Jangan Salah Pilih Ini Bedanya Ramyeon dan Ramen

Kuliner

Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Ramyeon dan Ramen!

Meski masuk kedalam kategori hidangan mi, tapi ramyeon dan ramen memiliki perbedaan yang cukup besar. Ternyata ramyeon (ram-yun) khas Korea berbeda dengan ramen khas Jepang. Menilik dari beberapa laman sumber seperti nibble, berikut perbedaan ramen dan ramyeon versi PingPoint.co.id.

Mi Jepang pun ternyata juga berasal dari Tiongkok dan baru masuk ke Jepang di Era Meiji sekitar tahun 1868-1912. Baru kemudian, ramen dipopulerkan di Korea sekitar tahun 1960-an setelah perang dunia II. Untuk lebih jelasnya, mari kita intip asal usul ramyeon berikut ini.

Jangan Salah Pilih Ini Bedanya Ramyeon dan Ramen

Jadi, awalnya, ramen di Jepang disebut dengan “shina shoba” yang berarti soba (mi) dari China. Beberapa tahun kemudian, seluruh restoran di Jepang mulai menyajikan shina soba yang diracik dengan bumbu lokal. Lalu muncullah ramen yang menyebar ke negara-negara tetangga termasuk Korea.

Pada tahun 1960-an, ramyeon merupakan menu favorit bagi orang-orang yang tengah sibuk bekerja di dunia industri dan membutuhkan makanan instan yang praktis dan enak. Namun ramyeon di Korea ini tentu memiliki ciri khas sendiri.

[Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Ramen Enak di Jakarta]

Pada umumnya ramyeon memiliki kuah yang pedas, sementara ramen khas Jepang memiliki rasa yang lebih halus. Kuah ramen biasanya dibuat dari kaldu ayam, seafood, atau daging merah. Sedangkan rasa kuah ramyeon yang pedas dibuat dari bumbu olahan.

Memang tak seperti ramen yang bisa diolah secara instan atau tradisional, ramyeon hanya berarti mi instan yang direbus dengan air panas di dalam panci maupun cangkir. Dari masa ke masa, biasanya ramyeon dimasak dalam ‘yangeun nembi’ atau panci aluminium berlapis perak yang memiliki warna sedikit keemasan dan lebih cepat panas. Buat Anda penggemar drama Korea, pasti penampakan panci ini sudah tak asing lagi.

[Baca Juga: Ini Tempat Jajan Sandwich ala Drama Korea]

Makan ramyeon biasanya tak lengkap jika tak ditemani dengan kimchi. Bahkan banyak orang Korea yang mengatakan jika kamu tidak menyediakan kimchi, maka Anda tak bisa makan ramyeon. Selain kimchi, topping lain seperti sayuran, telur, dan seafood juga bisa meningkatkan cita rasa ramyeon.

Seperti yang Anda ketahui, ramyeon sudah tidak asing lagi di Indonesia. Anda bisa menemukannya di berbagai supermarket dan restoran


Read More

Artikel Lainnya

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta

12 August 2022, 16:43

Pada 14 Agustus 2022, Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta akan menjadi lokasi acara puncak karnaval bernama Jakarnaval yang digelar untuk geliatkan wisata di Ibu Kota.

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluars a.jpg

Kesehatan

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluarsa

12 August 2022, 14:41

Setelah ramainya kabar mengenai balita di wilayahnya yang diberikan obat kadaluarsa, Dinkes Kota Tangerang berikan edukasi publik

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini.jpg

Bisnis

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini

12 August 2022, 10:30

Pada pekan ini, berkat kolaborasi PT Fast Food Indonesia dan PT Agra Surya Energi, KFC Indonesia meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di salah satu gerainya.

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandun g.jpg

Properti dan Solusi

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandung

11 August 2022, 17:17

Jika Anda berencana wisata sejarah di Kota Bandung jelang HUT RI ke-77 maka gedung yang berada di area Jalan Braga ini menjadi salah satu objek yang bisa Anda kunjungi.


Comments


Please Login to leave a comment.