Jakarta Sneakers Days 2019.jpg

Kecantikan dan Fashion

Jakarta Sneaker Day 2019 Ajang Pembuktian Brand Lokal

Jakarta Sneaker Day (JSD) 2019 kembali menjadi pelepas dahaga para sneakerhead Indonesia, khususnya Jakarta. Pasalnya, ajang yang diadakan di hall lantai 8 Senayan City pada 7-9 Februari 2019, setiap harinya penuh sesak oleh pengunjung.

Pada hari terakhir, antrean panjang tak terelakkan. Terlihat para pengunjung berbaris mengular hingga gerai-gerai pertokoan di lantai 6 Senayan City untuk mendapatkan sneaker favorit mereka.

[Baca Juga: Sneakerpeak Quatro, Surganya untuk Para Penggemar Sneakers]

Artinya, masyarakat Indonesia telah membuka mata bahwa sneaker merupakan salah satu barang yang menjadi incaran untuk penggunaan sehari-hari. Tak Cuma itu, atensi yang besar dari masyarakat kali ini sejalur dengan tema JSD 2019, yakni The Rise of Sneaker Culture.

Tak hanya menyodorkan sneaker langka, beberapa acara seperti talkshow, sneaker custom, community gathering, legit check (menguji keaslian sepatu), garage sale, dan hiburan musik diadakan untuk memeriahkan acara.

Belum lagi , kehadiran sneaker yang sedang hype, yakni Nike air Fear of God yang baru rilis Desember silam, menjadi pemicu padatnya JSD 2019.

Namun, ada hal yang berbeda di penyelenggaraan JSD ketiga kali ini. Kehadiran berbagai brand lokal nyatanya mampu menyedot perhatian sneakerhead Indonesia.

Brand Lokal

Hal itu diakui oleh salah satu warga dan pengunjung Vicky Rachim. Menurutnya, ajang kali ini cukup berbeda dari tahun lalu karena banyak brand lokal yang ikut meramaikan JSD 2019.

“Sudah mulai banyak brand lokal yang masuk dan gak kalah bagus kualitas produknya dari berbagai brand luar,” ujar Vicky kepada Pingpoint.co.id melalui aplikasi WhatsApp (11/2/2019).

Brand lokal semacam, Not For People, Never Too Lavish, Cashless, dan NAH Project, ialah brand-brand lokal yang ikut meramaikan JSD 2019 dan mulai menunjukkan tajinya.

Sejumlah faktor juga turut melatari bangkitnya brand sneaker lokal di Indonesia. Salah satunya ialah saat Presiden Joko Widodo yang ikut memajukan brand lokal dengan memilih sepatu dari NAH Project.

[Baca Juga: Sering Dikira Brand Luar, Ternyata Sepatu Ini Produk Indonesia (1)]

Yang kedua, kini telah banyak desainer sepatu Indonesia yang saling berkolaborasi untuk menciptakan sneaker yang berkualitas. Salah satu contohnya ialah sepatu hasil kolaborasi brand lokal Compass dengan influencer Brian Notodihardjo.

Dengan begitu, JSD 2019 mulai mengangkat harkat brand lokal agar semakin digandrungi. Kedepannya, Vicky mengaku ingin melihat produk lokal bisa bersaing dengan sneaker luar.

“Saya yakin kedepannya sneaker asli Indonesia bisa bersaing di masa mendatang, dengan syarat harus selalu didukung oleh berbagai stakeholder,” ujarnya menambahkan.

Read More

Artikel Lainnya

Ketika Sastra Alih Wahana ke dalam Sadiwara Audio di Tangan Puluhan Seniman

Hobi dan Hiburan

Puluhan Seniman Alih Wahana Karya Sastra Menjadi Sadiwara Audio

03 July 2020, 21:00

Pertunjukan ini bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia serta kawan-kawan media dengan nama Sandiwara Sastra.

Pra-AKB di Kota Bogor, Ojol Hingga Hotel Boleh Kembali Beroperasi

Bisnis

Pra-AKB di Kota Bogor, Ojol Hingga Kegiatan MICE Boleh Beroperasi

03 July 2020, 20:00

Dalam fase Pra-AKB ini, Bima Arya kembali membuka sektor baru, yakni transportasi seperti ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) serta kegiatan-kegiatan di hotel selain fasilitas penginapan.

Pengambilan Dokumen Sipil di Kota Tangerang Kini Kembali Normal

Berita Kawasan

Pengambilan Dokumen Sipil di Kota Tangerang Kini Kembali Normal

03 July 2020, 19:00

Semenjak PSBB jilid IV hingga saat ini, pengambilan dokumen sipil di kantor Disdukcapil sudah kembali normal. Sebelumnya, ada pembatasan waktu dan jumlah pemohon disetiap harinya.

Toko Roti Maison Weiner Sudah 83 Tahun di Kwitang, Jakarta Pusat

Kuliner

Toko Roti Maison Weiner Sudah 83 Tahun di Kwitang, Jakarta Pusat

03 July 2020, 18:00

Pertama didirikan tahun 1936, toko kue dan roti Maison Weiner masih terus menjual roti dan kue hingga sekarang. Produksinya ditangani oleh generasi ke-3, Heru Laksana.


Comments


Please Login to leave a comment.