Klub Buku Nyala Matahari 1.jpg

Berita Kawasan

Jauhkan Anak dari Gawai Bersama Klub Buku Nyala Matahari

Untuk menjauhkan anak dari radiasi yang ditimbulkan dari ketergantungan gawai, menjauhkan anak dari adalah solusinya. Berbagai upaya pun dilakukan orangtua agar si anak tak ketergantungan menggunakan gawai. Salah satunya mengganti gawai dengan buku.

Bersama Klub Nyala, anak-anak usia dini mulai dikenalkan dengan literasi buku. Saat diwawancarai, Gita Romadhona sang pendiri Klub Nyala Matahari menuturkan tentang kehadiran klub ini yang berawal dari kesukaan anaknya Nyala atau biasa disebut Nala membaca. “Saya pikir, dia butuh teman untuk sharing dan diskusi buku bacaanya, Itulah yang kemudian membuat saya dan Nala bersepakat membentuk sebuah klub baca,” jelasnya dalam wawancara melalui aplikasi pesan singkat dengan PingPoint.co.id (24/1/2019).

Kegiatan Komunitas Klub Buku Nyala Matahari

Klub Nyala Matahari baru terbentuk pada Desember 2018 kemarin. Anggota yang bisa bergabung dengan Klub Nyala Matahari ini adalah anak dengan rentang usia 7-10 tahun. Awalnya sang Gita mencari 10 anak, namun tak disangka yang mendaftar saat itu via email berjumlah 60 anak.

[Baca Juga: Komunitas Jendela Jakarta Bantu Anak Ibu Kota untuk Membaca]

Untuk anggota yang sudah mendaftar lewat e-mail, dalam satu kelompok Klub Nyala Matahari mengadakan pertemuan dua kali sebulan. Dan dalam tiap pertemuan, selain membahas buku yang sedang dibaca yang saat itu buku dipinjamkan oleh Nala. Mereka juga membahas unsur-unsur pembentuk cerita dalam sebuah bacaan. Manfaat yang akan didapat oleh komunitas ini adalah rasa percaya diri dalam memberikan pendapat, seperti penuturan Gita, “Anak-anak belajar memberikan pendapat dengan percaya diri juga belajar mendengarkan pendapat temannya.”

Hindari Ketergantungan Gawai dengan Membaca Buku

Selain itu, anggota klub buku juga belajar menulis cerita sendiri. Berkenalan dengan tokoh, watak, setting, alur, dan amanat dalam cerita. Goal-nya selain bisa membaca aktif (membaca yang mengerti apa yang dibaca) anak-anak juga menjadi menyukai kegiatan menulis.

[Baca Juga: Hunian Berkonsep “Hutan” di Dekat Kebun Binatang Ragunan]

Dalam memilih tempat berkumpul Klub Nyala, biasanya mereka memilih tempat yang sekaligus bisa untuk piknik. Tempat yang pernah dipilih antara lain di Kebun Binatang Ragunan dan di pinggir Danau UI.

Dengan adanya Klub buku bernama Nyala Matahari, diharapkan literasi bacaan anak semakin meningkat dan juga ketergantungan dari gawai semakin berkurang. Seperti penuturan Gita, “Saat bersama klub buku, dua-tiga jam mereka habiskan tanpa memedulikan gadget sama sekali. Dan, itu menyenangkan.”

Read More

Artikel Lainnya

Tips Nonton Bioskop dengan Anak Usia 2 Tahun

Pendidikan

Tips Nonton Bioskop dengan Anak Usia 2 Tahun

11 December 2019, 18:00

Ajak anak Anda menonton di bioskop saat usia dua tahun ke atas. Pada usia tersebut, sistem kekebalan tubuhnya sudah jauh lebih kuat.

Ini Kelebihan Menggunakan Kartu Jelajah MRT

Berita Kawasan

Ini Kelebihan Menggunakan Kartu Jelajah MRT

11 December 2019, 17:00

Kartu kartu multi trip ticket (MTT) dengan sebutan Jelajah diapresiasi warga. Tidak ada satu detik tap in atau tap out, pintu gerbang sudah terbuka.

Bekasi Kembali Raih Penghargaan Kota Layak HAM dari Kemenkumham

Berita Kawasan

Bekasi Kembali Raih Penghargaan Kota Layak HAM dari Kemenkumham

11 December 2019, 16:00

Mengulang prestasi dari tahun sebelumnya, Bekasi kembali raih penghargaan Kota Layak HAM di peringatan Hari HAM sedunia.

8 Camat Jakarta Barat Ikut Pamong Innovation Award Tahun 2019

Berita Kawasan

8 Camat Jakarta Barat Ikut Pamong Innovation Award Tahun 2019

11 December 2019, 15:00

Pamong Innovation Award Tahun 2019 pada 9 Desember 2019 digelar dalam rangka peningkatan kinerja para camat menyelesaikan permasalahan di wilayah masing-masing.


Comments


Please Login to leave a comment.