Jawaban Atas Misteri Gedung 1922 di Jalan Raya Bogor

Berita Kawasan

Jawaban Atas Misteri Gedung 1922 di Jalan Raya Bogor

Pernahkan Anda melihat bangunan kuno dengan arsitektur zaman penjajahan Belanda di pinggir kawasan Pasar Rebo? Anda mungkin bertanya-tanya? Bangunan apakah ini? PingPoint.co.id berusaha menjawab pertanyaan tersebut. Bangunan bergaya art deco ini berdiri kokoh di sisi kiri Jalan Raya Bogor Km 22, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Di bagian atas bangunan tertulis jelas angka 1922. Dari simbol angka inilah, masyarakat sekarang mengenal bangunan ini dengan sebutan Gedung 1922.

Sekilas bangunan yang berdiri di atas lahan seluas sekitar enam hektare ini, terlihat dari luar memang kecil, mirip gardu jaga. Namun, ketika masuk ke dalam, ternyata ada bangunan berupa bak penampungan air, serta sebuah ruangan tempat pompa air bawah tanah yang tertutup rumput. Ada pula ruang laboratorium di bagian loteng bangunan.

Jawaban Atas Misteri Gedung 1922 di Jalan Raya Bogor

Melansir dari Beritajakarta.id (4/10/2019), mungkin banyak yang belum mengetahui, jika bangunan yang dikitari pagar besi bercat biru ini memiliki nilai sejarah. Dari gedung inilah, awal berdirinya salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PDAM Jaya.

Sejarah berawal dari krisis air bersih di Batavia (sekarang Jakarta) pada 1843. Kondisi ini, membuat pemerintah kolonial Hindia Belanda waktu itu terpaksa harus mencari sumber mata air bersih untuk kebutuhan sehari-hari hingga ke wilayah Bogor, Jawa Barat. Upaya Pemerintah Hindia Belanda akhirnya mencapai hasil, pada 1918. Mereka berhasil menemukan sumber mata air bersih di Ciburial, daerah Ciomas, Bogor yang memiliki kapasitas 484 liter per detik.

[Baca Juga: Menara Saidah, Gedung Tua yang Dibayangi Kisah Mistis]

Kemudian pada 1918 hingga 1920, Pemerintah Hindia Belanda membangun perpipaan dari Ciburial ke Batavia sepanjang 53,231 kilometer atau dikenal dengan sebutan Gementeestaat-Waterleidengen Van Batavia. Konon dari sinilah muncul sebutan 'air ledeng' di masyarakat.

Ifie Syafiudin Laili (54), salah seorang staf Ahli PAM Jaya menjelaskan, setelah Gementeestaat-Waterleidengen Van Batavia dibangun, pada 23 Desember 1922 untuk pertama kalinya air yang berasal dari Ciburial dialirkan ke Batavia tepatnya di kawasan Lapangan Banteng. "Air yang mengalir pertama kali lewat jalur pipa ini, kemudian diabadikan sebagai hari lahirnya PAM Jaya," ujar Ifie masih dari sumber yang sama.

Saat itu, air yang dialirkan dari Bogor melewati beberapa pos yaitu Pos Air Mancur (sekarang Taman Air Mancur), lalu Pos Gardu Air Pasar Rebo atau Gedung 1922. Setelah Kemerdekaan Republik Indonesia, pengelolaan air minum ini diambil alih oleh pemerintah dan operasionalisasinya diserahkan kepada Dinas Saluran Air Minum Kota Praja di bawah Kesatuan Pekerjaan Umum Kota Praja.

[Baca Juga: Cerita Horor Bayangi Museum Wayang di Kota Tua Jakarta]

Seiring perjalanan waktu, pada 1968 pengelolaan air di Ibukota beralih dari Dinas Pekerjaan Umum ke Pemprov DKI Jakarta. Kemudian, pada 1977 PDAM Jaya disahkan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov DKI yang bertugas menangani pengadaan air bersih di Jakarta.

Lalu, bagaimana dengan Gedung 1922 ? Meski sudah tidak lagi digunakan sebagai tempat pemasok air bersih ke Jakarta, sejak tahun 2000-an, Kondisi bangunan ini masih tetap berdiri kokoh dan terawat rapi hingga saat ini. "Dulunya gedung ini sempat dijadikan pusat penelitian air dan pengendalian debit air juga. Sekarang, meski sudah tidak digunakan lagi, bangunan serta halaman masih dirawat oleh PDAM," tandas Ifie.


Read More

Artikel Lainnya

Veteran Kemerdekaan Naik Podium di Upacara HUT RI ke-77 Kota Bekas i.jpg

Berita Kawasan

Veteran Kemerdekaan Naik Podium di Upacara HUT ke-77 RI Kota Bekasi

18 August 2022, 15:41

Dalam upacara HUT RI ke-77 kemarin di Kota Bekasi terdapat momen menarik ketika seorang veteran perang kemerdekaan Indonesia turut diundang untuk memberikan pesan kepada generasi penerus.

Sejumlah Kucing di Kampus Unpad Jatinangor Diberikan Kalung Reflektif, Kenapa Ya.jpg

Pendidikan

Sejumlah Kucing di Kampus Unpad Jatinangor Diberikan Kalung Reflektif, Kenapa Ya?

18 August 2022, 13:39

Para mahasiswa Unpad belum lama ini memutuskan untuk memasangkan kalung reflektif untuk kucing-kucing liar yang tinggal di sekitaran area kampus Unpad Jatinangor.

Momen HUT RI ke-77, Anies Beri Kado Keringanan Pajak PBB untuk Wargany a.jpg

Berita Kawasan

Momen HUT ke-77 RI, Anies Beri Kado Keringanan Pajak PBB untuk Warganya

18 August 2022, 11:38

Dengan tema kebangkitan di HUT ke-77 RI, Anies mengungkapkan bahwa pihaknya telah meringankan beban warganya dengan memberikan keringanan pajak bahkan membebaskannya.

Sentuhan Airy Matte Finish dari Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint

Kecantikan dan Fashion

Sentuhan Airy Matte Finish dari Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint

17 August 2022, 09:57

Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint hadir untuk menambah pilihan bagi para perempuan yang ingin merasakan lip tint dengan formulasi low transfer dengan matte finish yang tahan lama.


Comments


Please Login to leave a comment.