Jangan Buang Baterai ke Tempat Sampah

Properti dan Solusi

Jangan Buang Baterai ke Tempat Sampah

Baterai adalah benda yang tergolong penting dalam kehidupan masa kini. Baterai yang umum digunakan, seperti baterai ukuran AA, AAA, C dan D, baterai jam tangan (kecil seperti tablet), baterai lithium (pada ponsel, kamera, maupun laptop), hingga baterai rechargeable. Lalu apa yang Anda lakukan kalau baterai sudah tidak bisa dipakai lagi? Langkah termudah tentu membuangnya ke tempat sampah, tapi terbukti langkah tersebut sangat tidak dibenarkan.

Jangan Buang Baterai ke Tempat Sampah

Berikut beberapa alasannya:

  1. Sampah baterai termasuk dalam B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), karena di dalamnya mengandung berbagai logam berat berbahaya, seperti merkuri, mangan, timbal, kadmium, nikel, dan lithium.
  2. Baterai bekas yang dibuang ke tempat pembuangan sampah dapat mencemari tanah, air tanah, atau sungai.
  3. Merkuri sangat berbahaya, karena dapat menyerang sistem syaraf pusat, ginjal, hati, jaringan otak, serta dapat mengakibatkan bayi lahir cacat. Kadmium bisa menyebabkan gangguan saluran cerna dan fungsi ginjal.
  4. Sedangkan lithium mengandung sianida atau sulfida yang pada PH antara 2 – 12,5 dapat menghasilkan gas beracun, serta berpotensi meledak jika diurai pada tekanan dan suhu kamar.

[Baca Juga: 6 Jenis Sampah yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mendaur Ulang]

Oleh karena itu, Anda jangan sampai salah membuang baterai bekas ke tempat sampah. Mulai sekarang, Anda dapat mengumpulkan baterai dan pergi ke tempat pengumpulan sampah baterai. Saat ini ada sejumlah masyarakat sadar akan bahaya sampah baterai. Di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, bahkan ada lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang sukarela mengumpulkan sampah baterai, hanya jumlahnya masih terbatas, apalagi jika dibandingkan dengan pemakaian baterai di Indonesia.

Jangan Buang Baterai ke Tempat Sampah

Oleh para pengumpul, sampah-sampah baterai ini nantinya akan diserahkan kepada penyedia jasa pengelolaan sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang sudah memenuhi standar manajemen limbah, yaitu WMI (Waste Management Indonesia).

[Baca Juga: 6 Jenis Sampah yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mendaur Ulang]

Sebagian besar komponen baterai akan didaur ulang, sementara komponen seperti kadmium dan mangan akan dinetralisir untuk kemudian dikubur dengan mekanisme yang sudah memenuhi standar manajemen limbah, sehingga tidak mencemari air tanah.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.