Pemkot Jak-Pus Menggelar Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan

Berita Kawasan

Jakarta Pusat Usahakan Pembuatan Septic Tank Komunal

Belum semua rumah memiliki saluran pembuangan khusus kotoran atau septic tank. Masalah ini mendapat perhatian Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus). Direncanakan akan ada septic tank komunal yang akan bisa mengatasi masalah pembuangan ini.

Hal tersebut dinyatakan dalam deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (Open Defecation Free atau ODF) pada 14 Agustus 2019 di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kampung Benda, Jalan Cempaka Putih Tengah XV, Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat seperti dilansir dari pusat.jakarta.go.id (14/08/19).

[Baca Juga: 6 Taman Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Cempaka Putih]

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, menjelaskan deklarasi stop buang air besar sembarangan di Cempaka Putih Timur merupakan deklarasi ketiga. Sebelumnya sudah dilaksanakan di Kelurahan Gondangdia dan Duri Pulo. "Ini ketiga setelah pertama di Gondangdia dan yang ke dua di Duri Pulo. Harapan kami agar di delapan kecamatan mempunyai satu septic tank komunal. Dengan tujuan gerakan stop buang air besar sembarangan," terangnya.

Masih kata Irwandi, dalam rangka penilaian Kota Sehat 2019 maka harus melaksanakan STBM atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Oleh karena itu gerakan stop buang air besar sembarangan ini juga harus direalisasikan di lingkungan masyarakat. "Setelah Cempaka Putih akan lanjut ke Kemayoran, Johar Baru, Senen, dan kecamatan lainnya. Kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan, yang tidak punya saluran khusus pembuangan kotoran atau septic tank," ucapnya.

[Baca Juga: Potensi Pertumbuhan Properti di Cempaka Putih]

Irwandi mengatakan, pihaknya juga bekerjasama dengan Baznas untuk membuat septic tank komunal. Dan meminta setiap Camat dan Lurah untuk mencari titik lokasi pembuatannya. "Tapi sekarang masih dicari lokasinya. Nanti kita minta Camat dan Lurah untuk mencari tanah atau lokasi yang memang Fasos atau Fasum yang bisa dibikin septic tank di area itu. Jadi dari rumah penduduk nanti disalurkan septic tank. Kita targetkan secepatnya dibuat," jelasnya.

Usaha semacam ini ada baiknya tidak hanya menunggu datangnya penilaian kota saja. Menjaga kebersihan lingkungan tetap harus dilakukan setiap saat. Apalagi mengenai saluran pembuangan kotoran yang akan sangat berpengaruh bagi kesehatan warga sekitar. Gerakan seperti ini tak hanya harus diperhatikan pemerintah, tapi sebagai warga peduli lingkungan juga wajib berperan serta, karena kebersihan adalah sebagian dari iman.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.