Jamu dengan Kemasan Kekinian Raup Untung Besar

Bisnis

Jamu dengan Kemasan Kekinian Raup Untung Besar!

Jamu adalah minuman tradisional yang berguna untuk berbagai kesehatan dan sangat membantu tubuh Anda agar tetap segar dan bugar. Dulu, jamu dijual dengan cara digendong yang bisa dipanggil dengan sebutan Mbok jamu. Sekarang, keberadaannya semakin jarang ditemui. Jamu masih menjadi minuman yang dicari orang-orang karena banyak manfaat yang dirasakannya.

Bisnis jualan jamu pun semakin diminati dengan menjualnya dalam kemasan botol plastik maupun beling. Seperti yang dilakukan warga asal Ciledug, Tangerang bernama Tuti Sasongko. Dirinya menjual jamu tradisional dengan kemasan kekinian. Walau dikemas secara lebih kekinian dan efisien, proses pembuatan jamu miliknya tetap dilakukan secara tradisional dan higienis.

[Baca Juga: Unik! Puskesmas Kelapa Gading Sediakan Jamu untuk Pasien]

Melansir laman tangerangkota.go.id (18/09/2019), Tuti Sasongko berhasil memproduksi 500 botol jamu gendong setiap bulannya. Jamu buatannya dibuat secara tradisional karena ingin mempertahankan rasa jamu seperti rasa aslinya. “Dari sisi rasa, proses pembuatannya dengan cara ditumbuk akan beda jika dibuatnya dengan mesin. Khasiatnya juga bagus teknik yang tradisional, karena sarinya masih tetap terjaga,” jelasnya.

Soal rasa jamu masih seperti aslinya. Namun, kemasan dan pemasarannya pun harus kekinian agar konsumen zaman now semakin tertarik membeli jamu buatannya. Ia memasarkan jamu melalui media sosial hingga sejumlah platform jual beli. Banyak pilihan jenis jamu yang dijualnya, mulai dari jamu kunyit asem, kunyit asem sirih, beras kencur, temulawak, gula asem hingga bir pletok.

[Baca Juga: Wow, Ternyata Ada Bir Halal Dan Tak Memabukkan!]

“Alhamdulillah sejak 2014 lalu, di dapur kecil rumah saya, setiap harinya saya produksi jamu gendong jadi jamu botolan. Respon yang bagus dari konsumen, saya pun telah mengurus dan memiliki sertifikasi halal dari LPPOM MUI, memiliki SKU hingga IUMK,” ungkap Tuti.

Jamu olahan warga Ciledug yang kini diberi nama Jamu Simprug ini tak pernah henti produksi di Komplek Mahkota Simprug, Blok C 11 No 2, Jalan Mahkota 9, Paninggilan Ciledug. Memiliki misi melestarikan warisan budaya bangsa melalui rempah-rempah kekayaan Indonesia, Tuti berkomitmen bertahan, berjuang dan terus melestarikan jamu tradisional miliknya hingga dikenal dunia.


Read More

Artikel Lainnya

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.

Kota Tangerang Sukses Turunkan Jumlah Kasus Stunting di Tahun 2022.jpg

Kesehatan

Kota Tangerang Sukses Turunkan Jumlah Kasus Stunting di Tahun 2022

26 January 2023, 11:25

Pemkot Tangerang baru-baru ini mengungkap data yang menunjukan bahwa pihaknya telah berhasil secara perlahan menurunkan jumlah kasus stunting di wilayahnya.


Comments


Please Login to leave a comment.