Jangan Takut Menua Sel-Sel Otak Bakal Tetap Tumbuh Sepanjang Hidup

Kesehatan

Jangan Takut Menua, Sel-Sel Otak Bakal Tetap Tumbuh Sepanjang Hidup

Dunia sains sempat dihebohkan dengan perdebatan tak kunjung henti perihal ada atau tidaknya pertumbuhan sel otak manusia ketika dewasa.

Perdebatan ini muncul akibat sebuah penelitian kontroversial yang mengklaim bahwa kemungkinan otak manusia tidak menghasilkan sel-sel saraf baru setelah melewati fase kanak-kanak.

Gagasan itu telah diperdebatkan dengan sengit, dan dulu dianggap bahwa kita dilahirkan dengan semua sel otak yang akan kita miliki.

[Baca Juga: Melawan Alzheimer dengan Line Dance]

Menurut sebuah studi baru tentang otak manusia yang dilansir dari BBCnews.com (26/3/2019), manusia terus membuat sel-sel otak baru di sepanjang hidup mereka setidaknya hingga usia 97 tahun.

Kini para ilmuwan mengetahui bahwa otak manusia punya kemampuan untuk menumbuhkan sel-sel baru. Khususnya pada area memori.

Studi Nature Medicine (26/3/2019), telah mengamati otak dari 58 orang meninggal yang berusia antara 43 dan 97 tahun. Hasilnya, mereka fokus pada hippocampus yang merupakan bagian otak yang digunakan untuk memproses emosi dan kognisi.

[Baca Juga: Mactivation Mendobrak Sensori dan Rangsang Fungsi Otak]

Hippocampus ialah bagian dari otak yang dibutuhkan untuk mengingat sesuatu seperti di mana Anda terakhir memakir mobil atau kapan terakhir Anda makan. Pada neuron baru yang sehat terdapat sedikit penurunan dalam jumlah neurogenesis seiring bertambahnya usia.

Namun, peneliti Maria Llorens-Martin asal Universidad Autonoma de Madrid, Madrid (UAM) mengatakan kepada BBCnews.com, bahwa dirinya percaya setiap manusia akan menghasilkan neuron baru selama dirinya masih terus aktif mempelajari hal baru. “Hal itu terjadi selama setiap detik kehidupan kita,” ujar Maria.

Tetapi, terdapat cerita berbeda pada otak pasien Alzheimer. Ketika seseorang mengalami gejala awal penyakit Alzheimer, jumlah pembentukan neuron baru turun dari 30.000 per millimeter menjadi 20.000 per millimeter.

[Baca Juga: Jaga Kebugaran Otak untuk Atasi Kesulitan Belajar]

“Ini sangat mengejutkan bagi kami, bahkan sebelum akumulasi amyloid beta (ciri khas Alzheimer) dan mungkin sebelum gejala, ini sangat dini,” tuturnya.

Maria menginginkan tahap penelitian selanjutnya ialah melihat otak orang-orang saat mereka masih hidup. Hal ini diperlukan agar peneliti bisa melihat perkembangan neuron seseorang dan untuk melihat apa yang terjadi dari waktu ke waktu.

Kepala penelitian di Alzheimer’s Research UK Rosa Sancho, menambahkan bahwa di awal masa dewasa manusia memang mulai kehilangan sel-sel sarafnya, tetapi kita dapat terus memproduksi sel otak baru hingga usia 90-an.

Read More

Artikel Lainnya

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

Bisnis

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

29 October 2020, 18:06

Ideafest yang diselenggarakan secara virtual pada 5-15 November 2020 ini dapat memantik ide, kreativitas, dan inovasi pelaku usaha pada masa pandemi.

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

Hobi dan Hiburan

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

29 October 2020, 15:05

Dari ketiga film tersebut, Viu mendapatkan 14 gelar Juara Nasional dari 40 kategori, sehingga berhak mengikuti babak internasional pada bulan Desember .

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Pendidikan

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

29 October 2020, 10:55

Universitas Multimedia Nusantara mengembangkan prototipe aplikasi koreksi penulisan dalam bahasa Indonesia bernama U-Tapis.

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

Hobi dan Hiburan

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

28 October 2020, 16:31

Melalui pameran itu, tidak hanya ketokohannya karya-karya Affandi yang luar biasa juga dapat menjadi inspirasi bagi banyak seniman.


Comments


Please Login to leave a comment.