Jokowi Hadiri Simulasi Vaksinasi COVID-19 di Kota Bogor .jpg

Kesehatan

Jokowi Hadiri Simulasi Vaksinasi COVID-19 di Kota Bogor

Saat ini Pemerintah Republik Indonesia terus mengebut persiapan program vaksinasi COVID-19 yang bila sesuai rencana akan dimulai pada akhir tahun ini. Dengan salah satu lokasi yang akan menjadi lokasi perdananya adalah di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor. Demi memastikan proses penyuntikan vaksin tersebut lancar dan sesuai prosedur, simulasi vaksinasi COVID-19 kerap digelar di puskesmas ini. Pemandangan berbeda terlihat pada simulasi yang digelar 18 November 2020, karena kali ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung turun ke lokasi untuk meninjau prosesnya.

Dalam kunjungan tersebut, orang nomor satu di republik ini datang tak sendiri. Pasalnya, Jokowi juga turut didampingi Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Pustranto, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan perwakilan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut Terawan, kehadiran WHO dalam simulasi vaksinasi COVID-19 ini menunjukkan bagaimana dunia menyoroti Indonesia yang dipandang menjadi negara pertama yang menggelar simulasi ini.

Jokowi Hadiri Simulasi Vaksinasi COVID-19 di Kota Bogort.jpg

Jokowi sendiri tiba di Puskesmas Tanah Sareal pada pukul 08.24 dan dirinya langsung melihat semua prosedur simulasi tersebut. Dari mulai proses antreannya, pendaftaran, verivikasi, dan proses vaksinasi. Di mana dalam simulasi tersebut ada sekitar 47 orang yang mengikuti dan berasal dari beragam profesi dari mulai ibu rumah tangga, tokoh agama, elemen TNI/Polri, hingga driver ojek online.

Usai peninjaun tersebut, Jokowi pun menyampaikan tujuan kunjungannya tersebut dalam rangka memastikan proses vaksinasi COVID-19 berjalan dengan tepat karena keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah. “Kaidah-kaidah ilmiah ini sudah saya sampaikan wajib diikuti. Kita ingin keselamatan dan keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi,” jelas Presiden RI tersebut, sebagaimana dikutip dari setneg.go.id (18/11/2020).

[Baca Juga: Simulasi Vaksinasi COVID-19 di Kota Depok Siap Digelar Pekan Ini]

Jokowi juga turut membahas vaksinya yang nanti digunakan dalam proses vaksinasi COVID-19 yang diperkirakan akan dimulai penyuntikan perdananya pada akhir tahun ini atau kemungkinan di awal tahun 2021. Ia menjelaskan, vaksin yang digunakan dipastikan sudah masuk ke daftar WHO dan ketika sampai di Indonesia juga takkan langsung digunakan. Vaksin COVID-19 itu akan melalui tahapan seperti melewati pengujian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ia juga turut menjelaskan siapa saja yang menjadi target pertama penyuntikan perdana.

“Kemudian siapa yang akan divaksin terlebih dahulu? Yang akan divaksin pertama adalah nanti tenaga kesehatan baik itu dokter, perawat, juga tenaga medis yang ada. Itu yang diberikan prioritas, ditambah TNI-Polri kemudian nanti baru ASN untuk pelayanan publik yang ada di depan, guru, dan kemudian kita semua,” imbuh Presiden RI.

Read More

Artikel Lainnya

JILF 2020 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

Pendidikan

JILF 2021 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

05 December 2020, 15:02

Berangkat dari keinginan untuk mendengarkan narasi dari suara-suara yang lama diredam, Road to JILF 2021 mengusung tema “Heroes: (Re)making History”.

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.


Comments


Please Login to leave a comment.