Jembatan Pebayuran yang Hubungkan Bekasi dengan Karawang Siap Digunakan

Berita Kawasan

Jembatan Pebayuran yang Hubungkan Bekasi-Karawang Siap Digunakan

Jembatan Pebayuran – Rengasdengklok yang menghubungkan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang akhirnya rampung dan bisa digunakan masyarakat. Jembatan ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Karawang yang telah dimulai sejak tahun 2017.

Mulai 21 Januari lalu, jembatan sepanjang 300 meter ini sudah bisa dilalui kendaraan, tapi tidak untuk kendaraan dengan beban berat. Hanya motor dan mobil kecil yang diperkenankan lewat jembatan ini, sedangkan kendaraan dengan beban 30 ton belum bisa melewatinya. "Larangan ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan keselamatan warga sekitar. Sementara kalau untuk kendaraan pribadi sudah bisa dilalui mulai hari ini," ujar Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi Iman Nugraha.

[Baca Juga: Siapkan 5 Kamera, Kabupaten Bekasi Makin Serius Garap E-Tilang]

Iman menyebutkan, jembatan dengan lebar tujuh meter yang dibangun di atas Sungai Citarum ini secara resmi bisa digunakan oleh masyarakat umum. Ia juga menambahkan, larangan tersebut dibuat bukan karena kualitas jembatan yang rendah, namun menunggu peresmian oleh pemerintah. "Tahun 2019 kemarin pembangunan jembatan mulai dilanjutkan kembali setelah sempat mangkrak karena gagal pada proses lelang. Saat ini sudah selesai dan siap dioperasikan," ujar Iman.

Walaupun awalnya, jembatan ini direncanakan sebelum digunakan diresmikan terlebih dahulu oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, tapi warga meminta agar jembatan bisa dilalui segera seperti yang dikutip dari bekasi.pojoksatu.id (22/1/2020).

[Baca Juga: Pemkot Jakarta Selatan Tinjau Jembatan Indiana Jones]

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Husni Thamrin yang mengunjungi jembatan tersebut mendapati banyak pekerjaan yang harus diselesaikan walau jembatan sudah bisa digunakan, misalnya memindahkan tiang listrik.

Mengutip dari sindonews.com, jembatan ini memakan anggaran daerah sebanyak Rp41 miliar yang dibagi ke dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada tahun 2017 sebesar Rp17 miliar dan tahap kedua besar anggaran yang digunakan sebesar Rp24 miliar yang diambil dari anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi 2017 dan 2019.

Sebelum jembatan tersebut jadi dan siap pakai, warga menggunakan perahu atau getek untuk menyebrang. Sedangkan kendaraan roda empat harus melintasi jalur memutar dengan jarak tempuh tiga kilometer.


Read More

Artikel Lainnya

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.

Kota Tangerang Sukses Turunkan Jumlah Kasus Stunting di Tahun 2022.jpg

Kesehatan

Kota Tangerang Sukses Turunkan Jumlah Kasus Stunting di Tahun 2022

26 January 2023, 11:25

Pemkot Tangerang baru-baru ini mengungkap data yang menunjukan bahwa pihaknya telah berhasil secara perlahan menurunkan jumlah kasus stunting di wilayahnya.


Comments


Please Login to leave a comment.