar dalam keterangan tertulis yang diterima Pingpoint.co.id (23/11/2021).

[Baca Juga: Harvest City Tambah Daftar Rumah Murah di Cibubur]

Menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perumahan (SIMPERUM), aplikasi ini digunakan pula untuk akselarasi penanganan kemiskinan. Simperium juga telah terhubung dengan SIDesa atau Sistem Informasi Desa Jawa Tengah. Aplikasi yang telah terintegrasi dengan beberapa sistem ini menurut Ganjar akan mempercepat koordinasi penanganan kemiskinan dalam lintas sektoral. Selain itu Simperium dapat memudahkan verifikasi sasaran PKE dan memenuhi layanan dasar masyarakat miskin.

Program Rumah Miskin GanjarOK3.jpg

Inovasi program yang dipaparkan dalam acara Kepala Daerah Terinovatif Kategori Provinsi dan Kabupaten bertajuk Innovative Government Award (IGA) 2021 ini telah diproyeksikan untuk 125 Desa sasaran yang tersebar di 5 wilayah antara lain Brebes, Pemalang, Banjarnegara, Banyumas dan Kebumen. Harapannya pada akhir tahun nanti target kemiskinan adalah nol dan pihaknya telah memiliki roadmap-nya. Inovasi yang ia buat ternyata tak hanya diaplikasikan di Jawa Tengah saja, tapi telah dilakukan di daerah lain seperti Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Blora dan Brebes.

Lebih jauh lagi Ganjar menerangkan jika inovasi ini dinilai lebih presisi dan akurat karena memberikan akurasi data RTLH hingga 80 persen dan nihil duplikasi data. Efisiensipun terlihat dari perbaikan waktu dari 7 hari menjadi 75 menit, pengurangan biaya kertas karena paperless dan juga efisiensi SDM yang semula tiga orang kini bisa satu orang. Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan agar kualitas aplikasi ini dapat ditingkatkan. “Tapi niatan dari inovasi ini adalah bagaimana inovasi menyelesaikan persoalan yang ada di setiap sektor dan subsektor di jawa tengah,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.